29 C
Indonesia
Sunday, July 25, 2021
Home Berita Liga Champions UEFA Wabah Corona Telah Diramalkan Rakitic Sejak Laga Napoli vs Barcelona

Wabah Corona Telah Diramalkan Rakitic Sejak Laga Napoli vs Barcelona

Terkait tentang wabah virus Corona yang saat ini tengah menjajah Eropa, salah seorang pemain Barcelona, Ivan Rakitic telah meramalkan hal tersebut sejak akhir bulan Februari lalu. Kala itu dirinya membuat pernyataan tentang Covid 19 yang akan semakin memburuk, dirinya menyadari hal tersebut ketika Barcelona berhadapan dengan Napoli.

Saat ini Eropa menjadi benua kedua setelah Asia, dengan kasus virus infeksi corona terbanyak di dunia. Di Eropa sendiri dua negara yang memiliki penderita terbanyak adalah Italia dan Spanyol. Saat ini Italia menjadi negara kedua yang memiliki jumlah korban corona terbanyak, dinegara tersebut telah ditemukan 28.603 kasus virus corona. Sudah lebih dari 9 ribu orang harus kehilangan jiwa karena virus yang berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok tersebut.

Baik Iitalia maupun Spanyol saat keduanya telah memberlakukan lockdown. Seluruh warga benar-benar dilarang untuk melakukan aktivitas di luar rumah jika tidak dalam keadaan benar-benar penting. Hal tersebut dianggap akan efektif untuk meredam angka penularan virus corona. Pasalnya semakin sedikit orang yang melakukan interaksi maka semakin sedikit pula kemungkinan penularan akan terjadi.

Dikarenakan ada larangan untuk melakukan aktivitas diluar rumah dan juga membuat pertemuan dengan melibatkan masa dalam jumlah besar, maka pihak Liga Italia dan juga Liga Spanyol saat ini tengah menghentikan kompetisi. Ini jelas satu keputusan bijak, karena biar bagaimanapun hal terpenting adalah keselamatan semua orang.

Dikabarkan bahwa nantinya Liga akan kembali bergulir pada awal April mendatang, namun jika melihat situasi dan kondisi yang ada saat ini, sepertinya hal tersebut akan sulit terealisasi. Besar kemungkinan baik Serie A maupun Laliga akan kembali ditangguhkan hingga waktu yang tidak bisa diprediksikan.

Berkaitan dengan situasi virus corona yang saat ini kian parah di Italia dan Spanyol, rupanya hala tersebut sebelumnya telah diprediksikan Oleh Ivam Rakitic pada tanggal 26 Februari 2020. Kala itu Barcelona tengah melakukan duel dengan Napoli. Waktu dimana laga tersebut digelar adalah 4 hari setelah korban corona virus pertama di Itali meninggal dunia.

Sayangnya saat korban corona pertama meninggal dunia, pemerintah Itali belum begitu aware atau tanggap dengan keberadaan virus ini. Karenanya kemudian jumlah korban akibat virus Covid 19 menjadi tidak begitu terkendali di Italia.

Dengan kebijakan lockdown yang diambil oleh pihak pemerintah saat ini, dianggap Rakitic sebagai sebuah langkah paling bijak dan terbaik. Lockdown dianggap menjadi satu solusi paling tepat untuk bisa menghentikan serangan wabah yang berasal dari Tiongkok ini.

“Ini tidak mengejutkan. Ketika kami pergi ke Naples (di Liga Champions bulan lalu), orang di Italia banyak membicarakannya. Saya berkata kepada Xavi (dokter tim) bahwa ini akan menjadi lebih buruk,” tutur Rakitic kepada BarcaTV dikutip dari Standard.

“Langkah yang ditempuh saat ini adalah hal terbaik yang bisa kita lakukan. Aku ingin keluar di jalan dan berjalan-jalan, tapi itu tidak perlu. Kita harus di dalam ruangan. Aku tidak suka itu, tetapi ini sangat penting dan harus dilakukan,” jelasnya.

Di situasi seperti ini sudah seharusnya seluruh pihak bahu-membahu, saling bekerja sama menyatukan kekuatan untuk membasmi virus. Seluruh masyarakat harus percaya pada pemerintah dan mengikuti seluruh himbauan yang di berikan, selain itu percayakan semua penanganan pada dokter jika memang terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kita sadar bahwa saat ini virus Corona telah menjadi masalah di seluruh dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Sean Dayche Bicara Soal Transfer Burnley

Pemilik baru Burnley telah tiba tepat pada jendela transfer Januari dengan ALK Capital mengamankan kesepakatan untuk Clarets pada Malam Tahun Baru.

Pada Tahun 2001 Sir Alex Ferguson Memuji Tujuh Pemainnya, Bagaimana Sekarang?

Tidak lama setelah Manchester United menyelesaikan kemenangan gelar Liga Premier ketiga berturut-turut Pada tahun 2001, di tim masa mudanya Sir Alex...

Stadion Sepakbola dengan Rataan Kunjungan Terbesar

Stadion sepakbola tempat untuk menonton sepakbola. Bisa dibilang tempat ini akan selalu jadi tempat favorit untuk banyak orang. Terutama karena selain buat...

Lee Richardson Jadi Psikolog Liverpool Untuk Tenangkan Mental Pemain

The Reds mengundang seorang psikolog olahraga untuk menenangkan mental Virgil Van Dijk dan kawan kawan dikala situasi dan kondisi pandemic akibat virus...