29 C
Indonesia
Saturday, December 5, 2020
Home Berita Liga Champions UEFA PSG Gagal Juara Liga Champions Ibarat Tengah Menuai Karma

PSG Gagal Juara Liga Champions Ibarat Tengah Menuai Karma

Dalam laga final Liga Champions musim ini Paris Saint Germain dan Neymar Jr, sepertinya harus menanggung rasa malu lebih dari rasa kecewa. Pasalnya kekalahan yang mereka dapatkan tersebut dirasa sebagai seperti sebuah karma yang harus dituai oleh PSG akibat akibat kerap meledek lawan-lawannya usai mereka kalahkan.

Setelah menanti sekian lama, akhirnya PSG bisa mencicipi partai final Liga Champions untuk pertamakalinya di musim ini. Dan pada partai final Liga Champions tersebut mereka harus menghadapi Bayern Munich. Sejak awal diprediksi bahwa laga tersebut akan menjadi laga yang sulit bagi PSG karena mereka harus menghadapi raksasa Jerman yang sangat kuat, dan tengah on fire.

Dan pada akhirnya anak-anak asuh Tomas Tuchel benar mengalami rasa sakit hati karena harus ditaklukan oleh Bayern Munich. Di alga pamungkas itu, PSG memang hanya kalah tipis 0-1 atas Bayern, namun tetap saja kekalahan tersebut terasa sangat mengecewakan dan memalukan, karena akibat kekalahan tipis tersebut mereka harus merelakan piala Liga Champions yang telah di depan mata.

Neymar Jr adalah salah satu pemain yang paling disorot setelah kekalahan yang diderita oleh PSG tersebut. Pasalnya setelah pertandingan selesai Neymar menangis hingga membuat para rekan-rekannya harus menenangkannya, bukan hanya rekan-rekannya di PSG namun juga tim lawan sampai harus turun tangan.

Pihak Marca menyebut bahwa kekalahan yang diderita oleh PSG kali ini layaknya sebuah karma yang harus mereka tuai karena sebelumnya mereka dan Neymar kerap meledeki lawan-lawan yang telah mereka taklukan, mulai dari fase gugur.

Salah satu ledekan yang paling diingat adalah saat PSG berhasil menyingkirkan Borussia Dortmund pada babak 16 besar. Dalam saat itu jelas terlihat bahwa PSG mengolok-olok Dortmund dengan cara menirukan gaya selebrasi yang dilakukan oleh Erling Haaland, yakni gaya selebrasi seperti gerakan yoga. Neymar juga turut menirukan gaya selebrasi Haaland saat berhasil mencetak gol.

Tidak hanya Borussia Dortmund saja, korban lainnya yang juga mereka olok-olok adalah kapten Atalanta, Papu Gomez. Setelah mereka berhasil menaklukan Atalanta mereka mengunggah foto Maxim Choupo-Mothing, di akun twitter official milik klub, dan memberikan caption “Baila Como El Choupo” (Tarian Choupo).

Dalam laga kontra Atalanta, Choupo Mothing memang merupakan pemain yang berhasil mencetak 1 gol penentu yang membawa PSG lolos ke babak semifinal dengan skor 2-1. Kemudian diketahui pula bahwa ternyata Papu Gomez memiliki sebuah lagu yang berjudul Baila Como El Papu.

Dengan itu jelas sekali bahwa niat mereka mengunggah postingan di twitter tersebut merupakan sebuah ledekan untuk Atalanta.

RB Leipzig juga merupakan korban lain mereka dalam Liga Champions musim ini. RB Leipzig adalah lawan yang harus dihadapi oleh PSG dalam babak semifinal, dan setelah mereka berhasil menyingkirkan RB Leipzig, Neymar membuat sebuah postingan di akun instagram pribadinya, yang mana foto tersebut adalah sebuah cangkir berlogo Red Bull dan bercaption “Ayah ada di final”. Kemudian banyak orang berpendapat bahwa postingan Neymar tersebut jelas merupakan ungkapan provokasi karena sebagaimana yang diketahui Red Bull merupakan sponsor utama RB Leipzig.

Melihat sederet kejadian-kejadian tersebut maka kini ada banyak orang yang percaya dan berpendapat bahwa kegagalan mereka dalam menjuarai Liga Champions merupakan karma yang harus mereka tuai akibat melakukan olok-olokan pada lawan-lawan mereka  terdahulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Karena Krisis Finansial Juventus Siap Melepas Pemain Bintangnya

Saat ini Juventus dihantam krisis finansial karena pandemi virus corona covid- 19. Beberapa rencana untuk mendapatkan daa juga disiapkan antara lain dengan...

Ibrahimovic Mulai Melirik Jadi Pelatih

Banyak pemain bintang yang setelah gantung sepatu memilih berkarir tidak jauh-jauh dari dunia sepakbola. Menjadi pelatih adalah salah satu pilihan karir tersebut....

Krisis Covid-19, Chelsea Sumbangkan Hotel

Kasus CoronaVirus Disease atau Covid-19 sudah menjadi wajah utama dalam berbagai pemberitaan di awal tahun 2020 ini. Eksistensi dan keberadaan virus ini...

Rio Saputro Pilih Mes Sebagai Tempat sosial distancing Covid 19

Ditengah wabah virus Covid 19 ini, pemerintah menganjurkan semua msyarakan indonesia untuk meakukan sosial distancig didalam rumah masing masing. Pasalnya virus Corona...