29 C
Indonesia
Thursday, May 19, 2022
Home Berita Tuchel Frustasi Dengan Kekalahan Kedua Chelsea

Tuchel Frustasi Dengan Kekalahan Kedua Chelsea

Chelsea dikalahkan 1- 0 untuk pertandingan kedua berturut- turut setelah dikalahkan oleh Juventus yang diilhami Federico Chiesa di Turin; Pelatih kepala The Blues Thomas Tuchel terbuat bimbang oleh tampilan timnya yang tidak menarik, mengakui kalau ia tidak ketahui kenapa mereka tampak sangat buruk

Thomas Tuchel terbuat bimbang oleh kinerja Chelsea dalam kekalahan 1- 0 Liga Champions di Juventus.

Gol Federico Chiesa pada menit ke- 46 membuat Chelsea hadapi kekalahan kedua dalam hitungan hari, menyusul kekalahan 1- 0 mereka dari Manchester City pada akhir minggu.

Kala ditanya apa alibi kinerja Chelsea di dasar standar, Tuchel mengakui kalau ia tidak” ketahui kenapa” mereka tampak sangat kurang baik di Turin.

“Aku pikir kami mulai dengan terlalu lunak. Kami berjuang untuk menghasilkan ritme dan keseriusan kami sendiri sebab mereka begitu dalam dan pasif. Kami kurang berlari. Kami sangat bagus dalam latihan kemarin dan tidak lumayan baik, tidak lumayan leluasa hari ini. tidak ketahui kenapa,” kata pelatih kepala Chelsea.

“Aku merasa kami agak lelet dan letih, lelet secara mental, pengambilan keputusan. Itu sebabnya aneh untuk dianalisis. Kami mempunyai hari libur dan 2 tahap latihan yang sangat bagus kemarin. Kami betul- betul tajam, nampak sangat fresh dan sangat baik. lapar, dan siap untuk bangkit kembali.

“Sangat susah untuk menunjukkan ritme besar melawan tim yang bertahan begitu dalam. Bila kami bertahan dalam melawan City, susah untuk mereka untuk menghasilkan kesempatan. Itu sama untuk kami di mari. Tetapi perbedaannya merupakan kami berikan 2 kesempatan besar. dan membagikan keyakinan kembali ke stadion.”

Chelsea sukses mencatatkan cuma satu tembakan pas sasaran di Allianz Stadium, walaupun mendominasi bola dengan lebih dari 70 persen kemampuan bola.

Mereka berjumpa dengan barisan balik Juventus yang umumnya tangguh setelah gol pembuka Chiesa, dan Tuchel mengakui timnya kesusahan untuk menghancurkan lawan mereka- seperti yang mereka temukan akhir minggu kemudian di Liga Premier.

“Manchester City mencetak gol dari bola mati dengan tembakan yang dibelokkan melawan kami. Terkadang Kamu memerlukan ini. Bila suatu tim bertahan dalam, susah untuk menciptakan ritme Kamu sendiri,” tambah Tuchel.

“Kami kekurangan pelari. Begitu kami mulai melaksanakan hal- hal lain, kami membuat kesalahan dan itu membuat kami sedikit yakin. Permasalahan menembak. Bila kami tidak menembak, mereka tidak dapat pas sasaran. Bila Kamu bermain melawan blok yang dalam. semacam hari ini, susah untuk mengambil foto.

“Kami menciptakan ruang, itu tidak gampang.​​Kami mempunyai banyak tembakan, namun aku pikir terdapat beberapa kesempatan di akhir pertandingan di mana tidak akan sangat susah untuk menciptakan sasaran.”

Itu merupakan malam yang susah untuk Chelsea saat mereka kalah 1- 0 dari Juventus.

Gol Federico Chiesa cuma 11 detik merambah babak kedua menghukum ketidakmampuan The Blues untuk menghasilkan kesempatan yang jelas walaupun mendominasi kemampuan bola dengan 74% game.

Pasukan Thomas Tuchel cuma dapat memusatkan satu dari 16 tembakan pas sasaran mereka saat Juve duduk dalam dan meresap serbuan Chelsea.

Pelatih asal Jerman itu frustrasi dengan tembakan yang salah dan minimnya atensi dari beberapa game timnya, paling utama dalam persiapan serbuan Chiesa.

Terdapat beberapa percobaan yang akrab dari pemenang Liga Champions musim kemudian, namun beberapa interaksi unik juga terjalin di Turin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Segera Move On, Southgate Sudah Alih Fokus ke World Cup 2022

Tidak akan lama saat sebelum Gareth Southgate kembali merancang strategi dengan teliti buat Piala Dunia 2022 di Qatar, bagi mantan manajernya Alan...

Xavi Hernandez Siap Latih Barcelona

Xavi Hernandez mengaku dirinya siap buat melatih Barcelona. Legenda Barcelona ini juga mengatakan sebabnya pernah menolak tawaran tersebut, Xavi sudah menghabiskan sebagian...

Manchester United Masih Inginkan Matthijs De Light dari Juventus

Setelah mengalami krisis central back, Manchester united masih mencari central back yang mampu menjaga pertahanan the red devil musim depan , karena...

Andrey Arshavin: Skuad Arsenal Lemah dalam Pertahanan

Andrey Arshavin yang pernah membela Arsenal tidak bisa menahan diri untuk menilai mantan timnya yang kini tengah ditunggangi oleh Mikel Arteta. Dirinya...