29 C
Indonesia
Thursday, August 5, 2021
Home Berita Richard Keys Ungkap Kekecewaan Atas Final Euro 2020

Richard Keys Ungkap Kekecewaan Atas Final Euro 2020

Kekalahan Inggris dari Italia pada final Euro 2020 tampaknya membekas di beberapa pengamat sepakbola senior Inggris, salah satunya adalah Richard Keys yang menyampaikan rasa kecewanya akibat kekalahan yang dinilai tidak adil itu.

“Ya, aku merasa ini tidak benar. Tapi aku tidak bisa berkata apa-apa lagi,” kata Richard Keys.

Ahli serta penyiar kontroversial berkata kalau Inggris sepatutnya memenangkan Euro 2020, serta kalau pergantian starting XI yang konstan merupakan awal kekalahan.

Dalam web mingguannya, di mana ia tadinya berkata kalau Southgate sudah”melaksanakan sebagian panggilan besar serta sepanjang ini baik- baik saja” cuma 6 hari saat sebelum final, ia mencela manajer Inggris, mengklaim ia tidak sempat ketahui apa regu terbaiknya.

Ia menulis:”Kebenarannya merupakan– itu merupakan peluang yang percuma. Inggris sepatutnya memenangkannya. Kamu tidak hendak membaca ini di tempat lain– namun itu benar.

“Mereka mempunyai keuntungan selaku tuan rumah. Kerumunan rumah. Tidak terdapat ekspedisi( terlepas dari ekspedisi ke Roma). Tetapi mereka cuma bermain cocok serta mulai.”

“Aku tidak percaya Southgate sempat ketahui regu terbaiknya. Kenapa seluruh memotong serta mengganti? Ini diturunkan ke taktis nous oleh anak pria Pers. Tidak. Itu berantakan…

“Tiap pergantian personel serta sistem dikira jenius. Tetapi itu tidak. Untuk aku itu merupakan pengakuan kalau kami tidak mempunyai XI tunggal yang lumayan baik. Bila seseorang manajer Liga Premier sudah memotong serta mengganti semacam itu, ia hendak dirugikan.

“Tidak terdapat keraguan kalau Inggris sudah membuat langkah ke arah yang benar. Itu tidak terjalin dalam tadi malam serta itu tidak terjalin sebab Gareth Southgate…

“Tidak diragukan lagi kalau Southgate merupakan laki- laki yang baik– namun buat menang di tingkat paling tinggi tidaklah perlengkapan yang diperlukan. Ia bekerja keras serta melemparkan dirinya ke pekerjaannya. Tetapi aku hendak mengubahnya saat ini– ataupun apa yang terjalin di Wembley hendak terjalin lagi di Qatar– namun jauh saat sebelum final.”

Sedangkan Keys kerap diejek sebab pendapatnya yang kontroversial tentang sepak bola, susah buat membantah gagasan kalau Inggris meniup kesempatan emas buat memenangkan turnamen besar buat awal kalinya semenjak 1966.

Terdapat banyak polemik seputar kekalahan adu penalti Inggris dari Italia pada Minggu malam di final Euro 2020, serta pendapat Jack Grealish saat sebelum turnamen cuma menaikkan kebimbangan.

Seluruh orang dengan metode apa juga yang ikut serta dalam sepak bola mempunyai komentar mereka tentang apa yang terjalin. Siapa yang sepatutnya mengambil penalti? Siapa yang tidak sepatutnya? Siapa yang sepatutnya berangkat lebih dahulu? Siapa yang sepatutnya berangkat kelima?

Penalti Jack Grealish

Roy Keane merupakan salah satu yang awal yang membagikan pertimbangan, di mana dia secara spesial menyebut Grealish serta Raheem Sterling sebab tidak memilah buat mengambil penalti serta membiarkan Bukayo Saka yang berumur 19 tahun melaksanakan tembakan kelima, yang kesimpulannya membuat Inggris kalah di Euro.

Keane mengatakan:”Bila Kamu Sterling ataupun Grealish, Kamu tidak dapat duduk di situ serta mempunyai anak kecil( Saka) berjalan di depan Kamu. Kamu tidak dapat duduk di situ serta memandang seseorang anak berjalan.”

Grealish lekas membalas Keane, dengan berkata:”Aku bilang aku mau mengambilnya! Si pelatih sudah membuat begitu banyak keputusan yang pas lewat turnamen ini serta ia melaksanakannya malam ini! Namun aku tidak hendak memohon orang berkata kalau aku tidak mau mengambil peno kala aku berkata aku hendak melaksanakannya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Striker Dunia Yang Memiliki Tendangan Gledek

Striker Dunia Yang Memiliki Tendangan Gledek - Tugas utama dari seseorang striker ataupun penyerang merupakan mencetak gol, Tetapi di masa modern ini...

Koeman Akhirnya Angkat Bicara Soal Rekruitasi Barca

Di tengah performa Barca yang sedang menurun, Ronald Koeman memutuskan mengambil alih rekruitasi yang ternyata berujung pada keputusan kontroversial.

PT LIB Umumkan Tidak Akan Ada Tambahan Kuota Pemain Asing Di Liga 1, Pemain Persib Kim Jeffrey Optimis Menang

Hadirnya sejumlah pemain asing di dunia persepakbolaann Indonesia menjadi sebuah daya tarik tersendiri. Apalagi bagi para pemain muda yang datang dari Brasil,...

AC Milan Incar Mauro Icardi

Beberapa waktu belakangan ini, Juventus dikabarkan sedang mendekati salah satu striker Inter Milan yang kini berstatus sebagai pemain pinjaman di PSG, Mauro...