29 C
Indonesia
Saturday, September 19, 2020
Home Berita Internasional Rivalitas Guardiola-Mourinho: Kawan Jadi Lawan, Ini Dia 10 Momen yang dialami

Rivalitas Guardiola-Mourinho: Kawan Jadi Lawan, Ini Dia 10 Momen yang dialami

Tidak terdapat yang dapat membantah mutu Josep Guardiola serta Jose Mourinho bagaikan 2 dari segelintir pelatih terbaik di dunia. Koleksi trofi mereka luar biasa di sebagian klub. Mourinho gemilang di Inggris, Italia, Spanyol. Guardiola berkarier di Spanyol, Jerman, serta Inggris. Ke mana juga mereka berangkat, trofi senantiasa menghadiri.

Uniknya, 2 pelatih top ini nyatanya mengawali karier dari titik yang nyaris sama: Barcelona. Dikala itu , Mourinho tiba bagaikan penerjemah sedangkan Guardiola telah jadi salah satu asisten pelatih Barca, dan kemudian mereka menimba ilmu di situ.

Keduanya ini sebagian kali berduel sengit: Inter Milan vs Barcelona, Barcelona vs Real Madrid, Bayern Munchen vs Chelsea, Manchester United vs Manchester City, Tottenham Hotspur vs Manchester City. Keduanya sempat menang serta sempat kalah, hampir balance.

Saat ini, FourFourTwo berupaya membeberkan gimana karier Mourinho serta Guardiola bersilangan. Mereka sempat jadi partner, hingga kesimpulannya jadi musuh besar. Ayo simak lini masa pertemuan Mourinho dengan Guardiola di dasar ini:

1. Sang Penerjemah( 1996)
Tahun 1996, Jose Mourinho datang di Barcelona bagaikan penerjemah Bobby Robson. Ia dimohon menghubungkan skuad dengan pelatih. Inilah awal kalinya Mourinho berjumpa dengan Guardiola. Robson berangkat, Mourinho dipertahankan serta bekerja di dasar Louis van Gaal hingga tahun 2000.

2. Pep Kalahkan Jose( 2008)
Barcelonam mencari pelatih baru, Mourinho mempresentasikan gagasannya di depan Txiki Begiristain serta Marc Ingla. Keduanya terkesan, tetapi takut dengan kerutinan Mourinho membuat konflik. Akihrnya Barca memilah Guardiola, yang dikala itu betul- betul tidak memiliki prestasi. Keputusan Barca menolak Mourinho ini bisa jadi melahirkan dendam individu.

3. Jose Balas Dendam( 2010)
Masa kedua Mourinho di Inter Milan, mereka wajib mengalami Barca di semiifinal Liga Champions. barca dikala itu sangat kokoh, mencapai 6 trofi pada tahun awal Guardiola. Supaya begitu, Barca betul- betul tidak berkutik mengalami Inter. Mourinho merancang taktik yang setelah itu diketahui bagaikan anti- Barca.


4. Guardiola Berang( 2011)
Mourinho senantiasa diketahui dengan game kata- katanya yang dapat mengganggu mental rival. Guardiola juga sempat terbuat berang dengan pendapat Mourinho. Dikala itu Mourinho telah menanggulangi Real Madrid, mengancam Guardiola yang mengkritik wasit kala Barca takluk 0- 1 di final Copa del Rey. Kritikan Mou membuat Guardiola berang. ” Mourinho merupakan pemimpin dan rajanya Saat berada di ruangan konferensi pers,. Aku tidak mau bersaing dengan ia di mari, cuma dalam sepak bola.”

5. Konspirasi Barca( 2011)
Duel sengit, Barca kalahkan Madrid 2- 0. Pep diusir wasit, Mourinho dimohon naik ke bangku pentongon. Kemudian, sehabis laga ini, Mourinho menyuguhkan pendapat kontroversial yang menuding wasit UEFA memanjakan Barca. ” Saya berharap suatu hari Guardiola mempunyai kesempatan buat menang dengan layak, tanpa skandal. Bila jika mereka orang baik, di lubuk hati yang sangat dalam, kemenangan ini pasti tidak terasa benar. “

6. Serbu Asisten Pep( 2011)
Agustus 2011, kedua regu tangguh ini berjumpa pada Piala Luar biasa Spanyol. Pertandingan lag- lagi berjalan alot, hingga menit- menit akhir yang tegang. Dikala inilah Mourinho mencolok mata Tito Vilanova, Kartu merah beterbangan. Pasti, sehabis insiden ini fans Madrid menyanjung Mourinho.

7. Pep Jadi Juara( 2013)
Setahun sehabis meninggalkan Barca, bisa jadi sebab muak dengan Mourinho, Guardiola memilah Bayern Munchen. Uniknya, keduanya berjumpa lagi di Liga Champions, Mourinho menanggulangi Chelsea. Bayern mengalahkan Chelsea lewat Ramires diusir wasit dengan kartu merah dan adu penalti.” saya berakhir dengan 10 pemain Masing- masing kali bermain melawan Pep,” kata Mourinho.” Ini pasti yakni sejenis peraturan UEFA.”

8. Guardiola Botak( 2014)
Lagi- lagi pendapat pedas Mourinho. Kali ini tentang style sepak bola yang pas ia ikut serta adu pendapat. Mourinho:” Yang wajib dihargai tiap, pelatih memiliki style dan teknik bermainnya sendiri. Sepak bola dapat ditatap spektakuler dengan banyak metode.”
Guardiola:” Keelokan sepak bola tergantung pada pelatihnya. Untuk aku, tampaknya Mourinho lebih mengutamakan hasil dari pada tontonan.”
” Kala yang Kamu jalani Kamu menikmatinya, Kamu tidak akan kehabisan rambut Kamu, serta Ia tidak menikmati sepak bola sehingga Guardiola botak. ” Ucap Mourinho

9. Kit Man Theory( 2015)
Mourinho tampaknya tidak betul- betul menghargai keputusan Guadiola menanggulangi Bayern Munchen, klub terkuat yang telah nyaris tentu menjuarai Bundesliga. Walaupun hampir tidak berjumpa sepanjang 2 tahun, Mourinho [Chelsea] mengatakan kalau ia tidak ingin memilah klub ataupun negeri yang dapat dengan gampang buatnya jadi juara.

Ia tidak menyinggung Guardiola secara langsung, tetapi mengatakan:” Bisa jadi aku ingin bekerja di satu negeri di mana seseorang kit man dapat jadi pelatih serta mencapai gelar juara.”

10. Gencatan Senjata( 2016)
2 pelatih top ini berjumpa lagi di Premier League, apalagi menanggulangi 2 klub Manchester. Dikala itu, Mourinho tidak sempat betul- betul melanda Guardiola. Saat ini Mourinho jadi Bos Tottenham Hostspur, yang pula sempat mengalahkan Man City. Tetapi, ia nyaris tidak sempat menghasilkan pendapat pedas lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

10 Pemain dengan Bayaran Tertinggi di Major League Soccer Tahun 2020

Major League Soccer atau dikenal dengan MLS adalah kompetisi liga sepak bola yang digelar di Amerika Serikat. Liga ini juga disebut sebagai...

Jika Liga Inggris Berlanjut Juli 2020, 3 Pemain Liverpool Bakal Gigit Jari karena Tak Angkat Trofi

Sebanyak tiga pemain Liverpool terancam tak bisa ikut mengangkat trofi jika Liga Inggris dilanjutkan pada Juli 2020. Kompetisi Liga Inggris saat ini...

Berita Live Bola : 5 Pemain Incaran Alternatif Klub Eropa

Live bola tentang berita transfer memang selalu dinantikan. Transfer pemain sendiri ada yang berupa gosip dan kenyataan. Walaupun begitu akan tetap menarik...

Ingin Boyong Marcelo dari Real Madrid, Juventus Susun Strategi

Juventus dikabarkan semakin serius untuk mengejar tanda tangan bek Real Madrid, Marcelo. Juventus membutuhkan Marcelo untuk menempati posisi di sisi kiri pertahanan....