29 C
Indonesia
Thursday, May 26, 2022
Home Berita Internasional Peluang Pemuncak Klasemen Liga Top Eropa Dinobatkan Juara

Peluang Pemuncak Klasemen Liga Top Eropa Dinobatkan Juara

Beberapa liga elite Eropa bisa mempertimbangkan penghentian kompetisi musim ini dan langsung menobatkan sang pemimpin klasemen sebagai juaranya. Kompetisi papan atas Belgia sudah memulainya. Kemaren (3/4) Jupiler Pro League, Liga teratas di Belgia telah memutuskan mengakhiri kompetisi lebih awal sebagai respon keputusan UEFA yang telah memundurkan jadwal Liga Champions dan Liga Europa.

Sebagaimana kita ketahui, beberapa waktu lalu UEFA telah resmi memundurkan jadwal Liga Champions dan Liga Europa hingga Agustus mendatang. Dan hal ini dianggap sinyal bagi klub-klub Liga domestic masing-masing Negara bahwa pengadaan kembali kompetisi di masa pandemic ini sangat sulit dilakukan.

Jupiler Pro League telah memutuskan bahwa pemuncak klasemen sementara, Club Brugge sebagai juara musim ini. Club Brugge saat ini memimpin klasemen dengan selisih 25 poin atas KAA gent dan dengan 11 sisa pertandingan. Selisih yang cukup jauh antara peirngkat pertama dan kedua mungkin menjadi pertimbangan Federasi Sepak Bola Belgia memutuskan untuk menyudahi kompetisi.


Dan di Liga lainnya juga ada yang memiliki selisih poin yang juga jauh. Lihat saja Liverpool di Inggris Premiere League, jarak dengan Manchester City di peringkat kedua juga 25 poin. Walaupun The Citizens masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak, namun sisa pekan tinggal 9 saja.

Di Ligue 1, Paris Saint-Germain juga berjarak 12 poin dari peringkat bawahnya, Marseille. Bahkan PSG masih memiliki satu pertandingan lebih banyak, sehingga peluang jarak poinnya bisa 15 poin. Namun tidak semua klub bakal setuju dengan keputusan menghentikan kompetisi dan secara langsung mengangkat sang pemuncak klasemen menjadi kampiunnya. Misal saja Real Madrid yang hanya berjarak2 poin atas rival abadinya, FC Barcelona. Real dan Barca musim ini bersaing ketat di klasemen, sehingga sangat sulit Liga Spanyol mengikuti jejak dari Liga Belgia.

UEFA sebenarnya merasa kecewa atas keputusan Jupiler Pro League. Alasan dibalik keputusan UEFA untuk memundurkan jadwal dua Liga antar klub di Eropa adalah memberi kesempatan klub untuk bisa menuntaskan kompetisi. Atas keputusan Belgia, Presiden UEFA Alexsander Ceferin mengancam klub-klub Liga Belgia dicoret dari keikutsertaan di Liga Champions dan Europa. �Opsi untuk menyudahi kompetisi musim 2019-2020 adalah opsi paling akhir yang akan diambil UEFA,� tulis ESPN.

Namun Daily Mail cenderung pro terhadap opsi mengakhiri semua kompetisi musim ini. �Mengakhiri musim 2019-2020 dan memberikan gelar juara kepada para pemuncak klasemen sementara adalah fair dalam situasi force majeure,� tulis Daily Mail.

Gelandang Manchester City, Ilkay Guendogan juga termasuk yang setuju jika kompetisi Liga Inggris level teratas disudahi dan The Reds dinobatkan sebagai juaranya. Liverpool sudah tak terkejar lagi, mereka bahkan sebenarnya sudah bisa mengunci gelar di pertandingan ke 31 yang seharusnya berlangsung pada 22 maret lalu.�Itu (Liverpool sebagai juara, Red) sangat layak. Sebagai atlit kita harus bisa bersikap sportif,� beber Guedogan.

Di Serie A Italia juga ada pro dan kontra mengenai melanjutkan atau mengakhiri kompetisi. Agaknya yang berkepentingan untuk nasib kelanjutan Liga adalah tim papan atas. Sedangka tim-tim papan bawah dan zona degradasi seperti Sampdoria, Lecce, Genoa, SPA, dan Brescia memiliki satu pandangan, bahwa kompetisi Serie A lebih baik tidak dilanjutkan. Mereka menolak pernyataan sebelumnya yang dilontarkan oleh Gabriele Gravina, Presiden FIGC (PSSI nya Italia) bahwa Serie A akan dilanjutkan paling tidak pada 20 Mei yang akan datang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Resmi Gantikan Lampard, Ini Hal Pertama yang Dilakukan Tuchel

Thomas Tuchel sudah resmi menggantikan Frank Lampard menjadi pelatih bagi The Blues, Chelsea. Dalam latihan perdana yang digelar, tampak Tuchel telah melakukan...

Sabah FA Gagal Menang di Liga Super Malaysia, Kurniawan Dwi Yulianto Kecewa Berat

Kurniawan Dwi Yulinato selaku pelatih Sabah FA, mengaku sangat kecewa karena timnya tidak berhasil meraih kemenangan kedua di Liga Super Malaysia 2020....

Kalah 0-3 Dari Brighton, Bruce Terancam Dipecat

Kekalahan Newcastle United atas Brighton & Hove Albion dengan kedudukan 0-3 benar-benar membuat sang pelatih, Steve Bruce, berada dalam masalah. Tidak hanya...

Features of a Good Girl to Marry

What are the qualities of a good https://hedgemc.com/looking-for-chinese-birdes-to-be-online/ girl to marry? The gender chart that makes you want...