29 C
Indonesia
Monday, May 25, 2020
Home Eropa Liga Inggris Unay Emery Ungkap Kekecewaanya Atas Pemecatan Yang Dilakukan Arsenal

Unay Emery Ungkap Kekecewaanya Atas Pemecatan Yang Dilakukan Arsenal

Unai Emery adalah sosok mantan pelatih Arsenal yang dalam karirnya harus menerima nasib dipecat oleh The Gunners. Berkaitan dengan pemecatan tersebut Unay Emery mengungkapkan rasa kecewanya, dan ia merasa bahwa klub tidak memberikan dukungan yang cukup untuk dirinya sebagai seorang pelatih.

Pada bursa transfer musim panas 2018, Unay Emery dipinang oleh Arsenal. Dalam musim perdananya menangani Arsenal bisa dibilang Unay Emery memang tidak memberikan penampilan yang amat menjanjikan. Dirinya hanya berhasil membawa Arsenal finis di posisi ke 5 dalam klasemen Liga Inggris. Sedangkan di Liga Europa, The Gunners harus rela menerima nasib menjadi runner up setelah dikalah oleh Chelsea dalam pertandingan final dengan skor 1-4.

Performa yang tidak terlalu bagus tersebut lantas membuat dirinya mendapatkan begitu banyak kritikan. Unay dinilai gagal membawa Arsenal kembali bangkit. Di musim perdananya melatih, dan sayangnya hal tersebut juga terus berlanjut ke musim kedua ia menangani Arsenal. Melihat Arsenal tak menunjukkan perfoma menjanjikan membuat para fans berang dan terus mengkritisi Emery.

Dalam musim keduanya mengasuh The Gunners, Emery diketahui hanya berhasil membawa anak asuhnya memenangi 8 pertandingan dari total 20 laga yang mereka jalani. Jelas itu adalah hal yang sulit diterima oleh para fans dan manajemen klub, lalu puncaknya adalah ketika Arsenal menelan kekalahan atas Eintracht Frankfurt dalam laga fase group Liga Europa. Dalam pertandingan yang dihelat pada 28 November 2019 tersebut Aubameyang dkk kalah 1-2. Kekalahan tersebut juga menandai perfoma buruk Arsenal selama 7 pertandingan beruntun, karenanya usai laga pihak manajemen memutuskan untuk memecat pelatih asal Spanyol tersebut.

Sebenarnya ketika menekan kontrak dengan Arsenal, Emery seharusnya melatih The Gunners selama 2 musim penuh, namun karena ternyata perfomanya tak mampu membuat manajemen puas dirinya dipaksa meninggalkan London Utara setengah musim lebih cepat. Dan berkenaan pemecatan yang dilakukan oleh dirinya tersebut pelatih yang telah berhasil meraih trofi Liga Europa sebanyak 3 kali tersebut mengaku kecewa. Ia juga mengungkapkan bahwa selama dirinya mengalami masa-masa sulit, Arsenal tidak menunjukkan peran untuk melindunginya.

Pelatih asal Spanyol tersebut sampai membuat perbandingan perilaku antara Arsenal dengan klub-klub sebelumnya yang pernah ia latih. Ia mengaku selama di Arsenal seperti merasa sendirian, tidak memiliki pendukung.

“Di setiap klub (yang pernah saya latih) saya selalu dilindungi : Valencia, Almeria, Lorca, PSG. Di Sevilla juga ada Monci (direktur klub). Di PSG Nasser Al-Khelaifi (presiden klub)  juga melindungi saya, baik di ruang ganti maupun hadapan publik,” beber Emery pada pihak media, yang di terbitkan oleh The Guardian.

“Di Arsenal. Mereka tidak mampu melakukan hal tersebut. Hal tersebut mungkin dikarenakan mereka memang datang dari Arsene Wenger, yang mana selalu dapat melakukan segalanya. Meskipun mereka mengatakan ‘kami bersama Anda’, akan tetapi di ruang ganti dan di depan para fans, nyatanya mereka tidak melindungi saya. Dan pada kenyataannya saya merasa sendirian”

Setelah resmi memecat Emery, kemudian Arsenal memilih sosok Mikel Arteta sebagai pelatih baru. Arteta sendiri sebelum bergabung dengan Arsenal adalah asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City, dan sebagaimana yang diketahui baha Manchester City dibawah asuhan mereka mampu menunjukkan perfoma sangat gemilang. Disisi lain, hingga saat ini Emery masih menganggur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Liga Italia Serie A Kemugkinan Besar Akan Kembali Pada Tanggal 13 atau 20 Juni

Titik terang mengenai kapan Serie A musim ini bisa kembali dilanjutkan kembali muncul setelah pemerintah Italia melalui Menteri Olahraga. Vincenzo Spadafora mengatakan...

Stadion Mattalatta, Markas PSM Makassar Terbengkalai dan Jadi Kebun Sayur

Markas PSM Makassar, Stadion Andi Mattalatta saat ini sedang sangat sepi aktivitas. Hal tersebut dikarenakan Shoppe Liga 1 memang tengah ditangguhkan akibat...

Dani Ceballos Sebut Premier League Mulai Kembali Pada 20 Juni?

Hingga beberapa waktu kita tahu bahwa teka-teki tentang kelanjutan nasib Liga Inggris musim ini masih terus dipertanyakan. Namun, kini hal tersebut setidaknya...

Mengenal Megahnya Stadion Webley Calon Venue Piala Euro 2021

Salah satu venue Piala Euro 2021 yang dipilih oleh UEFA adalah Stadion Wembley. Satdion ini merupakan salah satu stadion termegah jika dibandingkan...

Recent Comments