29 C
Indonesia
Sunday, April 18, 2021
Home Berita Liga Inggris Performa Manchester City Yang Menumbangkan Chelsea Di Stamford Bridge

Performa Manchester City Yang Menumbangkan Chelsea Di Stamford Bridge

Manchester city maju ke laga tanpa 8 personel yang ikut. Saat bertanding pada 8 menit pertama mereka terlihat tidak dapat mengimbangi kekuatan lawan tetapi setelah 15 menit berlangsung akhirnya mereka berhasil mengendalikan lapangan meskipun tanpa pertahanan bola.

Ilkay Gündogan bermain dengan performanya yang terbaik dapat membuat timnya menendang dan menyelesaikan babak dengan apik dan beberapa menit setelah itu diikuti oleh Phil Foden. Akhirnya laga itu digagalkan oleh Kevin De Bruyne sebagai kapten yang berhasil meloloskan gol rebound Raheem Sterling.

Chelsea seharusnya bersyukur karena mereka tidak mengalami kebobolan lebih dari yang mereka prediksi. Hasil dari pertandingan adalah Manchester City naik ke urutan lima dan menyalip liga liverpool.

Aksi dari Phil Foden

Setelah 1 minggu berlalu dengan rumor dan spekulasi seputar Phil Foden dan performanya di lapangan, ia akhirnya menjadi yang terbaik sebagai si pemilik pertandingan. Ia bermain dari sisi kiri depan dan menjadikan posisi ini sebagai miliknya. Saat itu dia membuat lelah Cezar Azpilicueta yang berusaha keras menjadi pengganti dari Reece James yang absen. Dengan seluruh usahanya tersebut akhirnya Foden mencetak sebanyak satu gol. Hal ini adalah sebuah pembuktiannya kepada sang manajer bahwa dia pantas dianggap dan dipertimbangkan sebagai salah satu dari sebelas pemain penting di Premier League.

Karena padatnya jadwal pertandingan tentu saja  membuat setiap pemain tidak dapat mengikuti pertandingan. Namun demikian, Foden perlu ditempatkan dengan Raheem Sterling dan Rodri pada kelompok yang sama sebagai pertimbangan dari prioritas bermain.

Terlepas dari informasi simpang siur yang beredar di media sosial ketika susunan pemain diumumkan, saat Manchester City melangkah maju ke lapangan terlihat jelas bahwa formasi yang dibentuk merupakan pukulan yang jitu bagi lawan.

Keganasan para pemain gelandang diikuti dengan beberapa tendangan dari man of the match merupakan kunci utama untuk mengalahkan tim Chelsea pada babak awal. Ilkay Gündogan ditugaskan mengambil peran box-to-box yang membuatnya menjadi yang terbaik dalam menyusun siasatnya dalam tim Manchester City. Sementara itu Bernardo Silva membuat formasi dengan dan melakukan tendangan sebagai bek kanan saat menggiring bola yang membuatnya melakukan kombinasi serangan efektif bersama dengan Joao Cancelo. Dibarengi oleh Kevin De Bruyne yang bertugas sebagai penyerang dan hal ini ternyata membuat tim tuan rumah kocar-kacir. Hal ini mengingatkan pada pertandingan Carabao di Old Trafford yang berlangsung tahun lalu pada saat dua puluh menit yang membuat interaksi dominan di pertandingan berakhir.

Ilkay Gündogan bermain sebagai blinder dalam pertandingan ini dan berhasil mencetak lagi. Alih-alih menjadi pemain pengganti ketika orang lain membutuhkan istirahat atau ketika Pep Guardiola membutuhkan rotasi dia mendapatkan cukup perhatian dalam perannya dan akhirnya menemukan tempatnya di lapangan hijau yang bisa dia banggakan.

Gelandang Jerman itu pernah mengalami masa-masa yang sulit di Inggris karena pernah mengalami cedera dan terserang penyakit. Saat itu orang-orang mengira bahwa dia akan bergabung dengan Jurgen Klopp. Ini adalah waktu bagi dirinya untuk bersinar dan membuktikan dirinya di rumput hijau.

Pertandingan di gelora Stamford Bridge ini kelihatannya memiliki pengaruh yang besar pada narasi tabel liga.

Guardiola cukup kecewa atas kebobolan yang diterima oleh timnya di penghujung laga walaupun timnya sudah mengerahkan usaha untuk mencetak skor dalam perjalannya ke Stadion Stamford Bridge kali ini. kekalahan yang diterima Chelsea membuatnya berada pada urutan kedelapan di peringkat Premier League dengan koleksi sebanyak 26 angka dari 17 pertandingan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Inilah Stadion Piala Eropa 2021 : Hampden Park

Hampden Park ditunjuk oleh UEFA untuk menjadi salah satu stadion Piala Euro 2021. Stadion yang satu ini merupakan markas untuk Timnas Skotlandia,...

Siapakah Sosok Pengganti Kapten Juventus?

Saat ini banyak orang yang bertanya-tanya soal sosok pemain yang pantas untuk mengemban tugas sebagai kapten Juventus apabila Giorgio Chiellini memutuskan untuk...

Unay Emery Ungkap Kekecewaanya Atas Pemecatan Yang Dilakukan Arsenal

Unai Emery adalah sosok mantan pelatih Arsenal yang dalam karirnya harus menerima nasib dipecat oleh The Gunners. Berkaitan dengan pemecatan tersebut Unay...

Jelang UEFA, FIFA Ingatkan Semua Klub Besar Untuk Patuhi Aturan

Menjelang UEFA 2021, beberapa klub besar mulai diberi peringatan terkait pelanggaran aturan FIFA, khususnya yang berhubungan dengan EU. Beberapa klub besar itu...