29 C
Indonesia
Friday, September 25, 2020
Home Berita Liga Indonesia Pilih Mana Jacksen Tiago Atau Rahmad Darmawan Pelatih Kenyang Pengalaman dan Prestasi

Pilih Mana Jacksen Tiago Atau Rahmad Darmawan Pelatih Kenyang Pengalaman dan Prestasi

Jacksen Tiago serta Rahmad Darmawan adalah soso pelatih yang banyak akanprestasi. Apalagi keduanya saat ini berada dalam tingkat pelatih top yang ada di Indonesia.

Jacksen Tiago saat ini kembali menunggangi Persipura Jayapura sejak pertengahan musim 2019. Pelatih asal Brasil itu kembali ke Persipura setelah meninggalkan Jayapura pada 2014. Sementara itu, Rahmad Darmawan saat ini menunggangi Madura United, tim bertabur bintang yang dipercayakan kepadanya sejak awal tahun 2020. Kedua pelatih tersebut belum lama ini memang sering berganti klub.

Tetapi, seluruh pecinta sepak bola di Indonesia tentu sepakat kalau kedua pelatih ini, baik Jacksen Tiago ataupun Rahmad Darmawan, merupakan pelatih berkelas dengan segudang pengalaman serta prestasi. Membahas sepak terjang karier keduanya, seseorang pelatih lokal bernama Rahmad Darmawan, serta pelatih asing yang telah menambatkan hatinya di Indonesia, Jacksen Tiago.

Jacksen Tiago yang telah berada di Indonesia sejak tahun 1994, di mana dia masih aktif bermain bersama Petrokimia Putra, memulai karier kepelatihannya bersama Assyabaab Surabaya dan setelah itu ke Persebaya Surabaya. Sukses mengantar Persebaya jadi juara Liga Indonesia 2004, Jacksen setelah itu menunggangi Persita Tangerang, Persiter Ternate, Mitra Kukar, Persitara Jakarta Utara, sampai akhirnya berlabuh di Persipura Jayapura pada 2008.

Jacksen bersama Persipura sampai 2014, di mana beberapa gelar juara diraihnya bersama Mutiara Hitam. Setelah itu, dia memilih untuk berangkat ke Malaysia mengingat sepak bola Indonesia sedang dibekuan oleh FIFA. Kembali ke Indonesia pada 2017, Jacksen Tiago merapat ke Barito Putera dan mendapat kontrak selama 3 tahun. Tetapi, Jacksen memilih mundur pada pertengahan tahun 2019. Dalam status tanpa klub, setelah itu Jacksen medapat panggilan lagi ke Persipura dan jadi pelatih sampai saat ini.

Sementara itu, Rahmad Darmawan mempunyai karier kepelatihan yang lebih panjang dibanding Jacksen. Dia pertama kali menjadi asisten pelatih di Persikota pada 1998 dan setelah itu menjadi pelatih kepala pada 2001. Pelatih yang karab disapa RD itu selanjutnya dipinang Persipura Jayapura pada 2005, di mana RD membawa Mutiara Hitam jadi juara.

Setelah itu, beberapa klub banyak sekali ditanganinya. Persija Jakarta 3 kali ditanganinya, yaitu pada tahun 2006, tahun 2010- 2011, serta tahun 2014- 2015. Sriwijaya FC ditangani RD pada tahun 2007 sampai 2010 dan pada 2017 sampai 2018. Tidak hanya itu terdapat Pelita Jaya, Arema Cronus, Bhayangkara FC, Mitra Kukar, PS Tira, sampai saat ini Madura United. RD pula pernah menunggangi klub Malaysia, T- Team FC, pada 2015 sampai 2017.

Jika melihat kiprah karier kedua pelatih tersebut, secara pengalaman Rahmad Darmawan lebih kaya dibanding Jacksen Tiago. Kala bicara mengenai prestasi tim, Jacksen Tiago mempunyai banyak trofi yang mentereng. Walaupun harus diakui, Rahmad Darmawan juga menjadi langganan juara.

Jacksen telah mencapai gelar juara kala masih aktif bermain di Indonesia. Dia membawa Persebaya jadi juara Divisi Utama Liga Indonesia 1996- 1997, di mana dia pula jadi top scorer dikala itu. Bicara sebagai pelatih, Persebaya pula tim awal yang diberikannya gelar juara. Jacksen Tiago membawa Persebaya menjuarai Divisi Utama Liga Indonesia 2004.

Setelah tanpa trofi di Persita, Persiter, Mitra Kukar, Persitara Jakarta Utara, Mitra Kukar, serta Persitara Jakarta Utara, setelah itu menerima pinangan Persipura Jayapura pada 2008. Bersama tim Mutiara Hitam, Jacksen kembali meraih gelar juara. Jacksen langsung membawa Persipura jadi juara pada tahun pertamanya di Jayapura. Total 3 gelar juara Indonesia Super League diraihnya bersama Persipura, yaitu pada tahun 2008- 2009, 2010- 2011, serta 2012- 2013. Tidak cuma itu, Persipura pula menyabet gelar juara Inter Island Cup pada 2011.

Sementara itu, Rahmad Darmawan juga populer sebagai pelatih sepak bola yang berprestasi. Dia sempat membawa Persikota menjuarai Divisi 2 Liga Indonesia pada 1996 serta jadi juara Divisi Satu Liga Indonesia pada 1997 sebagai pemain.

Hal itu membuatnya langsung memperoleh kepercayaan untuk menjadi asisten pelatih Persikota pada 1998 sampai 2000 serta naik posisi sebagai pelatih kepala pada 2001 sampai 2004. Prestasi pertama RD sebagai pelatih yaitu membawa Persipura Jayapura jadi juara Divisi Utama Liga Indonesia 2005. Menjadi trofi pertama yang diraih Persipura seak berdiri pada 1963.

Setelah bergabung bersama Sriwijaya FC, RD juga membawa Laskar Wong Kito jadi juara Liga Indonesia 2007- 2008, di mana gelar juara itu sukses diduetkan dengan gelar juara Copa Indonesia, gelar juara yang kembali sukses diraih Sriwijaya FC pada 2 tahun berikutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Luis Figo Ungkap Alasannya Khianati Barcelona dan Pilih Real Madrid

Sosok pemain Luis Figo, yang merupakan mantan pemain Barcelona dan Real Madrid, sejak dulu memang mendapatkan kebencian dari para fans Barcelona, dirinya...

Hindari Virus Corona, Cristiano Ronaldo Beli Pulau di Pasifik

Mega bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, dikabarkan membeli pulau pribadi. Ronaldo sengaja membeli pulau tersebut dan momboyong keluarganya untuk menghindari wabah virus corona....

Kemungkinan 9 Pemain Yang Akan Dilepas Liverpool Musim Depan

Sekitar 9 pemain dari squad The Reds memiliki potensi untuk dilepas pada bursa transfer akhir musim mendatang. Pada gelaran musim ini, klub...

Chiellini Komentari isu Transfer Suarez ke Juventus

Hingga sampai saat ini Juventus masih belum juga menemukan striker pengganti Higuain, dan salah satu striker yang disebut-sebut masuk dalam radar Juventus...