29 C
Indonesia
Thursday, December 3, 2020
Home Highlight Pertandingan Pelatih Spanyol Francisco Garcia Meninggal Karena Infeksi COVID-19

Pelatih Spanyol Francisco Garcia Meninggal Karena Infeksi COVID-19

Wabah virus corona masih menjadi kekhawatiran masyarakat di seluruh penjuru dunia. jumlah kasus yang terinfeksi semakin bertambah di setiap negara. Edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat gencar dilakukan, terutama mengenai gejala-gejala yang akan dirasakan setiap individu masyarakat jika sampai terserang COVID-19 ini. Sehingga setiap orang bisa membatasi dirinya masing-masing dan tidak sampai menularkan virus tersebut kepada orang lain.

Beberapa negara bahkan sudah menerapkan kebijakan lockdown. Lockdown ditetapkan sebagai salah satu upaya pencegahan untuk meminimalisir pergerakan masyarakat di berbagai penjuru dunia agar seseorang yang telah terinfeksi virus corona tidak melakukan kontak dengan mereka yang belum sama sekali tertular. Kebijakan ini bisa sewaktu-sewaktu bisa ditiadakan jika situasi dan kondisinya sudah dianggap membaik. Penerapan kebijakan lockdown ini berbeda-beda di setiap negara. Di China, menerapkan kebijakan lockdown di mana seluruh masyarakat tidak boleh keluar rumah sama sekali. Sedangkan di Italia, penerapan lockdown di mana orang-orang masih bisa bepergian keluar atas izin petugas yang berwenang.

Saat ini virus corona sudah menginfeksi lebih dari 153 ribu orang di seluruh penjuru dunia, bahkan sampai 5.735 diantaranya meninggal dunia. Kabar duka menimpa pelatih sepak bola asal Spanyol, Francisco Garcia, ia dikabarkan meninggal dunia setelah tertular virus corona. Garcia yang meninggal diusianya yang terbilang muda 21 tahun ini pernah menjabat sebagai manajer muda klub asal Malaga, Atletico Portada Alta sejak 2016 lalu. Garcia merupakan korban kelima dan termuda dari virus yang sudah mewabah di Spanyol.

Mantan manajer muda klub Atletico Portada Alta, Francisco Garcia, meninggal akibat virus Corona atau COVID 19 pada 15 Maret 202. Dilaporakan salah satu media, New York Post, semula mengeluhkan kesulitan bernapas, ia pun diperintahkan untuk mendatangi rumah sakit guna mendapatkan pelayanan dan pertolang tim medis yang memadai.

Garcia lantas mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit Spanyol, Rumah Sakit Regional Malaga setelah diketahui mengidap virus Covid-19. Saat berada di rumah sakit, Garcia rupanya tidak hanya terinfeksi virus corona dan mengalami pneumonia.

Garcia juga sebelumnya mengidap kanker darah atau leukemia. Karena leukemia kondisi tubuh Garcia semakin memburuk dan itu mempengaruhi kemampuannya untuk melawan virus corona. Bahkan tim media mengatakan jika tidak mengidap leukemia, kemungkinan besar Garcia akan sembuh dari COVID-19.

Pep Bueno selaku presideng dari klub Atletico Portada Alta menyatakan ia sempat menerima telepon dari rumah sakit tempat Garcia dirawat. Pihak rumah sakit memastikan bahwa kondisi Gracia cukup stabil. Setelah satu jam, Pep Bueno mendapat informasi keadaan Garcia yang terus memburuk.

Garcia jadi korban kelima yang meninggal dunia karena virus Corona setelah sebelumnya ada empat orang yang meninggal di Malaga. Ia jadi orang termuda sedangkan empat orang lain yang meninggal karena Covid-19 sudah berusia di atas 70 tahun.

Penyebaran virus corona di Spanyol semakin memprihatinkan. Spanyol bahkan resmi menyusul Korea Selatan sebagai negara terbanyak keempat yang terkena virus corona. Spanyol menjadi salah satu negara yang memiliki jumlah terbanyak pasien positif virus corona yang meninggal dunia. tercatat ada 8.744 kasus virus corona di Spanyol dan menyebabkan 297 orang meninggal dunia akibat keganasan virus corona atau COVID-19.

Kabar duka ini kemudian mendapat perhatian dari Klub Segunda Division atau divisi kedua Liga Spanyol yang turut berduka atas kepergian Garcia. “Atas nama klub, kami ingin menyampaikan kepada Atletico Portada Alta belasungkawa kami yang paling tulus atas meninggalnya Fracisco Garcia. Kami juga memberikan dukungan kepada keluarga dan teman-teman yang ditinggalkan,” tulis klub tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

CR7 Akan Dikarantina Usai Bek Juventus Positif Virus Corona

Cristiano Ronaldo kabarnya harus menjalani karantina setelah rekan satu timnya, Daniele Rugani, yang merupakan bek Juventus dinyatakan positif mengidap virus corona atau...

PON Papua 2020 Terancam Ditunda

Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020 rencananya akan di gelar di tanah Papua. Tepatnya pada tanggal 20 Oktober-2 November 2020. Namun seiring...

Sederat Pemain Muda yang Bersinar di Premier League

Fenomena minimnya permainan sepak bola bagi pesepak belia di Premier League tak berlaku mutlak. Ada juga sejumlah klub yang doyan memberikan kesempatan...

Merebaknya COVID-19, Torreira Kesusahan Cari Tisu Toilet dan Hand Sanitizer

Mewabahnya virus corona atau COVID-19 membuat masyarakat berlomba-berlomba mencari masker dan hand sanitizer sebagai upaya pencegahan agar tidak tertular virus corona. Akibatnya...