29 C
Indonesia
Friday, February 26, 2021
Home Berita Liga Indonesia PSSI Tetapkan Shopee Liga 1 2020 Dalam Status Force Majeure, Dan Berpotensi...

PSSI Tetapkan Shopee Liga 1 2020 Dalam Status Force Majeure, Dan Berpotensi Tidak Dilanjutkan

Sejak tanggal 27 Maret 2020 lalu PSSI melalui Surat Keputusan bernomor 48/SKEP/III/2020 menetapkan kondisi terhentinya aktivitas sepak bola Indonesia sebagai force majeure. PSSI menyatakan menunda kompetisis sepakbola Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 sampai 1 Juli 2020 dan berpotensi tidak melanjutkan kompetisi liga apabila status keadaan darurat bencana diperpanjang oleh pemerintah pusat.


Melalui surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan tersebut, PSSI mengambil enam poin dalam keputusannya menghentikan kompetisi Shoppe Liga 1 2020 tersebut. Keputusan yang utama adalah penetapan Shoppe Liga 1 dalam status force majeure yang tertuang pada poin pertama. “PSSI menetapkan bahwa Maret, April, Mei, dan Juni 2020 adalah status keadaan tertentu darurat bencana terkait penyebaran COVID-19 di Indonesia, maka status ini disebut keadaan Kahar (Force Majeure),” bunyi petikan surat PSSI tertanggal 27 Maret 2020 itu.

PSSI pun menunda gelaran kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sampai 29 Mei 2020 seperti yang tertuang dalam surat keputusan BNPB nomor 13A yang menetapkan perpanjangan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virusCorona di Indonesia hingga 29 Mei 2020. Kemudian ada dua kemungkinan yang bisa terjadi, yaitu Liga 1 2020 dan Liga 2 bakal digelar kembali setelah 1 Juli 2020, dengan kondisi jika status darurat tersebut tidak diperpanjang oleh Pemerintah Indonesia, atau kompetisi benar-benar dihentikan jika memang status darurat tersebut akan kembali diperpanjang.

“Apabila status keadaan darurat bencana tidak diperpanjang oleh Pemerintah Republik Indonesia, maka PSSI menginstruksikan PT Liga Indonesia Baru untuk dapat melanjutkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 terhitung setelah 1 Juli 2020,” bunyi poin keempat dalam keputusan PSSI itu. “Apabila Pemerintah RI memperpanjang status keadaan darurat bencana setelah 29 Mei 2020 dan atau PSSI memandang situasi belum cukup ideal untuk melanjutkan kompetisi, maka kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 akan dihentikan,” bunyi poin kelima dalam putusan PSSI.

Pertama: PSSI menetapkan bahwa Bulan Maret, April, Mei, dan Juni 2020 adalah Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana terkait penyebaran virus corona atau juga disebut COVID-19 di Indonesia, maka status ini disebut keadaan Force Majeure. Kedua: Berasarkan ayat Pertama, maka klub peserta Liga 1 dan Liga 2 dapat melakukan perubahan kontrak kerja yang telah ditandatangani/disepakati antara klub dan pemain, pelatih, dan ofisial, atas kewajiban pembayaran gaji di bulan Maret, April, Mei, Juni 2020, yang akan dibayarkan maksimal 25 persen dari kewajiban yang tertera di dalam kontrak kerja. Ketiga: Menunda gelaran kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sampai dengan tanggal 29 Mei 2020.

Keempat: Apabila Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana tidak diperpanjang oleh Pemerintah RI, maka PSSI menginstruksikan PT Liga Indonesia Baru untuk dapat melanjutkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 terhitung setelah 1 Juli 2020. Kelima: Apabila Pemerintah RI memperpanjang Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana setelah tanggal 29 Mei 2020 dan/atau PSSI memandang situasi belum cukup ideal untuk melanjutkan kompetisi, maka kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 akan dihentikan. Keenam: Hal-hal terkait teknis termasuk namun tidak terbatas kepada penjadwalan, sistem, dan format kompetisi, kewajiban klub terhadap pihak ketiga, sistem promosi dan degradasi, akan diatur kemudian dalam surat keputusan yang terpisah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Hot News : Leroy Sane Resmi Taken Kontrak Dengan Bayern Munich

Resmi! Setelah penantian panjang akhirnya Bayern Munich berhasil melakukan kontrak dengan Leroy Sane. Saat ini Bayern Munchen telah selesai menuntaskan proses transfer...

Untuk Pertama Kalinya Ronaldo Gagal di Dua Final Beruntun

Cistiano Ronaldo akhirnya merasakan kegagalan di dua final secara beruntun, padahal sebelumnya kejadian ini tidak pernah ia alami. CR7...

Masalah Kontrak Ditengah Pandemic Virus Corona Masih Belum Menemukan Jalan Tengah

Federasi sepak bola dunia, FIFA kini tengah memantau dampak yang akan terjadi akibat penundaan jadwal pertandingan pada kontrak serta pendaftaran pemain pada...

IFAB Setujui Proposal Pergantian 5 Pemain, Imbas Dari Virus Corona

Jika nantinya liga-liga benar akan kembali digulirkan setalah serangan pandemi Corona virus, maka akan ada wacana pergantian pemain sebanyak 5 kali dalam...