29 C
Indonesia
Monday, November 30, 2020
Home Berita Internasional Pesepak Bola Ini Tampil Gemilang Di Timnas Negaranya Ketimbang Klubnya

Pesepak Bola Ini Tampil Gemilang Di Timnas Negaranya Ketimbang Klubnya

Penyelengaraan Piala Eropa 2020 terpaksa ditunda hingga musim panas 2021 karena pandemi virus Corona COVID-19. Penundaan lebih dari satu tahun ini tentu bisa membuat stres, terutama para pemain sepak bolanya.

Organisasi tertinggi sepak bola Eropa, UEFA menunda Piala Eropa 2020 ke tahun depan, yakni tahun 2021, keputusan ini juga dibuat untuk membuka ruang waktu agar musim 2019/2020 dapat selesai.

“Untuk sementara seluruh kompetisi UEFA serta pertandingan di level klub dan tim nasional putra dan putri juga ditunda hingga pemberitahuan berikutnya,” tulis keterangan resmi dari UEFA.

Banyak penggemar sepak bola dapat menempatkan betapa pentingnya permainan klub apabila dibandingkan dengan pertandingan internasional. Tetapi, bagi sebagian penggemar, pertandingan atau kompetisi level internasional juga sangat diperlukan, karena menyangkut keterlibatan negaranya.

Sedangkan, bagi sang pemain pertandingan level internasional juga sangat dibutuhkan untuk menunjang karier pemain tersebut. Bahkan, bisa menambah catatan rekor dan prestasinya.
Namun, ada beberapa pemain yang tampil jauh lebih baik di kancah internasional ketimbang saat bertanding membela klubnya. Berikut ini sederet pemain yang berhasil tampil gemilang bersama Timnas negaranya.

Miroslav Klose
Striker asal Jerman, Miroslav Klose, jika dinilai berdasarkan torehan bersama klubnya memang kurang memuaskan para penikmat sepak bola. Ia mengakhiri kariernya setelah musim 2015-2016 dengan memperoleh total 231 gol dalam 599 pertandingan. Bahkan rata-rata gol di setiap pertandingan lainnya dengan musim terbaiknya adalah pada tahun 2005-2006.

Itu merupakan di mana sebuah musim yang membuatnya bisa mencetak sebanyak 25 gol dalam 26 pertandingan untuk klub Bundesliga Werder Bremen.

Di luar pertandingannya bersama Bundesliga Werder Bremen, Klose rata-rata mencetak 11 gol. Dan di musim 2010-2011 ia hanya mencetak satu gol liga dalam 20 pertandingan bersama Bayern Munchen.

Namun, alih-alih dikenang oleh penggemar Jerman sebagai striker biasa, pemain kelahiran Polandia ini malah diakui sebagai legenda sejati. Itu karena eksploitasi luar biasa di tingkat internasional, Klose berhasil masuk ke tim senior Jerman pada Maret 2001 setelah dirinya menolak kesempatan untuk bermain di Polandia, dengan cepat ia mulai menunjukkan kemampuannya mencetak gol, termasuk 2 gol melawan Yunani di kualifikasi Piala Dunia tahun 2002.

Dari sanalah, legenda Klose di tingkat internasional semakin sering diperbincangkan, ia berhasil mencetak 5 gol Piala Dunia lainnya untuk mengambil Sepatu Emas kedua pada tahun 2006, 4 gol dicetaknya di Piala Dunia 2010, dan kemudian berhasil mencetak 2 gol lagi di turnamen tahun 2014.

Klose tetap menjadi pencetak gol terbanyak di Jerman sepanjang masa, dengan 71 gol dalam 137 pertandingannya. Dapat dipastikan bahwa Miroslav Klose menjadi yang teratas dalam urusan gol untuk timnas Jerman, klose telah mencetak 71 gol bagi tim Panser, gol pertamanya terjadi pada 24 Maret 2001 dan gol terakhirnya pada 8 Juli 2014.

Eduardo Vargas
Bisa menjadi pencetak gol terbanyak di pertandingan internasional membuat beberapa pemain sepak bola memiliki kebanggaan tersendiri. Seperti yang dirasakan oleh pemain internasional Chile Eduardo Vargas.

Eduardo Vargas berhasil dua kali menjadi yang terbaik dengan mencetak 4 gol di Copa America tahun 2015 untuk membantu timnya memenangkan pertandingan. Kemudian mencetak 6 gol di Copa America Centenario 2016, turnamen lain yang dimenangkan oleh La Roja.

Striker yang mengawali debutnya di Chile pada tahun 2009 ini juga berhasil mencetak gol di Piala Dunia tahun 2014 saat timnya melawan Spanyol. Sebelumnya, di tahun 2013 ia pernah memecahkan rekor dengan mencetak gol dalam pertandingan secara berturut-turut, yang sebelumnya rekor ini dipegang oleh sang legendaris Marcelo Salas dengan mencetak 9 gol dalam 6 pertandingan langsung.

Dengan keberhasilannya mencetak sebanyak 38 gol dalam 91 pertandingan, ia bisa dikatakan sebagai salah satu striker internasional paling konsisten di tahun 2010-an.

Angelos Charisteas
Angelos Charisteas sebagai pemain depan Yunani, pernah pindah dari Werder Bremenke ke liga-liga besar Eropa pada tahun 2002-2003. Selama satu dekade itu ia membuat 8 gerakan melintasi benua, bermain untuk tim-tim di Bundesliga, Eredivisie dan Ligue 1 sebelum akhirnya kembali lagi ke Yunani ketika menjelang akhir dari kariernya.

Sepanjang periode tersebut, rekor gol Charisteas terbilang sangat buruk, terutama untuk seorang striker, ia tidak pernah mencapai angka ganda dalam satu musim. Meskipun memenangkan gelar Bundesliga pada 2003-2004, tetap saja ia sulit untuk melabeli kariernya di level klub.

Berbeda dengan karier internasionalnya. Ia berhasil mengemas 25 gol dalam 88 pertandingan, Charisteas tetap menjadi pencetak gol tertinggi kedua dalam sejarah tim nasional Yunani kala itu. Luar biasanya 20 gol tersebut datang dalam pertandingan yang sangat sengit.

Charisteas memang tidak pernah mencetak gol di Piala Dunia, di turnamen tahun 2010 Yunani bahkan tersingkir di saat babak penyisihan grup. Namun, Kejuaraannya di Liga Eropa adalah cerita yang sama sekali berbeda.

Charisteas berhasil mencetak 3 gol di Euro tahun 2004, termasuk saat timnya melawan Prancis di perempat final dan saat melawan Portugal di final. Hal inilah yang akan membuat namanya dikenang untuk selamanya di Yunani, meskipun catatan klubnya yang bisa dibilang buruk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Jalani Masa Isolasi Corona, La Pugba Mencukur Habis Brewoknya

Pendemic akibat virus corona mengakibatkan banyak liga olahraga di dunia diberhentikan, tak lain halnya dengan LA Liga Spanyol. Hal ini mengharuskan pemain...

Prediksi Bola Aston Villa vs Chelsea 21 Juni 2020

Tuntor.com - Chelsea akan bermain sebagai tamu melawan Aston Villa di Villa Park untuk melanjutkan pertandingan ke-30 Liga Primer Inggris 2019/20. Pada...

Inter Milan Yang Kelaparan Akan Terus Melaju

Salah satu tiket semifinal Liga Europa kini berhasil didapatkan oleh Inter Milan. Mereka berhasil menyingkirkan Bayern Laverkusen pada babak perempat final. Saat...

Atletico Madrid Akui Keunggulan RB Leipzig

Usai menerima kekalahan atas RB Leipzig, Atletico Madrid mengakui bahwa RB Leipzig memang menunjukkan penampilan luar biasa, hal itu sampai membuat mereka...