29 C
Indonesia
Wednesday, April 21, 2021
Home Berita Internasional Roberto Carlos : Manusia Peluru Yang Lebih Suka Bertahan

Roberto Carlos : Manusia Peluru Yang Lebih Suka Bertahan

Roberto Carlos Da Silva Rocha, lahir pada tanggal 10 April 1973 di Garca, Sao Paulo, Brasil, dia dilahirkan dari ibu bernama Vera Lucia dan Ayah bernama Oscar Da Silva, dia dibesarkan dari keluarga yang terbilang miskin, seperti pemuda Brazil lainnya, Roberto Carlos sangat mencintai olahraga sepakbola dan memainkannya kapan pun bila dia memiliki waktu luang.

Roberto Carlos sudah mulai bekerja ketika dirinya bekerja di sebuah pabrik tekstil bernama Torsai Cardeiro dan saat itu dia masih berusia 12 tahun, pada tahun 1991 Carlos mendapatkan kontrak profesionalnya yang pertama setelah diikat oleh klub Brazil Uniao Sao Joao, dia sempat dipnjamkan ke Atletico Mineiro sebelum akhirnya dijual ke Palmeiras pada tahun 1993.

Meskipun pada tahun 1992 dia bermain di klub Uniao Sao Joao yang tidak begitu terkenal namun karena kehebatannya dia dipanggil untuk memperkuat timnas Brazil, di Palmeiras karirnya semakin menonjol dan berhasil mengantarkan klub menjuarai Liga Brazil selama dua musim berturut-turut serta mencetak 3 gol dalam 44 pertandingan, saat itu nama Carlos pun langsung masuk kedalam radar klub-klub Eropa.

Manager Midlesbrough saat itu Bryan Robson menjadi salah satu yang sangat menginginkan jasanya dan ingin membawa Carlos ke klubnya, Carlos pun hampir menerima tawaran tersebut dan memutuskan untuk membelok ke Liga Italia dan bergabung dengan klub Inter Milan, alasan Carlos untuk bermain di Italia adalah karena dia tahu betul bahwa seluruh masyarakat Brazil sangat meminati pertandingan-pertandingan yang dimainkan di Serie A.

Debutnya dimulai pada 27 Agustus 1995 bersama Inter Milan, kepada publik Italia dia langsung menunjukan bahwa keputusan Inter merekrut dirinya adalah keputusan yang tepat, dalam pertandingan itu dia menjadi pencetak satu-satunya gol bagi Inter Milan, pujian-pujian pun langsung disematkan kepada dirinya dari laga ke tiap laga, hingga akhirnya tibalah juga waktunya untuk harus berpisah dengan Inter Milan setelah memberikan konstribusinya selama satu musim.

Pada tahun 1996 Carlos dijual ke Real Madrid setelah dia bersitegang dengan sang pelatih Roy Hogson, keputusan dirinya untuk bergabung dengan Real Madrid merupakan langkah yang tepat bagi perkembangan karir sepakbolanya, bersama Real Madrid, Carlos telah mencicipi berbagai gelar bersama Real Madrid termasuk LA Liga dan Liga Champions, dia bertahan selama 11 musim bersama Real Madrid dan berhasil meraih 13 trofi dan mampu membukukan 74 gol dan 44 assist dalam 556 laga di semua kompetisi, setelah itu Carlos panda ke Fenerbache, Corinthians, Anzi Makhackala dan terakhir pensiun di Delhi Dynamos pada tahun 2015.

Pada sebuah pertandingan turnamen persahabatan antara timnas Brazil dan Prancis pada tahun 1997 silam, Roberto Carlos sempat menggemparkan dunia melalui sebuah gol menakjubkan yang dicetaknya, ketika itu Brazil mendapatkan tendangan bebas setelah Romario dilanggar oleh salah satu pemain Prancis, dari jarak sekitar 35 meter Carlos kemudian menendang bola sekencang-kencangnya dengan kaki kirinya, tembakan keras itu awalnya mengarah kearah luar gawang tetapi kemudian bola itu berbelok dan mengenai tiang kiri bagian dalam kemudian masuk kearah gawang, semua yang menyaksikan pertandingan tersebut seolah tak percaya dengan apa yang baru saja terjadi, begitu juga denga Fabien Barthez yang hanya terdiam menatapi bola itu masuk ke gawangnya melalui proses yang tidak lazim, saking istimewanya sejumlah ilmuan bahkan pernah membuat rumus fisika untuk menjelaskan tendangan fenomenal yang kita kenal dengan sebutan tendangan pisang tersebut, menurut para peneliti, gol yang dicetak oleh Carlos tersebut bukanlah sebuah kebetulan belaka, mereka menyatakan bahwa hal tersebut masih bisa terulang dan bisa dijelaskan secara ilmiah, hasil temuan itu juga akhirnya dimuat dalam sebuah jurnal fisika yang bernama New Jounal of Physics, Roberto Carlos akan selalu diingat sebagai seorang bek kiri terbaik dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Tunangan Alm. Khashoggi Tulis Surat Permohonan Untuk Fans Newcastle

Beberapa waktu lalu, Hetice Cengiz, tunangan dari Almarhum Jamal Khashoggi, menuliskan sebuah surat yang isinya cukup menyentuh. Namun inti dari surat tersebut...

MU Sibuk Cari Gelandang di Musim Transfer Januari, Ada Apa?

Manchester United tengah menjadi sorotan sejak transfer Januari dimulai. Terakhir, Manchester United berusaha menggaet beberapa pemain untuk disandingkan dengan Harry Maguire.

Capello Ungkap Kunggulan Real Madrid Era Cristiano Ronaldo

Fabio Capello adalah salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola dunia. Sejak Juli 200r Fabio Capello menjadi pelatih Real Madrid. Ia...

Steve Bruce Bicara Soal Performa Newcastle

Newcastle United terletak di 6 terbawah, namun mereka unggul 8 poin dari Fulham yang terletak di urutan ke- 18. Steve Bruce memerlukan...