29 C
Indonesia
Friday, September 18, 2020
Home Berita Liga Inggris Unay Emery Ungkap Kekecewaanya Atas Pemecatan Yang Dilakukan Arsenal

Unay Emery Ungkap Kekecewaanya Atas Pemecatan Yang Dilakukan Arsenal

Unai Emery adalah sosok mantan pelatih Arsenal yang dalam karirnya harus menerima nasib dipecat oleh The Gunners. Berkaitan dengan pemecatan tersebut Unay Emery mengungkapkan rasa kecewanya, dan ia merasa bahwa klub tidak memberikan dukungan yang cukup untuk dirinya sebagai seorang pelatih.

Pada bursa transfer musim panas 2018, Unay Emery dipinang oleh Arsenal. Dalam musim perdananya menangani Arsenal bisa dibilang Unay Emery memang tidak memberikan penampilan yang amat menjanjikan. Dirinya hanya berhasil membawa Arsenal finis di posisi ke 5 dalam klasemen Liga Inggris. Sedangkan di Liga Europa, The Gunners harus rela menerima nasib menjadi runner up setelah dikalah oleh Chelsea dalam pertandingan final dengan skor 1-4.

Performa yang tidak terlalu bagus tersebut lantas membuat dirinya mendapatkan begitu banyak kritikan. Unay dinilai gagal membawa Arsenal kembali bangkit. Di musim perdananya melatih, dan sayangnya hal tersebut juga terus berlanjut ke musim kedua ia menangani Arsenal. Melihat Arsenal tak menunjukkan perfoma menjanjikan membuat para fans berang dan terus mengkritisi Emery.

Dalam musim keduanya mengasuh The Gunners, Emery diketahui hanya berhasil membawa anak asuhnya memenangi 8 pertandingan dari total 20 laga yang mereka jalani. Jelas itu adalah hal yang sulit diterima oleh para fans dan manajemen klub, lalu puncaknya adalah ketika Arsenal menelan kekalahan atas Eintracht Frankfurt dalam laga fase group Liga Europa. Dalam pertandingan yang dihelat pada 28 November 2019 tersebut Aubameyang dkk kalah 1-2. Kekalahan tersebut juga menandai perfoma buruk Arsenal selama 7 pertandingan beruntun, karenanya usai laga pihak manajemen memutuskan untuk memecat pelatih asal Spanyol tersebut.

Sebenarnya ketika menekan kontrak dengan Arsenal, Emery seharusnya melatih The Gunners selama 2 musim penuh, namun karena ternyata perfomanya tak mampu membuat manajemen puas dirinya dipaksa meninggalkan London Utara setengah musim lebih cepat. Dan berkenaan pemecatan yang dilakukan oleh dirinya tersebut pelatih yang telah berhasil meraih trofi Liga Europa sebanyak 3 kali tersebut mengaku kecewa. Ia juga mengungkapkan bahwa selama dirinya mengalami masa-masa sulit, Arsenal tidak menunjukkan peran untuk melindunginya.

Pelatih asal Spanyol tersebut sampai membuat perbandingan perilaku antara Arsenal dengan klub-klub sebelumnya yang pernah ia latih. Ia mengaku selama di Arsenal seperti merasa sendirian, tidak memiliki pendukung.

“Di setiap klub (yang pernah saya latih) saya selalu dilindungi : Valencia, Almeria, Lorca, PSG. Di Sevilla juga ada Monci (direktur klub). Di PSG Nasser Al-Khelaifi (presiden klub)  juga melindungi saya, baik di ruang ganti maupun hadapan publik,” beber Emery pada pihak media, yang di terbitkan oleh The Guardian.

“Di Arsenal. Mereka tidak mampu melakukan hal tersebut. Hal tersebut mungkin dikarenakan mereka memang datang dari Arsene Wenger, yang mana selalu dapat melakukan segalanya. Meskipun mereka mengatakan ‘kami bersama Anda’, akan tetapi di ruang ganti dan di depan para fans, nyatanya mereka tidak melindungi saya. Dan pada kenyataannya saya merasa sendirian”

Setelah resmi memecat Emery, kemudian Arsenal memilih sosok Mikel Arteta sebagai pelatih baru. Arteta sendiri sebelum bergabung dengan Arsenal adalah asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City, dan sebagaimana yang diketahui baha Manchester City dibawah asuhan mereka mampu menunjukkan perfoma sangat gemilang. Disisi lain, hingga saat ini Emery masih menganggur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Menyoal Dua Pinalti Juventus, Gasperini Nilai Italia Miliki Aturan Yang Aneh

Dalam laga kandang yang digelar oleh Juventus di Alianz Stadium, mereka ditahan imbang oleh Atalanta. Kedua gol yang dimiliki Juventus untuk mengimbangi...

3 Orang Eks Pemain Asing PSM Makassar Liga 1, Hingga Kini Belum Temukan Klub Baru

Setidaknya etrdapat tiga orang eks pemain asing dari klub PSM Makassar di Liga 1 yang hingga musim ini nyatanya belum juga mendapatkan...

Siapakah Sosok Pengganti Kapten Juventus?

Saat ini banyak orang yang bertanya-tanya soal sosok pemain yang pantas untuk mengemban tugas sebagai kapten Juventus apabila Giorgio Chiellini memutuskan untuk...

LIB Persiapkan Rencana Kompetisi Liga 1 Shopee Jika Wabah Covid Mereda

Pasca PSSI mengumumkan kputusan untuk memberhentikan kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020 kemarin. Liga Indonesia Baru sebagai operator yang terlibat dalam...