29 C
Indonesia
Tuesday, September 29, 2020
Home Highlight Pertandingan Persebaya Surabaya Berharap Liga Kembali, Manajemen Belum Putuskan Lakukan Tes Pada Pemain

Persebaya Surabaya Berharap Liga Kembali, Manajemen Belum Putuskan Lakukan Tes Pada Pemain

Akibat adanya virus corona yang mewabah dan sudah masuk ke Negara Indonesia, banyak masyarakat yang risau dan resah akan tertular. Dengan adanya kebijakan pemerintah, bahwa masyrakat dihimbau harus berdiam diri di rumah diharapkan dapat mengurangi risiko penularan. Hal ini juga dirasakan langsung oleh pemain lapangan Persebaya Surabaya, Rendi Irwan.

Rendi mengungkapkan bahwa dirinya mengharapkan sebagai pemain Liga 1bisa di gelar kembali, mengingat bahwa Liga 1 ini di tunda hingga batas waktu yang belum bisa dipastikan. Rendi juga tidak keberatan walau gajinya dibayar sebanyak 25% dulu, karena ia memaklumi kondisi yang tengah terjadi dan tidak memungkinkan untuk menyelenggarakan pertandingan.

Hal tersebut mungkin bukan harapan dari Rendi saja, pemain yang lain pastinya megharapkan bahwa Liga 1 dapat segera diselenggarakan. Mengingat bahwa kebanyakan pemain tersmasuk Rendi menggantungkan penghasilannya melalui ini, serta memang sudah menjadi profesinya. Apalagi Rendidiketahui sudah mempunyai tiga orang anak yang harus dinafkahi. “Banyak yang bergantung nasib pada kompetisi itu, termasuk para pemain sepak bolanya,” tungkasnya.

Semua keputusan mengenai penyelenggaraan Liga ada di tangan operator dan panitia lainnya. Rendi yang hanya sebagai pemain hanya bisa menunggu sampai ada pengumuman resmi selanjutnya. “Apapun keputusannya kami hargai. Kami harus taat dan menikuti instruksi supaya tidak ada penyebaran  virus Corona sebagaimana di Italia,” jelasnya. Kabarnya beberapa pemain juga ikut menerima gaji sebanyak 25 persen, ini yang merupakan hasil diskusi dari 10 klub yang ikut di Liga 1. Diantara yang ikut menerimanya yaitu Persija Jakarta, Persita Tangerang, Persib Bandung, Persiraja Banda Aceh, Arema FC dan PSIS Semarang.

Mengingat adanya penyebaran dan penularan virus corona yang semakin hari semakin meluas penyebarannya, manajemen dari klub Persebaya Surabaya masih belum memutuskan untuk melakukan pemeriksaan tes virus corona kepada pemainnya dan juga pelatih. Keparahannya tergambar dengan semakin bertambahnya pasien yang positif COVID-19 setiap harinya. Bahkan pemerintahan pusat, Presiden Joko Widodo mengambil langkah tegas dengan melakukan tes cepat atau rapid test virus corona pada beberapa orang, untuk mendeteksi sejak dini virus ini.

Beberapa klub sepak bola di Indonesia, sudah terlebih dahulu mengambil keputusan untuk melakukan tes virus ini dengan tujuan melindungi dan menjaga para pemainnya. Akan tetapi, untuk Persebaya Surabaya sendiri masih belum ada tanggapan dari pihak manajemen. Sebenarnya dari pemain dan juga pelatih sudah meminta untuk diadakan tes bagi mereka, karena dianggap sangat penting supayatahu kondisi para pemain dan staf yang lain.

“Ada sejumlah hal yang menjadi pertimbangan. Seperti, kami akan sulit daalam menemukan rumah sakit yang mau melakukan tes virus corona. Karena memang diprioritaskan pasien yang lain dulu,” hal ini diungkapkan oleh pihak manajemen Persebaya. Selain itu yang menjadi pertimbangan adalah memang tidak ada jaminan bahwa dengan melakukan tes cepat virus corona akan menghindarkan para pemain dan staf dari penularan virus corona.

Hal yang masih bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan virus dan juga untuk menjaga kondisi para pemain, yaitu dengan melakukan isolasi diri saja di tempat masing-masing. Menurut pihak manajemen Persebaya jika ada hasil tes yang negative, tapi nantinya orang tersebut tidak menjaga diri tetap saja menjadi hal yang membahayakan. Akan tetapi, sebenarnya tes ini menjadi hal yang cukup penting juga untuk melihat kesehatan para pemain. Apalagi kini Surabaya menjadi area zona merah virus corona.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Nasib Garuda Select dan Vamos Indonesia di Eropa

Pemain muda berbakat dari seluruh pelosok Indonesia sedang berjuang menimbah ilmu di mancanegara. Dua program yang menaungi aktivitas menimbah ilmu tersebut adalah...

Sebab Covid-19, Enam Pemain Premier League Terpaksa Tanpa Laga Farewell

Pandemi dari virus corona menjadikan nasib pertandingan musim 2019/2020 tidak menentu. Jika kompetisi diberhentikan seluruhnya, maka pemain misalnya Willian, Jan Verthongen...

Arsenal Memang Pantas Berlaga di Liga Champions

Meskipun dengan situasi yang kurang menguntungkan, namun pada akhirnya Arsenal berhasil membuktikan diri bahwa mereka adalah klub yang mampu menaklukan sang juara...

Tak Diperhatikan Manchester United, Pemain Ini Justru Menjadi Milyuner

Apabila pemain ini tidak diacuhkan oleh Manchester United, dia mungkin bisa saja saat ini masih menjadi pemain sepak bola meskipun tidak tahu...