29 C
Indonesia
Friday, November 27, 2020
Home Berita Internasional Strategi Tukar Pemain ala Pep dan Sarri

Strategi Tukar Pemain ala Pep dan Sarri

Musim depan adalah musim yang mungkin akan menarik untuk di simak karena pada bursa transfer untung menghadapi musim yang akan datang di rasa cukup membuat banyak pihak tidak sabar untuk memulai musim baru. Banyak pelatih yang sudah memiliki amunisi baru dan juga taktik baru yang sudah di siapkan, namun ketika pelatih tersebut ogah untuk mengeluarkan uang dalam memboyong pemain baru yang akan memberikan angina segar, mereka akhirnya melakukan pertukaran antar sesame tim dengan pemain yang sekiranya memiliki kemampuan yang setara dalam posisinya. Hal tersebut di lakukan untuk menekan biaya transfer pemain yang pasti sangat tinggi dan juga dengan trik tersebut masing masing klub akan mendapatkan pemain incaran mereka.

Manajer The Cityzen Pep Guardiola sangan menyukai pemain muda Bayern Munchen yang berposisi di sayap kiri, yaitu Kingslay Coman. Pemain tersebut di minati Pep Guardiola di kala ia selalu menjadi andalan bagi Bayern Munchen, memiliki kecepatan dan skil dribbling bola yang sangat baik membuat Pep Guardiola ingin mendaratkan pemain tersebut di Etihad Stadium, alih-alih Pep Guardiola menginginkan Kingsley Coman , ternyata FC Bayern Munchen pun ingin mendatangkan pemain Manchster City yaitu Leroy Sane, pemain muda milik tim nasiona Jerman ini memukau manajemen FC Bayern Munchen, di tambah The Bavarian selalu memiliki ideology untuk merekrut dan mendatangkan pemain asal Jerman sehingga dapat di didik di Bayern Munchen dan juga di persiapkan untuk tim nasional Jerman.

Akhirnya kemungkinan kesepakatan tersebut akan terealisasi dan masing masing klub sedang mempelajari pemain incaran mereka, kalaupun rencana pertukaran pemain ini terjadi, maka tentu saja akan menghemat pengeluaran klub karena tidak ada biaya stransfer pemain.

Selanjutnya isu pertukaran pemain terjadi antara Chelsea dengan Juventus. Mantan pelatih The Blues yang sudah mempersembahkan trophy liga eropa kepada Chelsea tersebut menginginkan Jorginho agar bergabung dengan Maurizio Sarri di Juventus. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Jorginho merupakan anak emas Maurizio Sarri ketika masih di Napoli, ia menggaet Jorginho dari Napoli Ke Chelsea karena Maurizio Sarri sudah hafal betul dengan kemampuan pemain.

Di sisi lain Manajer Chelsea ogah apabila hanya tangan kosong, ia pun menginginkan kedatangan Miralem Pjanic. Frank Lampard di kabarkan sangat terpincut dengan kemampuan Miralem Pjanic karena mampu mengatur lini tengah Juventus dengan baik, bahkan Miralem Pjanic adalah ruh bagi permainan Juventus dan juga sering menjadi andalan bagi tim, semenjak kedatangan Cristiano Ronaldo ke Juventus, kemampuan Miralem Pjanic semakin terasah karena ia mampu memberikan umpan umpan yang memanjakan Cristiano Ronaldo.

Dengan kemampuan yang komplit di miliki oleh Miralem Pjanic membuat manajer Chelsea ingin mendaratkan pemain di Satnford Brdge namun tanpa biaya karena keuangan Chelsea sudah di habiskan untuk mendatangkan pemain Chelsea. Oleh karena itu ketika Maurizio Sarri ingin memboyong jorginho ke Juventus, maka Frank Lampard mengajukan Miralem Pjanic untuk pertukaran mereka, sehingga kedua klub tidak harus untuk mengeluarkan biaya karena baik Jorginho maupun Miralem Pjanic berposisi yang sama yaitu gelandang bertahan yang menjadi pengangkut air dari barisan pertahanan ke barisan serangan. Oleh karena itu akan menjadi keuntungan bagi kedua tim mengingat kemampuan keduanya di nilai hampir sama untuk mampu memenuhi kebutuhan tim dan memenangkan setiap kompetisi yang ada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Virus Corona Pengaruhi Keuangan Persita, Karena Liga 1 2020 Ditangguhkan

Penyebaran virus corona yang kian meresahkan masyarakat Indonesia membuat PSSI kemudian mengambil kebijakan untuk menangguhkan seluruh liga yang ada di Indonesia. Baik...

Bundes Liga Usai : Paderborn dan Duesseldorf Terdegradasi, Bremen Play Off

Tuntas sudah perjalanan Liga Jerman musim 2019/2020. Meski sempat diwarnai drama penangguhan namun kini akhirnya Liga Jerman bisa tuntas dengan hasil Bayern...

Pelatih dan Pemain Juventus Rela Tidak Digaji

Italia kini menjadi Negara dengan angka kematian akibat virus koronan tertinggi di dunia. Dari 92 ribuan warganya yang tertular, yang meninggal sebanyak...

Say Good Bye to Stanford Bridge

Setelah di cabutnya larangan transfer yang di jatuhkan kepada Chelsea, ini membawa angina segar bagi manajer the blues Frank Lampard karena ia...