29 C
Indonesia
Wednesday, December 2, 2020
Home Berita Liga Indonesia Pemain Timnas Alami Cedere Hingga Pingsan Usai Digembleng Shin Tae Yong

Pemain Timnas Alami Cedere Hingga Pingsan Usai Digembleng Shin Tae Yong

Punggawa Timnas Indonesia U 19 saat ini memang tidak langsung menjalani latihan berat di Kroasia, namun demikian Shin Tae Yong diketahui memberikan gemblengan untuk pemain Timnas dan hasilnya membuat beberapa pemain Timnas mengalami cedera bahkan juga pingsan di lapangan.

Pada hari Minggu 30 Agustus 2020, Timnas Indonesia akhirnya tiba di Kroasia, mereka sebenarnya memang tidak langsung disuruh untuk melakukan latihan besar oleh Shin  Tae Yong, namun diketahui bahwa pada latihan di malam harinya mereka langsung digeber habis-habisan oleh sang pelatih. Untuk latihan pertama merupakan sebuah latihan recoveri, dan intensitas latihan selalu ditingkatkan setiap harisnya oleh Shin Tae Yong.

Melihat jadwal yang telah dijalani oleh punggawa Timnas Indonesia di Kroasia, diketahui bahwa Jack Brown dkk harus melakukan 3 sesi latihan setiap harunya. Saat pagi hari dan sore hari mereka kan melakukan latihan di lapangan, lalu pada malam harinya mereka diwajibkan untuk melakukan kegiatan gym.

Mochammad Iriawan selaku Ketua Umum PSSI mengakui bahwa latihan yang dilakoni oleh Timnas U 19 di Kroasia terbilang cukup keras.

“Latihan yang dilaksanakan di Kroasia berjalan cukup keras hal ini bahkan sampai menyebabkan ada pemain yang mengalami cedera dan pingsan, karena fisik mereka tengah digenjot. Karena itu saya mengharapkan agar para penggemar dan masyarakat nantinya bisa sabar terlebih dulu apabila nanti hasil uji coba yang kami lakukan ternyata tidak meraih kemenangan” beber Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum PSSI, dalam rilis PSSI.

 Sebagaimana yang diketahui bahwa sejak awal Shin Tae Yong memang sangat menyoroti fisik para pemain Indonesia, menurut sang pelatih, fisik pemain Indonesia sangat kurang sehingga membutuhkan banyak peningkatan. Karena itu ia selalu fokus pada perkembangan peningkatan fisik dari para pemain Timnas Indonesia.

Latihan fisik yang dilakoni oleh para pemain Timnas U 19 di Kroasia ini sebenarnya bukanlah kali pertama mereka rasakan. Pasalnya, di awal tahu 2020 ini, mereka juga telah merasakan latihan fisik yang sama kala dialukannya pemusatan latihan di Thailand, pada tahan seleksi. Dan kini setelah akhirnya  mereka bisa kembali melakukan latihan, ternyata porsi utama pelatih asal Korea Selatan tersebut tetaplah latihan fisik.

Menyadari kondisi yang ada saat ini, Shin Tae Yong angkat bicara dan menegaskan bahwa pada Internasional U-19 Friendly Tournament ini nantinya timnya tidak akan begitu mementingkan kemenangan. Yang mana diajang tersebut Timnas akan bertanding beberapa kali, pertama-tama mereka akan berhadapan dengan Bulgaria pada Sabtu 5 September 2020, dan berhadapan dengan Kroasia pada Selasa 8 Agustus 2020, serta melawan Ara Saudi pada Jumat 11 September 2020.

“Saat ini tim masih harus berproses, mengasah fisik dan juga intensitas tinggi harus mereka lakukan. Jadi kamu tidak akan mengincar kemenangan dalam laga uji coba yang kana kami lakukan nanti. Kami ingin bisa melihat sejauh manakan perkembangan para pemain” tegas Shin Tae Yong.

Kerasnya latihan yang diberikan oleh Shin Tae Yong pada punggawa Timnas sebelumnya menjadi kontroversi dari berbagai pihak. Ada yang mengatakan bahwa cara didik Shin Tae Yong terlalu keras layaknya dunia kemiliteran. Namun ada pula yang mendukung sepenuhnya cara latih Shin Tae Yong, pasalnya mau tidak mau jika ingin bisa mencapai hasil yang lebih baik Timnas memang harus berbenah, salah satunya mungkin memperbaiki cara latihan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Quique Setien Tidak Memiliki Saingan di Barcelona

Quique Setien belum memiliki saingan pada posisinya sebagai seorang pelatih Barcelona sesudah rencana klub mendatangkan Ronald Koeman yang terbatasi pandemi corona virus...

Virus Corona Pengaruhi Keuangan Persita, Karena Liga 1 2020 Ditangguhkan

Penyebaran virus corona yang kian meresahkan masyarakat Indonesia membuat PSSI kemudian mengambil kebijakan untuk menangguhkan seluruh liga yang ada di Indonesia. Baik...

Sejarah Kelam El-Clasico : Rivalitas Panas Di Bumi Spanyol

El-Clasico atau yang juga dikenal sebagai El-Derby Espanyol atau El-Clasic adalah nama umum yang diberikan disetiap pertandingan sepakbola antara FC Barcelona melawan...

Asal Usul Julukan “Lord” Dalam Sepakbola

Media jurnalis di Italia dikenal cukup kejam, mereka tidak segan-segan menggambarkan penampilan terburuk para pesepakbola bahkan hingga mewawancarai nya, yang paling nyata...