29 C
Indonesia
Friday, September 25, 2020
Home Berita Liga Spanyol Tiru Kebijakan Barcelona Real Madrid Bakal Pangkas Gaji Pemain

Tiru Kebijakan Barcelona Real Madrid Bakal Pangkas Gaji Pemain

Krisis yang disebabkan oleh pandemi virus Corona telah memengaruhi seluruh aspek persepakbolaan di seluruh dunia, hampir setiap klub sepak bola, baik klub kecil maupun klub besar mengalami kesulitan dalam segi finansialnya. Klub-klub mencari cara untuk bertahan hidup, salah satunya dengan pemotongan gaji pemain sampai beberapa bulan ke depan.

Langkah ini sudah diambil Barcelona, yang sudah menerapkan kebijakan untuk memotong sampai 70 persen gaji pemain tim inti. Sekarang, Real Madrid dikabarkan bakal meniru keputusan pemotongan gaji itu, tapi tidak sebesar yang dilakukan Barcelona.

Mengutip dari Marca, Barcelona merupakan salah satu dari banyak klub yang memilih untuk memotong gaji dalam usaha mengurangi dampak hantaman finansial beberapa bulan ke depan. Pertimbangan itu memang dianggap sebagai solusi mengatasi permasalahan keuangan klub, tapi Real Madrid bakal mengambil cara yang berbeda.

Klub besar sekelas Barcelona bahkan harus memotong sampai 70 persen gaji pemain, tentu menimbulkan tanda tanya besar. Masyarakat awam menganggap bahwa bisa jadi pengelolaan Blaugrana tidak sebaik yang terlihat dari luar.

Madrid memiliki kebijakan yang berbeda. Menurut Marca, Los Blancos menghadapi krisis finansial ini dengan kondisi jauh lebih baik dan lebih siap. Sebab, Real Madrid ternyata punya cadangan uang yang cukup besar karena kesuksesan beberapa tahun terakhir.

Kondisi finansial Real Madrid terbilang sehat, bahkan sangat baik. Hal ini disebabkan oleh kesuksesan di Liga Champions beberapa tahun lalu, saat itu Zinedine Zidane tidak banyak keinginan, ia hanya membeli pemain-pemain muda berbakat yang tidak terlalu mahal.

Kendati demikian, Real Madrid tidak bisa mengabaikan fakta bahwa mereka tidak mendapatkan pendapatan reguler dari hak siar televisi, penjualan tiket pertandingan, atau tur museum Santiago Bernabeu. Aliran dana mereka menjadi macet.

Pada akhirnya, mereka mungkin harus mengambil keputusan pemotongan gaji, hanya tidak sebesar yang dilakukan Barcelona. FIFA telah merekomendasikan klub-klub mengambil langkah tersebut, tapi pihak FIFA sendiri tidak memiliki kekuatan yang legal untuk memaksa klub untuk memotong atau memangkas gaji para pemainnya.

Saat ini, Real Madrid masih menganalisis situasi yang terjadi. Karena adanya beberapa kendala seperti pendapatan tiket macet, pendapatan sponsor macet, hak siar juga macet, mereka harus menemukan cara untuk menjaga keseimbangan neraca keuangan.

Petinggi Real Madrid juga masih belum bicara dengan para pemain tentang gagasan tersebut. Skuat menyadari situasi sulit ini, tapi mereka masih mempelajari setiap solusi yang ada untuk meminimalisir risiko.

Jika harus terjadi, Real Madrid diyakini bakal memotong gaji pemain tidak lebih dari 10 persen, hal ini akan dilakukan setelah menganalisis situasi secara menyeluruh dan membuat keputusan bersama.

Sementara itu, klub-klub Liga Inggris tak berani melakukan pemotongan gaji para pemainnya. Daily Mail menyebutkan bahwa langkah pemotongan gaji di Liga Inggris tak semudah di liga lainnya. Para pemain Liga Inggris, menurut Daily Mail, memiliki klausa dimana mereka bisa mengajukan gugatan jika klub tak membayar mereka sesuai dengan nilai kontraknya.

Tiga klub Liga Inggris, seperti Newcastle United, Tottenham Hotspur dan Norwich City telah melakukan langkah penyelamatan diri secara finansial akibat dari pandemi virus Corona. Ketiga klub itu memotong gaji para stafnya selama kompetisi diliburkan sementara.

Di balik keputusan tersebut, ada hal yang menarik, ketiga klub itu tak berani memotong gaji para pemainnya. Bahkan, media Inggris Daily Mail mengklaim tak akan ada klub Liga Inggris yang berani memotong gaji para pemainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

5 Daftar Pelatih Yang Dapat Mencuri Perhatian di Liga TOP Eropa Musim 2017 hingga 2018

Di tengah ketatnya persaingan antar pelatih di 5 liga papan atas Eropa, ada 5 nama pelatih muda yang sanggup mencuri atensi musim...

Dortmund Melihat Bundes Liga Yang Kembali Bergulir Sebagai Suatu Tantangan Besar

Telah resmi dikonfirmasi bahwa pada bulan Mei ini Bundes Liga musim 2019/2020 akan kembali digulirkan. Berdasarkan kesepakatannya Liga Jerman ini akan dilangsungkan...

Libur Karena Virus Corona, Ini yang Dilakukan Pemain PSMS dan klub

Semua kompetisi sepak bola yang berencana akan diselenggarakan pada bulan ini, sudah diputuskan untuk dilakukan penundaan sampai waktu yang belum bisa...

Kisah Kelam, Sepenggal Cerita Tragedi Lenteng Agung Bagi Suporter PSIS

Pada tanggal 1 April 1999 menjadi hari sangat kelam untuk suporter PSIS Semarang. kemudian di Ibukota Jakarta. Mahesa Jenar memang sukses melaju...