29 C
Indonesia
Sunday, September 27, 2020
Home Berita Liga Indonesia Pemain Persebaya Mengerjakan Latihan Individu Ditengah Libur Liga 1

Pemain Persebaya Mengerjakan Latihan Individu Ditengah Libur Liga 1

Bahayanya wabah virus corona kini menjadi musuh bagi setiap orang dibelahan dunia. Sehingga Negara Indonesia sendiri menghimbau agar seluruh masyarakat tidak mengadakan kegiatan yang bersifat kelompok. Dengan alasan ini klub sepak bola asal Surabaya, Persebaya.

Tim pelatih Persebaya meliburkan seluruh anggotanya selama satu minggu lamanya. Meskipun dalam keadaan libur, pelatih tetap memberikan tugas bagi para pemainnya yaitu untuk melakukan kegiatan mandiri atau pelatihan individu. Pelatih persebaya, Gaselly Jun memberi tugas pada setiap pemain klub untuk berlatih selama 1 hingga 2 jam minimal, hal tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi fisik masing-masing pemain.

Pelatihan yang harus dilakukan oleh setiap individu pemain Persebaya, dilakukan dengan rutin dan tidak berlebihan atau kekurangan. Contoh kegiatan yang dapat dilakukan yaitu treadmill, atau penguatan bek dengan body weight atau juga dengan elastic bands.

Latihan yang dilakukan oleh para pemain beragam, serta dapat dilakukan di area tempat tinggalnya. Dapat di pusat kebugaran atau di lapangan sekitar rumah masing-masing. Beberapa pemain telah melakukan pelatihan individu selama kompetisi libur seperti pemain M Hidayat, Makan Konate, Irfan Jaya dan lainnya.

Bagi Makan Konate pelatihan individu tidak cukup dengan melatih secara fisik saja, akan tetapi juga harus memerhatikan makanan yang dikonsumsi. Oleh karena itu, Makan Konate selalu makan makanan yang dibuat sendiri untuk menjaga kesehatan sendiri.

Sementara libur yang dilakukan oleh para pemain, klub Persebaya ini dijadwalkan akan mulai berlatih lagi pada 30 bulan Maret 2020. Namun tetap saja tim pelatih ataupun pemain harus tetap menunggu keputusan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan juga dari PSSI.

Diluar dari kabar liburnya klub Persebaya, salah satu pemainnya yaitu Abu Rizal Maulana saat ini memiliki status baru menjadi ayah ketika masa libur Liga 1 2020. Rodeg merupakan panggilan akrab dari pria ini, ia diberi anak pertama seorang putri yang di namainya Jinan Tsabita Nuhan.

Jinan ini merupakan seorang putri dari Rodeg bersama istrinya Lailatus Sulalah. Mereka berdua menikah pada bulan Juli tanggal 13 tahun 2019 yang lalu. Pemain yang kini berusia 26 tahun ini menjadi suami yang tanggap dan bertanggung jawab. Ia menemani istrinya menjalani semua proses kelahiran putrinya.

Pada awalnya Rodeg diberitahukan bahwa putrinya akan lahir tanggal 20 maret, akan tetapi ternyata maju menjadi tanggal 8 maret kemarin, dan beruntungya semua proses persalinannya lancer dan selamat serta sehat. Dengan hadirnya angggota keluarga baru, ikut menambah dan menghidupkan suasana di rumah Rodeg. Banyak aktivitas baru yang dapat dilakukan saat menasuh sang putri, mulai dari menimang hingga menidurkannya.

Banyak aktivitas yang dapat dilakukan saat libur tiba oleh semua anggota tim klub Persebaya. Libur ini juga harus dimanfaatkan untuk berdiam diri di rumah saja bersama keluarga, selain itu dapat membantu dunia khususnya Indonesia untuk memutuskan mata rantai penyebaran wabah virus corona.

Dengan semakin meruaknya penularan virus corona ini, presiden Joko Widodo sendiri sudah melakukan rapid test virus corona. Test ini berguna untuk mendeteksi sejak dini virus corona yang mungkin sudah menjangkit sesorang. Bebrapa klub sepak bola juga melakukan hal yang sama yaitu memeriksakan diri dengan melakukan rapid test corona untuk memastikan bahwa para pemain dalam keadaan fit.

Berbeda dari yang lainnya klub Persebaya Surabaya, belum melakukan pemeriksaan test cepat deteksi virus corona. Sebenarnya permintaan dari pelatih sudah diajukan kepada manajemen Persebaya untuk mengontrol kondisi kesehatan para pemain dan juga seluruh staf, namun sayangnya hal tersebut belum bisa terwujud. Hal tersebut dikarenakan ada beberapa hal yang masih dipertimbangkan, seperti belum mengetahui rumah sakit mana yang memiliki fasilitas untuk melakukan rapid test.

Hal lain juga menjadi pertimbangan, menurut manajer Persebaya lebih baik mengutamakan pasien dan orang-orang yang dalam pengawasan virus corona, jadi lebih baik untuk memprioritaskannya. Serta menurut Candra Wahyudi manajer Persebaya, tes tersebut juga sebenarnya tidak menjamin para pemain dan juga staf terbebas dari wabah virus corona, jadi lebih bagus jika melakukan instruksi presiden untuk melakukan self isolation terlebih dahulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Dortmund Dipecundangi Tim Papan Bawah 0-2 di Kadang Sendiri

Dalam laga lanjutan Liga Jerman Boruusia Dortmund diharuskan menghadapi Mainz. Siapa sangka dalam pertandingan tersebut ternyata ada kejutan tak terduga, yang mana...

FA Ijinkan Para Pemain Tunjukan Solidaritas Untuk George Floyd

FA menegaskan bahwa pihaknya mendukung secara penuh aksi para pemain yang ingin menunjukkan rasa solidaritasnya untuk George Floyd, hal tersebut dikarenakan FA...

Red Gank PSM Makassar dan Laskar Ayam Jantan Lakukan Kegiatan Sosial Pasca Ststus Force Majer untuk Kompetisi Sepak Bola Shopee Liga 1 Musim...

Himbauan pemerintah untuk meniadakan interaksi bersama orang banyak dan untuk melakukan segala bentuk kegiatan didalam rumah bagi masyarakat indonesia rupanya telah membuat...

Pulih Dari Cidera, Paul Pogba ingin Jadikan Bruno Fernandes Duet Mautnya di United

Setelah mendatangkan pemain yang menjadi incaran sejak lama , Manchester uniter akhinya mendapatkan pemain yang diinginkan, yaitu Bruno Fernandes yang di transfer...