29 C
Indonesia
Sunday, January 23, 2022
Home Berita Internasional Shevchenko Tak Bisa Lupakan Momen Ballon d'Or Miliknya

Shevchenko Tak Bisa Lupakan Momen Ballon d’Or Miliknya

Sang Legenda sepak bola dari AC Milan, Andriy Shevchenko, mengklaim jika dirinya tidak akan pernah bisa melupakan momen saat dirinya berhasil menerima penghargaan pemain terbaik dunia Ballon d’Or pada tahun 2004 di San Siro. Penghargaan tersebut diterimanya di depan puluhan ribu Milanisti yang memadati stadion.

Andriy Shevchenko sendiri tercatat mampu membawa AC Milan untuk dapat meraih Scudetto pada musim 2003/2004. Momen tersebut merupakan gelar Scudetto pertamanya yang diraihnya bersama dengan Rossoneri.

Selain itu dirinya juga berhasil menjadi top skor dalam gelaran kompetisi Serie A pada musim itu. Dirinya berhasil mengumpulkan 24 gol untuk AC Milan. Gelar tersebut pun semakin melengkapi kesuksesan yang diraih olehnya. Kemudian dirinya juga turut memberi andil dalam membantu AC Milan dalam meraih trofi Liga Champions pada musim 2002/2003.

Alhasil di tahun 2004, Andriy Shevchenko berhasil ditunjuk untuk bisa meraih penggharga Ballon d’Or. Saat menerima penghargaan tersebut, dirinya berhasil mengalahkan dua pesaing lainnya seperti Deco dari Deco dan Ronaldinho dari Barcelona. Tentunya ini merupakan momen yang sangat membanggakan dalam perjalanan kariernya sebagai seorang pemain sepak bola.

Andriy Shevchenko pun kemudian memamerkan penghargaan yang diraihnya tersebut di San Siro yang dipenuhi oleh puluhan ribu Milanisi yang memenuhi stadion pada 6 Januari 2005 sebelum pertandingan melawan Lecce dimulai.

Menurutnya penghargaan tersebut sangatlah emosional terutama ketika penghargaan tersebut diserakan kepadanya di San Siro di hadapan semua penggemar Milan. Melihat hal tersebut dirinya mengaku jika itu adalah hal yang tidak terlupakan.

Baginya Milan merupakan rumah kedua untuk Andriy Shevchenko, delapan tahun lamanya dirinya menghabiskan waktu bersama AC Milan dan membuat sang legenda menjadi lebih dekat dengan orang-orang Italia. Dirinya akan selalu mengingat Italia untuk apa yang telah dimenangkan dan dicapainya selama menjalani karier sepak bolanya bersama AC Milan. Menurutnya hubungan yang dimiliki olehnya dengan Penggemar italia cukup terjalin dengan baik terutama mereka yang berasal dari Milan.

Andriy Shevchenko sendiri bergabung dengan AC Milan pada 1999 silam. Dirinya direkrut oleh Milan dari Synamo Kiev. Saat itu Rossoneri berada di bawah arahan Alberto Zaccheroni yang lebih akrab disapa dengan sebutan Mr. Zac.

Andriy Shevchenko berhasil menjadi sosok pemain yang sukses menjadi top skor pada gelaran Serie A pada musim perdananya merumput di Italia. Namun dirinya mengaku jika sebenarnya ia sempat merasakan kesulitan untuk melakukan adaptasi dengan gaya permainan yang digunakan di Italia. Namun untungnya Mr. Zac yang menjadi pelatihnya saat itu dapat membantunya mengatasi semua kesulitan yang dihadapinya di musim perdananya bersama AC Milan kala itu.

Menurutnya sang pelatih memiliki peranan yang besar dalam awal yang baik untuk klub. Sosok Mr. Zac menjadi salah satu orang yang berperan pengting dalam karier Andriy Shevchenko bersama dengan Juventus. Menurutnya ia adalah sosok orang yang cerdas dan seorang pelatih yang sangat baik. Mr. Zac telah memperkenalkannya permainan sepak bola di Italia secara bertahap.


Selama membela AC Milan, Andriy Shevchenko berhasil merail lima trofi juara. Tentunya itu adalah hal yang sangat membanggakan untuk dirinya. Untuk urusan Ballon d�Or, dirinya juga sempat dua kali berada di posisi ketiga sebanyak dua kali dan menempati posisi keempat sebanyak empat kali. Momen bersama AC Milan hingga saat ini tidak bisa dilupakan oleh sang legenda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Finest Places to locate a Wife

If you're looking brazilian bride for the good better half, Eastern The european countries is a great place to begin. Not...

Loris Karius Kembali Tinggalkan Liverpool, Gabung Ke Klub Bundesliga

Loris karius harus meninggalkan Liverpool dan menjalani masa peminjaman pada  ke klub lain.  Untuk saat ini ia pun menerima tawaran untuk bergabung...

Choudry Tuai Pujian Pasca Menjadi Kapten Dalam Final Carabao Cup

Hamza Choudhury ditunjuk sebagai kapten untuk keberhasilan Leicester City di Piala Carabao melawan Brighton sebab Brendan Rodgers mau memilah pemain lokal di...

Lampard Tidak Merasa Tertekan Degan Tren Juara Chelsea

Jelang pertandingan krusial kontra Arsenal di babak final Piala FA, Lampard mengaku siap untuk menghadapi tekanan yang ada, dan ia tidak merasa...