29 C
Indonesia
Friday, May 7, 2021
Home Berita Internasional Tiki Taka, Yang Membuat Spanyol Merajai Sepakbola Dunia

Tiki Taka, Yang Membuat Spanyol Merajai Sepakbola Dunia

Pada saat itu Timnas Spanyol mencuri perhatian dengan style bermain yang atraktif di Euro 2008. Seperti yang kita tahu itu adalah strategi tiki- taka, La Furia Roja hingga menaklukkan dunia. Disaat belaga pada turnamen besar, Spanyol kerap melempem. Sejak jadi juara Piala Eropa 1964, tim Matador seolah kesulitan untuk dapat melaju jauh, bahkan juara.

Spanyol sekali jadi runner- up Piala Eropa 1984, setelah itu sangat jauh hanya melaju ke babak perempatfinal. Sama seperti liga eropa, Spanyol juga gagal melaju jauh di Piala Dunia. Saat sebelum 2010, Spanyol hanya sekali finis ditempat keempat.

Di tahun 2008, di Spanyol timbul gaya bermain tiki- taka. Strategi yang mengandalkan umpan- umpan pendek serta pergerakan cepat para pemainnya untuk memecahkan pertahanan lawan. Mengalirkan bola dengan cepat sambil mengendalikan pergerakan pemain jadi pemecahan untuk mempertahankan ball possession. Luis Aragones yang membuat gaya bermain ini di tim Matador.

Spanyol dibawanya jadi juara Piala Eropa 2008 dengan catatan bagus. Dalam 6 pertandingan, Spanyol menang 5 kali serta sekali seri. dan 3 clean sheet yang dibukukan oleh Spanyol untuk mengakhiri puasa gelar sepanjang 44 tahun itu. Di final ajang yang berlangsung di Austria- Swiss, Spanyol menang 1- 0 atas Jerman. Fernando Torres jadi penentu kemenangannya.

Kemenangan Spanyol di Euro 2008 itu pula yang melanjutkan prestasi klub- klub Spanyol di Eropa. Dengan gaya bermain yang sama, Los Cules meraihi treble bersama Josep Guardiola. Los Cules jadi juara Liga Champions 2 kali dalam 3 tahun, satu diantaranya pada 2010/ 2011. Sedangkan di Liga Europa, Atletico Madrid yang jadi juara pada 2009/ 2020 walaupun dengan gaya bermain yang berbeda.

Dalam 2 turnamen besar selanjutnya, Spanyol kembali berjaya walaupun tanpa Luis Aragones. Spanyol mencapai gelar juara dunia pertama di Afrika Selatan 2010. Setelah kalah dari Swiss di pertandingan awal Piala Dunia 2010, Spanyol mampu bangkit dan menang di 6 pertandingan sisa. Di babak final, tim asuhan Vicente del Boque menang 1- 0 atas Belanda berkat gol dari Andres Iniesta di babak bonus waktu.

Euro 2012 jadi ajang terakhir yang jadi fakta kehebatan tiki- taka. Spanyol menang 4- 0 atas Italia di final. David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres, serta Juan Mata yang mencetak gol. Setelah itu, Spanyol menyusut. Di Piala Dunia 2014, mereka gugur di fase tim. 4 tahun setelahnya terhenti di babak 16 besar. Sedangkan di Euro 2016, Spanyol belum mampu bangkit dan hanya finis di babak 16 besar.

Sergio Ramos dan Iker Casillas menjadi pemain dengan caps paling banyak di timnas Spanyol. Terutama Sergio Ramos saat ini sudah tampil dalam 167 laga untukTim Matador. Ramos sendiri hampir tidak tergantikan selama lebih dari sedekade terakhir di lini pertahanan Spanyol. Dia mencatatkan debut bersama Timnas Spanyol pada laga ujicoba kontra Cina pada Maret 2005.

Dalam laga tersebut, Ramos masih berumur 18 tahun serta jadi debutan termuda dalam sejarah Spanyol. Sejak disaat itu, Ramos selalu jadi opsi utama untuk negaranya. Dia berlaga untuk Spanyol dari mulanya berposisi sebagai bek kanan sampai saat ini bertransformasi menjadi seseorang bek tengah. Produk akademi Sevilla tersebut sejauh kariernya bersama Spanyol sukses mempersembahkan satu gelar Piala Dunia yaitu di edisi 2010 dan 2 gelar Piala Eropa di tahun 2008 serta 2012.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Messi Jadi Pemain Tersubur di 5 Liga Top Eropa, dan Lewati Total gol Ronaldo

Hari ini banyak penggemar Sepak Bola yang membicarakan tentang berita sepak bola terbaru tentang kesuburan Lionel Messi di beberapa liga Top Spanyol....

Tak Hanya Piawai Menggiring Bola, Berikut Beberapa Pesepakbola Yang Juga Berprofesi Sebagai Dokter

Pandemic akibat virus corona yang telah ditetapkan oleh asosiasi kesehatan dunia atau WHO menarik banyak tenaga medis untuk dapat mencegah serta menangani...

Prediksi Bola : AC Milan vs Bologna 19 Juli 2020

Laga lanjutan Liga Italia pekan ke 34 akan mempertemukan AC Milan yang tengah duduk di peringkat 7 dengan Bologna di peringkat 10....

Melihat Stadion Stadion Mewah yang Menjadi Vanue Piala Eropa 2020 Seperti Apa?

Menilik sedikit Stadion yang bakal menjadi vaneu Piala Eropa 2020, berikut adalah stadion yang dipilih menjadi vaneu akbar Piala Eropa 2020:1. Stadion...