29 C
Indonesia
Thursday, March 4, 2021
Home Berita Liga Indonesia Pemain Eropa Yang Gagal Berkarir Di Persija

Pemain Eropa Yang Gagal Berkarir Di Persija

Pemain Eropa Yang Gagal Berkarir Di Persija – Tidak hanya Marco Motta saja, Persija Jakarta sesungguhnya telah sering mendatangkan pemain jebolan dari team Eropa, akan tetapi, Motta selalu tampil apik pada masanya, akan tetapi terdapat 5 nama yang disebut-sebut kandas total walaupun sempat bermain di Eropa.


Berstatus team ibukota jakarta, Persija mempunyai sejarah panjang dalam merekrut pemain kelas dunia, motta jadi salah satu dari sekian nama beken yang berseragam Macan Kemayoran, Ia disebut-sebut jadi salah satu pembelian tersukses Persija masa ini dengan penampilannya yang mengesankan.

Namun dibalik itu semua, di masa- masa sebelumnya Persija sempat dikecewakan oleh sebagian pemain jebolan Eropa yang tampaknya tidak mampu penuhi ekspektasi dari team, siapa saja pemain-pemain tersebut? Berikut ini kelima pemain Jebolan Liga Eropa yang Kandas Total di Persija Jakarta.

Samuel Tayo
Masih ingat dengan Samuel Tayo? Ia berkarier bersama Persija Jakarta pada masa 2007- 2008. Saat sebelum tiba ke bunda kota, ia sempat bermain buat klub Inggris, Leyton Orient, Dover Athletic, sampai tim besar Swedia, AIK FC. Akan namun, tampaknya bersama Persija Samuel Tayo tidak dapat berbuat banyak, Dalam 13 penampilan di Persija, pemain asal Nigeria itu cuma sanggup mencatatkan satu cetakan gol saja.

Zelimir Terkes
Saat sebelum berkarier di Indonesia, Zelimir Terkes memiliki CV yang cukup bagus. Ia sempat menguatkan Zagreb, sampai mengkilap bersama klub Kroasia, Zadar dengan 39 gols dalam 110 laga
Begitu ia datang di Asia Tenggara, Terkes menguatkan team Perak FA. Tetapi juga kandas dengan tanpa mencetak satu gol pun dalam tiap penampilanya bersama team. Semusim berselang alias 2014, Persija malah meminangnya. Namun ia hanya bermain sebanyak 2 laga tanpa sekalipun mencetak gol kegawang lawan.

Ivan Bosnjak
Tiba dengan iming- iming pemain Piala Dunia 2006 dari Kroasia, Ivan Bosnjak tampaknya tidak sesuai degan ekspektasi. Bersama Macan Kemayoran, Bosnjak cuma sanggup mengemas 4 gols saja dalam 14 penampilan yang di jalani pada tahun 2014 silam.

Sementara itu, saat sebelum tiba ke Indonesia Bosnjak sempat menguatkan klub- klub top Eropa. Mulai dari Hajduk Split, Dinamo Zagreb, Genk, sampai Rijeka.penampilannya sangat apik di Zagreb dan ia mampu mengemas sebanyak 33 gol ke dalam gawang lawan dalam 62 laga.

Joan Tomas
Joan Tomas tiba ke Persija pada pertengahan tahun 2019 kemarin. Ia diharapkan dapat menularkan keberhasilanya dikala Macan Kemayoran perlu dewa penolong supaya lolos degradasi.
Namun sayang sekali , Joan cuma sanggup mencetak satu gol saja dalam 13 laga yang dijalani. Di dasar kepelatihan Edson Tavares, ia jua acap kali digantikan pemain lain sementara itu, ia memiliki CV yang baik dengan sempat menguatkan Espanyol, Villarreal, sampai Celta Vigo. Akan tetapi ia dapat dikira jadi salah satu rekrutan kandas team Persija.

Arthur Irawan
Terdapat ekspekstasi besar kala Persija memutuskan buat mendatangkan Artur Irawan pada tahun 2017 yang lalu, Macan Kemayoran sendiri jadi klub Indonesia yang memiliki pemain yang saat ini menguatkan PSS Sleman itu. Saat sebelum Arthur datang di Persija, Arthur sempat menguatkan team erops yaitu team Espanyol B, Malaga B, sampai main di team Belgia, Waasland- Bevereen, akan tetapi, di Persija ia tercatat cuma sekali bermain di ajang resmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Hindari Virus Corona, Cristiano Ronaldo Beli Pulau di Pasifik

Mega bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, dikabarkan membeli pulau pribadi. Ronaldo sengaja membeli pulau tersebut dan momboyong keluarganya untuk menghindari wabah virus corona....

Marko Simic Sumbang Uang Untuk Mengatasi Corona

Pandemi corona saat ini sedang menimpa berbagai maam negara di dunia termasuk disini tentu Indonesia. Hal ini yang kemudian mulai membuat banyak...

Kisah Kelam, Sepenggal Cerita Tragedi Lenteng Agung Bagi Suporter PSIS

Pada tanggal 1 April 1999 menjadi hari sangat kelam untuk suporter PSIS Semarang. kemudian di Ibukota Jakarta. Mahesa Jenar memang sukses melaju...

Jelang Piala Dunia U 20, PSSI Lakukan Persiapan Penuh

Tahun 2021 Indonesia akan menyelenggarakan sebuah event besar kelas dunia yang tentunya akan menjadi event yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat indonesia khususnya...