29 C
Indonesia
Thursday, October 21, 2021
Home Highlight Pertandingan Sejarah Singkat Permainan TIKI TAKA : Taktik Jitu Membongkar Pertahanan Lawan

Sejarah Singkat Permainan TIKI TAKA : Taktik Jitu Membongkar Pertahanan Lawan

Tiki Taka adalah gaya permainan sepakbola yang cirinya umpan-umpan pendek dan pergerakan yang dinamis, memindahkan bola melalui beragam saluran dan mempertahankan penguasaan bola, Tiki Taka selalu diidentikan dengan klub La Liga FB Barcelona, khusus nya pada saat Josep �Pep� Guardiola melatih Barca pada tahun 2008 hingga 2012.

Istilah ini dimulai ketika Spanyol berhadapan dengan timnas Tunisia pada Edisi piala dunia 2006 di Jerman yang saat itu diarsiteki oleh Luis Aragones, kala itu Andres Montes penyiar TV asal Spanyol mengomentari jalannya pertandingan berkata �estamos tocando Tiqui-Taca� yang berarti �kita bermain Tiki Taka�, hal ini mengacu pada kekaguman Montes pada aliran bola tim Spanyol yang begitu mengalir lancar dari kaki para pemainnya.

Di arsiteki Josep �Pep� Guardiola menguasai Eropa dan dunia dengan gaya bermain Tiki-Taka nya. Sangat wajar, jika Guardiola lah penemu gaya Tiki Taka karena membuahkan hasil yang begitu fenomenal, bahkan juga tidak sedikit orang yang menyebut legenda dan pelatih Barca Johan Cruijff adalah pencipta Tiki Taka. Gaya ini kemudian diteruskan oleh Frank Rijkaard yang pada akhirnya membentuk sebuah fondasi kokoh Tiki Taka.


Saat menjadi pelatih Barcelona dari tahun 2003 sampai 2008, Rijkaard melakukan perubahan tim yang sangat penting kala itu diantaranya adalah mendatangkan Ronaldinho dan menggabungkan beberapa pemain muda hasil binaan akademi La Massia yaitu Xavi Hernandes, Andreas Iniesta, Charles Puyol dan Juga Victor Valdes. Bersama dengan beberapa pemain tersebut Rijkaard berhasil menghentikan puasa gelar sejak 1998 yang pada akhirnya mereka finish di posisi kedua klasemen pada musim 2003/2004, barulah pada gelaran musim 2004/2005 permainan Tiki Taka mulai diterapkan dimana korbannya pun begitu banyak dan belum banyak yang bisa meniru gaya tersebut kala itu, bahkan klub rival Real Madrid sampai dibuat bertekuk lutut, padahal dimasa itu Real Madrid dihuni oleh pemain-pemain bertabur bintang seperti Ronaldo Nazario, R.Carlos, Zidane, Raul Gonzales dan David Bechkam.

Kekuatan Tiki Taka saat itu begitu luar biasa dengan mengandalkan trio maut di depan yaitu Ronaldinho, Eto�o dan Guily. Kekompakan mereka berhasil membuat tertekan para pemain lawan, dan kehadiran Lionel Messi musim 2004/2005 berhasil membuat Tiki Taka mereka lebih ganas.

Selepas kepelatihan Rijkaard pada tahun 2008, Direksi Barcelona pun menunju Pep Guardiola sebagai pelatih, ditangan Pep Guardiola, el-Barca memasuki periode keemasan yang tidak pernah diraih oleh klub bola lain sepanjang sejarah. Berbekal gaya Tiki Taka yang sudah mendarah daging antar para pemain, Pep Guardiola mengembangkannya menjadi lebih baik dan sempurna, hasilnya, di musim pertamanya dia sukses meraih 6 gelar dalam 1 musim, meskipun saat ini Johan Cruiff, Frank Rijkaard dan Josep �Pep� Guardiola telah pergi meninggalkan klub Barcelona akan tetapi jasa mereka tidak dapat dilupakan.

Dapat dikatakan Johan Cruiff adalah penemu Tiki Taka, Frank Rijkaard adalah sebagai pengembang dari Tiki Taka, dan Josep �Pep� Guardiola adalah sebagai yang menyempurnakan telah berhasil membuat Tiki Taka mempersembahkan berbagai gelar prestisius untuk Barcelona, gaya permainan ini juga dapat dirasakan oleh para penerus sepakbola Barcelona, juga dapat menjadi tontonan yang sangat menarik disaksikan oleh para fans Barcelona.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Quique Setien Tidak Memiliki Saingan di Barcelona

Quique Setien belum memiliki saingan pada posisinya sebagai seorang pelatih Barcelona sesudah rencana klub mendatangkan Ronald Koeman yang terbatasi pandemi corona virus...

Belum Juga Sembuh Dari Corona, Kini Dybala Sudah Tak Sabar Kembali Merumput

Pada Maret lalu sekali lagi fans Juventus dibuat terkejut dan sedih karena kabar salah satu pemain Si Nyonya Tua terinveksi corona virus....

Hasil Imbang Pertandingan Napoli vs AC Milan

Pada lanjutan laga Serie A Italia pekan ke-32, AC Milan melakoni pertandingannya yang ke-31 melawan Napoli. AC Milan sebagai tim tamu berhasil...

Arsenal Bisa Tembus Zona Liga Champions Jika Terus Main Seperti Ini

Arsenal melakukan penampilan apik kala melawan Fulham, dalam laga tersebut mereka berhasil unggul 3-0 atas tim tuan rumah. Jika Arsenal mampu mempertahankan...