29 C
Indonesia
Wednesday, January 27, 2021
Home Berita Liga Champions UEFA Prediksi Juara di Final Liga Champions PSG vs Bayern Munchen, Siapakah yang...

Prediksi Juara di Final Liga Champions PSG vs Bayern Munchen, Siapakah yang Menang?

Pada Liga Champions musim ini, PSG berhasil masuk ke babak final bersama dengan Bayern Munchen. Kedua tim ini sangat berambisi untuk membawa pulang piala Eropa dan medapatkan gelar juara. Tim PSG sendiri kali ini memiliki peluang untuk mendapatkan quadruple, sementara Bayern Munchen pada kesempatan ini memiliki kesempatan untuk mengambil treble.

Masyarakat Indonesia juga bisa ikut mendukung dan menontonnya di tv nasional. Duel ini akan sangat menarik mengingat PSG baru petama kali masuk ke final Liga Champions. Sedangkan bagi Bayern Munchen ini merupakan kesempatannya untuk mendapatkan piala keenam setelah sekian lama menantikannya sejak terakhir kali mendapat gelar juara pada tahun 2013.

Jika pada kesempatan ini PSG menang, klub asal Perancis itu akan mendapatkan quadruple yang terdiri dari Coupe de France, Coupe de la Ligue, Ligue 1 dan Liga Champions. Sedangkan jika klub ini kalah, maka Bayern lah yang akan mendapatkan treble yaitu Liga Champions, DFB Pokal dan Bundesliga.

Terhitung pada musim ini selama klub PSG bermain, tim ini sudah kemasukan sebanyak lima kali gol. Jumlahnya terbilang sedikit jika dibandingkan dengan tim yang lainnya. Sedangkan Bayern sendiri dikenal sebagai tim yang ganas, para pemainnya sudah mampu menyumbangkan sebanyak 42 kali gold dan keluar sebagai pemenang dalam sepuluh pertandingannya.

Pada pertandingan final kali ini, tampaknya akan sulit memprediksi siapa yang akan keluar sebagai juara. Pasalnya kedua tim ini memiliki trio pemain yang mematikan. PSG memiliki Neymar, Kylian dan juga Angel Di Maria. Sedangkan Bayern sendiri memiliki Thomas Muller, Robert dan juga Serge Gnarby. Pemain-pemain tersebut diijadikan andalan oleh masing-masing tim untuk mecetak gol.

Dalam perjalanan tim PSG sendiri menuju ke babak final cukup panjang, tim asal Perancis ini lolos dengan menyingkirkan tim Borussia pada Grup A. Sedangkan tim asal Brasil Bayern telah mengalahkan beberapa tim sehingga keluar sebagai pemenang pada Grup B. Tidak hanya itu, Bayern Munchen bahkan mengalahhkan Chelsea, Lyon dan Barcelona.

Pediksi Permainan Kedua Grup Finalis

Pada final Liga Champions kali ini, tampaknya tim PSG akan menggunakan formasi 4-3-3. Karena, formasi ini dianggap sangat efektif. Dengan menempatkan trio andalannya di bagian tengah dan memaksimalkan permainan, PSG dinilai dapat memenangkan Liga kali ini. Dibawah latihan Thomas Tuchel tentunya, pada lima laga atau pertandingan terakhir yang diikuti PSG, tim ini menang dengan rincian 4 kali menang dan satu kali imbang.

Dengan berbagai lawan pada laga di musim ini, PSG berhasil menempati posisi sebagai finalis Liga Champions dengan membungkam Atlanta, Etienne, Dormunt, Leipzig hingga Lyon. Selain itu, dalam catatan PSG sudah memenangi 12 pertandingan dalam 17 turnamen terakhir di European Cup. Pada  beberapa laga, tim ini berhasil menorehkan gol pada 34 turnamen.

Sementara itu untuk Bayern Munchen sendiri diperkirakan akan menggunakan formasi 4-2-3-1 dibawah pelatihan Hans-Dieter Flick. Pada lima laga terakhir Bayern berhasil memenangkan setiap pertandingannya. Tercatat Bayern sudah menorehkan 23 gol. Dari kesemua pertandingannya, tim ini mendominasi laga dengan kemenangannya.

Pada Liga Champions ini, kedua tim memiliki kekuatan masing-masing yang cukup sulit untuk diperkirakan. Tentunya di laga bergengsi tersebut ada banyak kesempatan bagi kedua tim untuk saling menunjukan kebolehannya. Meski Bayern Munchen sudah mengoleksi 5 trofi Liga ini, masih ada kesempatan untuk PSG menorehkan catatan baru untuk memenangkan laga ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Manchester United Masih Inginkan Matthijs De Light dari Juventus

Setelah mengalami krisis central back, Manchester united masih mencari central back yang mampu menjaga pertahanan the red devil musim depan , karena...

Sejarah Kelam El-Clasico : Rivalitas Panas Di Bumi Spanyol

El-Clasico atau yang juga dikenal sebagai El-Derby Espanyol atau El-Clasic adalah nama umum yang diberikan disetiap pertandingan sepakbola antara FC Barcelona melawan...

Kisah Kelam, Sepenggal Cerita Tragedi Lenteng Agung Bagi Suporter PSIS

Pada tanggal 1 April 1999 menjadi hari sangat kelam untuk suporter PSIS Semarang. kemudian di Ibukota Jakarta. Mahesa Jenar memang sukses melaju...

Arema Belum Kunjung Ada Tambahan Kiper Asing, Pesta Gol Arema Menang Dalam Uji Coba Kedua

Arema kini memang tengah mengalami pengurangan pemain asing. Setelah kehilangan  Oh In-Kyun dan Jonathan Bauman, Arema belum memutuskan untuk tambah pemain asing....