29 C
Indonesia
Thursday, September 24, 2020
Home Berita Internasional Pemain Sepak Bola Yang Mengukir Prestasi Terbaik

Pemain Sepak Bola Yang Mengukir Prestasi Terbaik

Cristiano Ronaldo adalah satu di antara pesepak bola pada abad ke- 21 yang mempunyai segudang prestasi. Pemain berjuluk CR7 itu tidakhanya menorehkan tinta emas di tingkat klub, tetapi juga bersama Timnas Portugal. Megabintang Juventus itu adalah sosok berarti di lini serang Portugal sejak 2003. Selama ini, ia sukses mendulang 99 gol dari 164 pertandingan bersama A Selecao.

Jumlah tersebut membuat Cristiano Ronaldo menyandang status top skorer sepanjang masa Timnas Portugal. CR7 hanya tertinggal 11 gol dari bomber legendaris Iran, Ali Daei, yang berstatus pencetak paling banyak sepanjang masa di tingkat timnas. Berkat sumbangan Ronaldo tersebut, Timnas Portugal sukses merengkuh 2 trofi bergengsi, ialah Piala Eropa 2016 serta juga UEFA Nations League 2018- 2019.

Sayangnya, Cristiano Ronaldo belum sempat membawa negaranya menjuarai Piala Dunia. Dari 4 kali keikutsertaan di turnamen antarnegara di dunia itu, prestasi terbaik Ronaldo bersama Portugal adalah peringkat keempat pada 2006. Tidak hanya Cristiano Ronaldo, pesepak bola top yang lain juga menorehkan prestasi gemilang bersama timnas negeranya masing masing.
Berikut ini adalah pesepak bola yang mengukir prestasi, sekalian mencatatkan 100 caps bersama timnas pada abad ke- 21.


1. Suarez
Bomber Barcelona itu adalah satu di antara sosok penting di lini serang Timnas Uruguay. Suarez sudah menorehkan 113 caps serta 59 gol bersama Uruguay. Ia juga ikut membantu La Celeste merengkuh trofi Copa America 2011 serta finis di peringkat keempat Piala Dunia 2010.

2. Gianluigi Buffon
Posisi kiper Timnas Italia pada abad ke- 21 memang tidak dapat dipisahkan dari sosok Gianluigi Buffon. Selama ini, Buffon yang sudah berumur 42 tahun mencatatkan 176 caps serta membanttu Gli Azzurri menjuarai Piala Dunia 2006.

3. Bastian Schweinsteiger
Laki- laki berumur 35 tahun ini sempat jadi sosok penting di lini tengah Timnas Jerman. Memperkuat Jerman dari 2004 hingga 2016, Bastian Schweinsteiger sukses mencetak 24 gol dari 121 caps. Ia juga berkontribusi membantu Die Mannschaft keluar sebgai kampiun Piala Dunia 2014.

4. Fabio Cannavaro
Laki- laki yang saat ini berprofesi seagai pelatih Guangzhou Evergrande tersebut merupakan pilar berarti Timnas Italia di jantung

pertahanan. Penampilan yang solid dari Cannavaro di lini belakang, membawa Italia jadi juara Piala Dunia 2006. Memutuskan pensiun selepas Piala Dunia 2010, Fabio Cannavaro sukses menorehkan 136 caps serta mengoleksi 2 gol bersama Italia.

5. Philipp Lahm
Keberadaan eks pemain Bayern Munchen itu di Timnas Jerman susah tergantikan. Tidak hanya dapat tampil sebagai gelandang serta juga bek, Philipp Lahm ialah kapten yang memimpin rekan setimnya di lapangan dengan sangat baik. Membela Jerman dari 2004 hingga 2014, Lahm mengukir 113 caps serta mengoleksi 5 gol, dan membawa negaranya juara Piala Dunia 2014.

6. Sergio Ramos
Walaupun sudah berumur 33 tahun, Sergio Ramos masih belum hendak pensiun dari Timnas Spanyol. Mulai menemukan panggilan membela La Roja semenjak 2005, Ramos sanggup mencatatkan 170 caps serta mencetak 21 gol. Ia juga sudah mengukir tinta emas dengan bawa Spanyol menjuarai Piala Eropa 2008 serta 2012, dan Piala Dunia 2010.

7. Casillas
Mantan kiper Real Madrid itu merupakan pemain penting di bawah mistar gawang Timnas Spanyol. Selamag 16 tahun memperkuat La Roja, yakni dari 2000 hingga 2016, Casillas mengukir 167 caps serta berkontribusi mempersembahkan trofi Piala Eropa 2008 serta 2012, dan Piala Dunia 2010

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Gianluigi Donnarumma Siap Berkomitmen Terhadap AC Milan

Kabar transfer pemain muda saat ini banyak diminati banyak orang. Termasuk disini bila menyangkut nama seorang Gianluigi Donnarumm. Kita sudah tahu kalau...

Berikut 5 Pertengkaran para pesepak bola, Zlatan Ibrahimovic vs Oguchi Onyewu, Kok Bisa

Dalam permainan sepak bola kerjasama team adalah kunci utama dalam meraih kemenangan sebuah team. Kehebatan bukanlah segalanya, jika dalam permainan sepak bola...

David De Gea Butuh Kritikan, Bukan Pembelaan

David De Gea melakukan 2 blunder dalam penampilan perdananya di Piala FA musim ini. Dan karena dua blunder tersebut Manchester United pada...

Kontroversi Konyol Keluarga Bonucci

Anda mungkin berpikir bahwa di zaman Covid ini, dengan semua orang atau hampir semua orang dikurung di rumah, pemain terkenal dapat bersyukur...