29 C
Indonesia
Saturday, October 16, 2021
Home Prediksi Bola Prediksi Pertandingan Brentford vs Chelsea

Prediksi Pertandingan Brentford vs Chelsea

Brenford akan menghadapi lawan berat pada pekan ke delapan Premier League musim 2021-22. Lawan berat itu adalah Chelsea. Pertandingan kontra Chelsea akan digelar di Stadion Brentford Community pada Sabtu (16/10/2021).

Chelsea dan Brentford sama-sama sedang berada dalam kondisi terbaik saat ini. Chelsea baru saja kembali ke jalur kemenangan di Premier League usai menaklukkan Southampton 3-1 pada pekan ke tujuh Premier League. Sedangkan Brentford baru saja memenangi laga tandang di markas West Ham United dengan skor 2-1.

Jika melihat komposisi pemain dan sejarah panjang Chelsea, tentu Brentford bukanlah lawan yang sulit untuk dijinakkan. Apalagi, Brentford datang dengan status sebagai tim promosi. Namun, nyatanya Brentford memang tidak bisa dianggap remeh. Meskipun hanya berstatus sebagai tim promosi, tim berjuluk Si Lebah itu berhasil membuat kejutan.

Pada tujuh laga perdana di Premier League musim ini, setidaknya Brentford sukses membuat kejutan dengan mengalahkan Arsenal 2-0 di laga pembuka musim ini, dan menahan imbang Liverpool dengan skor 3-3 di stadion Brentford Community. Bukan hanya menahan imbang, Brentford sukses membuat Liverpool kesulitan.

Sementara itu, Chelsea yang selalu tampil penuh semangat pada awal musim, seperti kesulitan menampilkan performa terbaiknya setelah jeda internasional. Meskipun belum terkalahkan dan masih menjadi pemuncak klasemen, The Blues berulang kali meraih hasil imbang. Ketajaman Romelu Lukaku di lini depan juga dipertanyakan.

Sebelumnya, kritik disampaikan oleh mantan pelatih Lukaku di Inter Milan, Antonio Conte. Menurut Conte, Lukaku gagal menunjukkan ketajaman setelah jeda internasional di Chelsea karena pelatih Thomas Tuchel salah menerapkan strategi. Menurut Conte, Lukaku harusnya bisa bermain lebih ke belakang, bukan hanya berdiri di depan sebagai target man.

Conte tentu sangat paham bagaimana cara memperlakukan Lukaku. Sebab, ia dan Lukaku berkolaborasi maksimal untuk mempersembahkan gelar juara bagi Inter Milan pada kompetisi Serie A musim 2020-21. Di bawah tangan Conte, Lukaku menjadi bomber yang sangat menakutkan di mata para lawan mereka.

Berdasarkan catatan pertemuan kedua tim, Chelsea terbukti lebih dominan daripada Brentford. Dari tiga pertemuan terakhir, The Blues sukses meraih dua kemenangan dan satu kali hasil imbang. Ketiga pertemuan itu terjadi di Piala FA. Pertemuan terakhir terjadi pada Januari 2017, di mana saat itu The Blues menang telak 4-0 di Stamford Bridge.

Pembuktian Lukaku

Setelah jeda internasional, penampilan Lukaku banyak dikritik. Penyerang asal Belgia itu dinilai sebagai penyerang pemalas karena hanya mau menunggu bola dari lini belakang dan tengah. Eks penyerang Inter itu membantah anggapan yang ditujukan kepadanya. Menurut Lukaku, semua dia lakukan itu karena keinginan pelatih.

“Cara saya membangun permainan, postur tubuh saya yang cukup besar, semua orang jadi berpikir saya semacam target man yang hanya memegang bola dan menjadi pencetak gol. Tapi saya tidak pernah bermain seperti itu dan saya membenci permainan seperti itu,” kata Lukaku seperti dikutip dari Goal Internasional.

“Kekuatan terbesar saya adalah saya berbahaya ketika menghadap ke gawang, karena saat itulah saya jarang membuat pilihan yang salah. Setelah saya mengoper bola, saya tahu di mana saya harus memposisikan diri di dalam kotak penalti dan mengambil keputusan yang tepat,” tutur eks penyerang Inter Milan dan Manchester United itu.

Lukaku tentu berharap bisa kembali membuka keran golnya saat Chelsea bertamu ke markas Brentford. Hal itu tentu bisa dilakukan jika dia tidak terhalang cedera yang mungkin bisa ia dapat saat membela Belgia menghadapi Prancis di turnamen UEFA Nation League. Jika Lukaku tampil prima, Chelsea diprediksi akan memenangi laga kontra Brentford.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Bayern Munich Layak Juara Liga Champions, Karena Sempurna Sepanjang Kompetisi

Pada musim ini gelar juara Liga Champions akhirnya berhasil diamankan oleh Bayern Munich, bukan hanya sekedar mengamankan gelar juara, namun mereka juga...

Comisso Tak Yakin Serie A Dilanjutkan Dan Marcello Lippi Dukung Serie A Dituntaskan

Situasi yang tak kunjung membaik di Italia buat Liga Italia belum diketahui nasibnya. Presiden Fiorentina Rocco Commisso menyaksikan kans musim tak dilanjutkan....

Akan Habis Kontrak di Napoli, Dries Mertens Dirayu Inter Milan

Saat ini klub Serie A, Inter Milan masih dirumorkan menaruh hati terhadap Dries Martens. Inter Milan yang memiliki julukan Nerrazurri itu...

Henrikh Mkhitaryan : Masalah AS Roma Adalah Mental.

Roma menerima kekalahan dalam pertandingan kontra Napoli, kekalahan tersebut juga kian menambah panjang daftar tren buruk milik mereka. Menyoal hal tersebut, Henrikh...