29 C
Indonesia
Saturday, December 5, 2020
Home Berita Liga Indonesia Pengalaman Pelatih Fisik Sabah FA Saat Malaysia Menerapkan Lockdown

Pengalaman Pelatih Fisik Sabah FA Saat Malaysia Menerapkan Lockdown

Ada pengalaman unik yang dilalui Sofie Imam Faizal, pelatih fisik Sabah FA di tengah situasi lockdown. Pelatih yang berusia 31 tahun ini berurusan dengan kepolisian diraja Malaysia dikarenakan ketahuan “mencuri waktu” untuk belanja di sebuah toko.

Dengan diterapkannya lockdown per tanggal 18 maret hingga 31 maret, Malaysia melarang warganya untuk pergi keluar rumah bahkan untuk urusan belanja sekalipun. Dendanya tidak tanggung-tanggung, 1.000 ringgit atau kurangan 2 tahun lamanya. Karena itulah, Imam sempat dag-dig-dug ketika diintrogasi oleh kepolisian.

Namun pada akhirnya, Sofie Imam Faizal tidak ditahan maupun didenda dikarenakan ada stiker di mobilnya yang menunjukkan bahwa ia adalah juru latih (pelatih) fisik Sabah FA. Imam memang tidak keluar dari apartemennya karena murni alasan belanja, ia sebenarnya memiliki jadwal ke pusat latihan Sabah FA untuk agenda melatih. Agenda ini dimanfaatkan Imam untuk sekalian belanja dikarenakan persediaan makanan di apartemennya saat itu sudah menipis.

“Ternyata saya kena razia polisi karena keluar. Kejadiannya dua hari lalu. Dan itu menjadi pengalaman menarik dalam hidup saya,” tutur Sofie kepada Jawa Pos (21/3). Pengalaman yang bikin jantung berdegup kencang ini membuat mantan pelatih fisik timnas U-19 ini memutuskan tidak akan mengulangi keluar rumah disaat masa lockdown.

Malaysia menerapkan kebijakan lockdown dikarenakan jumlah persebaran wabah covid-19 semakin tidak terkendali. Per tanggal 22 maret saja, orang dengan positif covid-19 mencapai 1.306 dengan jumlah yang meninggal 10 orang. Jumlah yang positif coronavirus di Malaysia menjadi yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Sehingga masyarakat Malaysia diharapkan mematuhi anjuran pemerintah agar penyebaran penyakit ini dapat dikendalikan bahkan dihentikan.

Aktivitas Sofie di apartemennya kini hanya diisi kegiatan seperti olahraga ringan dipagi hari dibawah terik matahari, memasak, baca-baca dan nonton tv. “Saya bertapa saja di apartemen. Yang penting stok makanan sudah cukup. Jadi, tidak perlu keluar lagi biar tidak kena block polisi,” ujarnya. Alumni Universitas Negeri Malang ini tidak mau lagi keluar rumah walaupun sejak jumat, pulsa telpon genggamnya sudah habis. Padahal alat komunikasi itulah yang membuatnya masih bisa berkomunikasi dengan keluarganya di Indonesia.

Keluarga Sofie pantas khawatir dengan kondisinya di Malaysia yang sedang menerapkan lockdown. Namun, Sofie berkali-kali mencoba meyakinkan keluarganya bahwa kondisinya baik-baik saja. Semua komunikasi Sofie saat ini melalui aplikasi whatsapp. Kebijakan lockdown Malaysia membuat WNI yang ada di Malaysia tidak dapat pulang kampung, termasuk Sofie Imam.

Selain Sofie Imam yang merupakan pelatih fisik Sabah FA, sang pelatih Sabah FA, Kurniawan Dwi Yulianto juga terimbas dampak lockdown yang diberlakukan pemerintah Malaysia. Kurniawan pun harus menyusun jadwal latihan individu yang akan dijalankan para pemain di rumah masing-masing. “Jadi beberapa hari yang lalu pemerintah umumkan lockdown 18-31 maret. Lalu FAM (federasi Malaysia) berikan surat edaran untuk klub di Malaysia untuk meniadakan aktivitas latihan dan uji coba. Jadi kami semua libur, kami bagi individual training untuk para pemain yang dilakukan di rumah masing-masing,” kata Kurniawan.

Bagaimana situasi saat ini di Malaysia,Kurniawan menjelaskan, “Sejauh ini Alhamdulillah masih aman karena yang paling penting adalah mengikuti anjuran pemerintah untuk meredam perkembangan virus corona. Di sini memang semua toko-toko tutup. Kecuali supermarket, lalu restaurant hanya melalui deliveri order saja dan itupun hanya melayani sampai jam 8 malam saja,” tutur coach Kurniawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Apakah Conte Masih Optimis Pada Scudetto?

Inter Milan baru saja menjalani laga dengan hasil yang pahit. Sekali lagi Inter Milan gagal mendapatkan poin penuh dari laga yang mereka...

Diwarnai Perkelahian Lloris dan Son Tottenham Menang Atas Everton Lewat Gol Bunuh Diri

Tottenham Hotspur akhirnya bisa mendapatkan kemenangannya kembali dalam laga lanjutan Liga Inggris. Meskipun demikian, kemenangan ini tidak mereka dapatkan dengan mudah, bahkan...

Liga Inggris : Manchester United diselamatkan oleh Tiang Gawang.

Ole Gunnar Solskjaer manajer dari Manchester United, mengatakan bahwa ia dan timnya merasa beruntung dengan tidak adanya Jose Mourinho pada saat timnya...

Mengenal Pemain yang Bersinar di Madrid Saat Lorenzo Sanz Memimpin

Kabar duka terbaru saat ini datang dari duni sepakbola eropa. Dimana telah diberitakan bahwa mantan presiden Real Madrid yaitu Lorenzo Sanz telah...