29 C
Indonesia
Friday, November 27, 2020
Home Berita Liga Indonesia Sejarah dan Sepak Terjang PSM Makasar Di Liga Indonesia Menjadi Tim yang...

Sejarah dan Sepak Terjang PSM Makasar Di Liga Indonesia Menjadi Tim yang Menakutkan

PSM Makassar merupakan klub tertua di Indonesia. Pamor Juku Eja sebagai peraih 5 trofi juara masa Perserikatan tidak sempat pudar. Klub yang berdiri pada 2 November 1915 ini selalu eksis walaupun PSSI menyatukan kompetisi Perserikatan dan Galatama jadi Liga Indonesia pada 1994.

Dalam edisi perdana Liga Indonesia masa 1994- 1995, PSM Makassar hanya bertengger di papan tengah wilayah Timur. Pencapaian minor ini terjadi sebab skuad PSM kala itu didominasi pemain pemain muda asli Makassar yang sedikit pengalaman serta tidak menggunakan jasa pemain asing. Walaupun dinilai normal, hasil ini melecut PSM untuk mengembalikan pamor mereka.

Pada tahun selanjutnya, perombakan total terjadi di bawah kendali Nurdin Halid. Skuad Juku Eja selalu didominasi pemain asli Makassar, tetapi berkualitas, antara lain Alibaba, Ronny Ririn, Syamsuddin Batola, Ansar Razak, Ayub Khan, Ansar Abdullah, serta Bahar Muharram. Sederet nama ini dinilai mewakili kepribadian PSM yang mengandalkan permainan cepat, keras, serta pantang menyerah.

Sebagai keseimbangan plus tingkatkan kualitas tim, manajemen PSM mendatangkan trio Brasil, Marcio Novo, Luciano Leandro, serta Jacksen Tiago. Tidak hanya ketiga pemain asing ini, PSM pula merekrut pemain lokal luar Makassar, Yusuf Ekodono dari Persebaya Surabaya serta Yeyen Tumena yang ialah jebolan PSSI Primavera.

Hasilnya signifikan. PSM lolos ke babak 12 Besar yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno Senayan dengan status juara Wilayah Timur. Kiprah apik Juku Eja berlanjut dengan menyapu bersih 3 laga di Grub C. PSM menunjuk Yeyen yang masih berumur 18 sebagai kapten serta melenggang ke final setelah menyingkirkan Persipura dengan skor 4- 3 melalui duel yang dramatis.

PSM sanggup memenangkan pertandingan setlah tertinggal 1- 3 hingga paruh akhir babak kedua. Euforia kemenangan kontra Persipura jadi bumerang di partai puncak. Menjamu Mastrans Bandung Raya, penampilan Juku Eja terkesan antiklimaks. Juku Eja tumbang oleh 2 gol cepat Bandung Raya yang dicetak Peri Sandria pada menit ketiga serta Heri Rafni Kotari 8 menit setelah itu. Setelah itu, penampilan PSM Makassar terbilang normal walaupun berubah manajemen. Mereka selalu masuk catatan tim yang bertarung di Stadion GBK setelah bersaing di penyisihan wilayah.

Masa 1999- 2000 jadi yang terbaik untuk PSM Makassar. Nurdin Halid bersama adik kandungnya, Kadir Halid, kembali memegang kendali manajemen. Sasaran utamanya merupakan trofi juara untuk menyelesaikan dahaga gelar Juku Eja di masa Liga Indonesia.

PSM menjelma jadi tim menakutkan. Dengan anggaran tim yang besar, Nurdin menguyur pendapatan serta bonus wah untuk pemain bintang semacam Hendro Kartiko, Bima Sakti, Aji Santoso, Kurniawan Dwi Yulianto, Carlos de Mello, serta Miro Baldo Bento supaya tampil trengginas bersama PSM. Hasilnya, Juku Eja melenggang mulus ke tangga juara setelah menekuk PKT Bontang di final. Satu tahun setelah itu, Nurdin mengakhiri kebersamaannya dengan PSM dengan jadi runner- up Liga Indonesia 2000/ 2001 serta lolos ke perempat final Liga Champions Asia.

Kiprah PSM selalu bersinambung pada musim- musim selanjutnya. Termasuk kala Divisi Utama memberlakukan sistem kompetisi penuh pada 2003 serta 2004.

Dan di era sekarang PSM mulai bangkit kembali dengan skuad yang mumpuni dan finansial yang baik menjadikan PSM menjadi tim yang disegani lawan. Sayang, penghentian kompetisi akibat wabah COVID- 19 membuat suporter PSM terpaksa menunggu hasil ramuan Bojan. Tadinya dalam 3 partai awal Shopee Liga 1 2020, PSM belum tersentuh kekalahan dengan raihan 5 poin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Mourinho Lontarkan Sindiran Terhadap Bruno Fernandes Menyoal Pinalti

Akhirnya Jose Mourinho tidak bisa menahan dirinya untuk melontarkan sindiran terhadap salah satu pemain Manchester United yang tengah naik daun, Bruno Fernandes....

Nasib Jadwal Bola Malam Ini Live Liga Asia Tenggara

Virus Covid-19 atau yang terkenal dengan nama virus Corona memberikan banyak dampak negatif termasuk dalam dunia olahraga. Termasuk yang sudah banyak sekali...

Febri Haryadi Sanggah Rumor Transfernya ke Klub Thailand

Mengenai rumor dalam bursa transfer yang menyangkut sama Febri Hariyadi, dalam akun media sosial pribadinya Febri secara tega menyanggah kabar tersebut. Dalam...

Inilah Data Fakta Penting Jelang Laga MU Kontra Southampton

Manchester United akan melakukan laga kandang dengan menjamu Southampton. Laga tersebut merupakan laga lanjutan pekan ke 35 Premier League. Dan berikut adalah...