29 C
Indonesia
Thursday, August 5, 2021
Home Berita Liga Indonesia Pemain Asing Paling Berpengaruh Di PSM Makassar

Pemain Asing Paling Berpengaruh Di PSM Makassar

Semenjak penyatuan Perserikatan serta Galatama menjadi Liga Indonesia pada 1994, PSM Makassar termasuk royal dalam mengeluarkan anggaran besar untuk belanja pemain asing. Musim 1995- 1996 jadi indikator awal Juku Eja tidak lagi mengandalkan tim murni pemain lokal setelah gagal total pada musim perdana. Kala itu, manajemen PSM Makassar yang berada di bawah kendali Nurdin Halid mendatangkan trio Brasil, Jacksen Tiago, Marcio Novo serta Luciano Leandro. 2 nama terakhir baru pertama kali berkiprah di kompetisi Indonesia. Sedangkan Jacksen membawa Petrokimia Putra menembus final Liga Indonesia saat sebelum dikalahkan Persib Bandung.

Bersama trio Brasil, PSM hampir menggenggam trofi juara. Juku Eja tampil perkasa sejak penyisihan grub hingga final. Sayang, penampilan mereka terkesan antiklimaks pada partai puncak melawan Mastrans Bandung Raya( MBR) di Stadion Gelora Bung Karno. PSM takluk ditangan MBR dengan skor 0- 2.

Raihan ini melecut PSM untuk bersaing di papan atas dengan merekrut pemain asing. Pencapaian paling tinggi PSM pada masa Liga Indonesia terbentuk kala Carlos de Mello serta Joseph Lewono jadi pilar Juku Eja meraih trofi juara pada masa 1999- 2000. Walaupun lekat dengan pemain asing asal Amerika Latin dalam pencapaian sukses, PSM juga tercatat sempat mengenakan jasa pemain dari daratan lain. Sejak 1995 hingga masa Liga 1 2020, total pemain asing yang direkrut PSM ada 60 orang.

Rinciannya adalah dari Asia 14 pemain, Eropa( 15), Afrika( 14) serta Amerika( 17). Di antara mereka terdapat 2 pemain yang saat ini menyandang status naturalisasi, ialah Ilija Spasojevic( Montenegro) serta Cristian Gonzales( Uruguay).

PSM Makassar merupakan klub awal Luciano di kompetisi Indonesia. Walaupun hanya sanggup bawa PSM meraih peringkat 2 pada Liga Indonesia 1995/ 1996, nama Luciano selalu menempel kental di golongan suporter serta pecinta PSM. Kelebihan utama Luciano adalah mobilisasi serta militansinya di lapangan. Walaupun selalu tampil dengan skill di atas rata- rata seperti pemain asal Brasil lainnya, Luciano selalu menyatu dengan kepribadian PSM yang mengandalkan permainan keras dan cepat.

Umpan terukur serta gocekan bola yahud membuat Luciano jadi figur berarti pada strategi pelatih PSM kala itu, Meter Basri. Sebagai pelatih yang juga sempat menjadi pemain pilar PSM serta Timnas Indonesia pada masa 1960- an, Basri tahu betul cara memaksimalkan keahlian Luciano Sebagaipengatur serangan, Luciano ditopang Ansar Razak serta Ayyub Khan, 2 gelandang jangkar PSM. Berkat kerja keras 2 gelandang yang bersama telah, Luciano jadi pemain bebas di area pertahanan lawan.

Sepanjang berkiprah sebagai pemain di Indonesia, Luciano hanya bermain dengan 2 klub. Persija Jakarta merupakan klub keduanya. Bersama Macan Kemayoran, Luciano meraihi trofi juara di Liga Indonesia 2000/ 2001. Ironisnya, di partai puncak, Persija mengalahkan PSM, klub yang pertama kali membesarkan namanya di Indonesia.

Setelah lekat dengan rekrutan pemain asal Amerika serta Afrika, PSM Makassar mulai berpaling pada talenta Eropa. terutama pada masa Liga 1. di mana, PSM ditangani pelatih asal Daratan Biru, ialah Robert Albert ( Belanda), Darije Kalezic ( Swiss/ Bosnia) serta Bojan Hodak ( Kroasia). Wiljan Pluim merupakan pembelian terbaik Juku Eja.

Sejak direkrut PSM pada 2016, pencapaian Pluim terbilang cukup bagus. Pada Liga 1 2017, bersama Pluim, PSM bertengger di peringkat 3 pada akhir musim. Satu tahun setelah itu, posisi PSM naik ke peringkat 2. Musim kemudian, PSM cuma bertengger di papan tengah. Tetapi, Juku Eja meraih sukses lain melalui trofi juara Piala Indonesia serta menembus semifinal zonal ASEAN Piala AFC 2019.

Gocekan bola, umpan terukur, serta mobiltas besar di lapangan merupakan kelebihan Pluim sekaligus jadi senjata utama PSM untuk meredam tim lawan. Tidak ayal, apabila Pluim absen skarena cidera ataupun akumulasi kartu, penampilan PSM cenderung menyusut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Unay Emery Ungkap Kekecewaanya Atas Pemecatan Yang Dilakukan Arsenal

Unai Emery adalah sosok mantan pelatih Arsenal yang dalam karirnya harus menerima nasib dipecat oleh The Gunners. Berkaitan dengan pemecatan tersebut Unay...

Liga Inggris : Manchester United diselamatkan oleh Tiang Gawang.

Ole Gunnar Solskjaer manajer dari Manchester United, mengatakan bahwa ia dan timnya merasa beruntung dengan tidak adanya Jose Mourinho pada saat timnya...

Gagal Dapat Sancho, MU Makin Gencar Incar Haaland

Meski belum mendapatkan kejelasan dari Haaland, Manchester United tampaknya belum menyerah untuk mendapatkan pemain top dunia itu. Hingga kini, MU terpantau masih...

Apakah Neymar Akan Kembali Ke FC Barcelona

Rumor yang menyatakan bahwa bahwa kembalinya Neymar ke FC Barcelona sudah sangat santer di beritakan dari semenjak musim lalu. Namun hasilnya adalah...