29 C
Indonesia
Saturday, September 26, 2020
Home Berita Liga Indonesia Pelatih Shopee Liga 1 2020 yang Memiliki Wajah Eropa Timur

Pelatih Shopee Liga 1 2020 yang Memiliki Wajah Eropa Timur

Sejak era Shopee Liga 1 yang di mulai pada tahun 2017 lalu, selalu ada beberapa pelatih yang berasal dari Eropa Timur. Jumlahnya memang tidak pernah melebihi 50 persen dari semua peserta Liga 1 di setiap musimnya, bahkan hanya ada 20 persen kecuali musim 2019. Bahkan untuk Shopee Liga 1 2020, hanya ada empat pelatih asal Eropa Timur yang siap membawa timnya bersaing di puncak klasemen tertinggi sepak bola Indonesia.

Keempat pelatih tersebut adalah Dragan Djukanovic asal Montenegro yang menjadi pelatih tim PSIS Semarang, Bojan Hodak asal Kroasia yang untuk pertama kalinya melatih tim Indonesia dan sekarang ada di PSM Makassar, Dejan Antonic asal Serbia yang secara mengejutkan dipilh PSS Sleman beberapa hari sebelum kick-off Shopee Liga 1 2020, serta Igor Kriushenko asal Belarusia yang melatih Persikabo.

Keempat pelatih dari negara berbeda di Eropa Timur itu pun tentunya punya pengalaman yang berbeda dengan sepak bola Indonesia. Sebut saja Dejan Antonic, bisa dikatakan ia adalah pelatih yang paling berpengalaman dengan sepak bola Indonesia, dibandingkan dengan yang lainnya. Bahkan kariernya di Indonesia sudah dimulai sejak masih aktif bermain.

Berbicara era Liga 1, Dejan Antonic sudah menangani tim Borneo FC pada musim 2018 dan Madura United pada musim 2019. Saat dirinya menangani Borneo FC, Dejan ditunjuk saat Liga 1 2018 sudah berlangsung selama satu pekan, di mana saat itu menggantikan Iwan Setiawan, dan bertahan hingga akhir musim.

Setelah kontraknya berakhir pada akhir tahun 2018, Dejan Antonic menerima tawaran dari Madura United pada Januari 2019. Sayangnya, Dejan harus mundur pada Agustus 2019, padahal kala itu Madura United sebenarnya masih ada di papan atas.

Kemudian Dejan Antonic kembali menangani tim di Liga 1 2020 dengan sangat tergesa-gesa. Pasalnya, pelatih asal Serbia itu ditunjuk sebagai pelatih PSS Sleman ketika beberapa hari sebelum Shopee Liga 1 2020 dimulai. Tentunya Dejan Antonic tidak memiliki kesempatan dan waktu untuk mengubah komposisi tim sesuai keinginannya, situasi ini hampir mirip kala ia menangani tim Borneo FC pada tahun 2018 lalu.

Hal tersebut cukup berdampak dalam tiga laga pertama PSS Sleman. Tim yang memiliki julukan Super Elang Jawa itu hanya meraih satu poin dari tiga laga pertama yang mereka mainkan di Shopee Liga 1 2020.

Selain Dejan Antonic, ada sosok Dragan Djukanovic yang juga sama-sama memiliki pengalaman berkarier di Indonesia. Dragan Djukanovic merupakan pelatih yang pernah menangani tim Borneo FC pada Liga 1 tahun 2017 dan kembali ke Indonesia pada Liga 1 tahun 2019 sebagai direktur teknik PSIS Semarang. Saat ini, di Shopee Liga 1 2020, Dragan Djukanovic menjadi pelatih kepala Laskar Mahesa Jenar.

Tidak jauh berbeda dengan pengalaman Dejan Antonic, Dragan Djukanovic juga punya cerita tentang dirinya tidak bisa menyelesaikan tugasnya hingga akhir musim. Bersama tim Borneo FC, Dragan Djukanovic hanya sampai pada pekan ke-14 Liga 1 2017 karena ia dipecat dan kemudian digantikan oleh Ricky Nelson.

Shopee Liga 1 2020 mungkin bisa menjadi pembuktian dari Dragan Djukanovic. Bersama PSIS Semarang, pelatih asal Montenegro itu sukses mengemas dua kemenangan dari tiga laga yang sudah dimainkan timnya, yaitu dengan skor 3-2 saat bertandang ke markas Persela Lamongan dan 2-0 saat menjamu Arema FC.

Adaptasi dari Igor Kriushenko
Pelatih asal Belarusia tersebut mengawali kariernya di Indonesia pada akhir tahun 2019. Saat Igor Kriushenko datang untuk menangani Tira Persikabo pada 7 Desember 2019 untuk menggantikan sang pelatih Rahmad Darmawan yang dipecat pada November 2019.

Igor Kriushenko mulai menangani Tira Persikabo sejak pekan ke-32 Shopee Liga 1 2019, Igor Kriushenko berhasil mendapatkan debut sebagai pelatih yang cukup berhasil lantaran timnya mampu mengalahkan Bali United yang pada akhirnya keluar sebagai juara musim itu.

Tetapi, dalam dua laga terakhirnya pada musim 2019, Tira Persikabo hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Persela Lamongan, dan mengalami kekalahan 2-5 dari PSS Sleman.

Empat poin dari tiga laga terakhir yang diberikan Tira Persikabo di musim 2019 menjadi acuan bagi Igor Kriushenko untuk membentuk tim yang akan berlaga di Shopee Liga 1 2020. Namun, hasil serupa tapi tak sama dialami Igor Kriushenko bersama Persikabo di awal Liga 1 2020.

Persikabo berhasil mengemas empat poin dari tiga laga pertama, di mana mereka harus kalah 0-2 dari Arema FC pada laga pekan pertama, kemudian bermain imbang tanpa gol dengan PSS Sleman, dan berhasil menang 3-1 atas Persita Tangerang di pekan ketiga.

Peningkatan hasil dari kekalahannya hingga meraih kemenangan di tiga pekan awal Shopee Liga 1 2020 tentunya menjadi modal yang baik bagi Igor Kriushenko bersama tim asuhannya Persikabo. Perjuangan Igor Kriushenko asal Belarusia itu memang layak untuk kita nantikan, bagaimana kelanjutan kiprahnya sebagai pelatih klub yang bermarkas di Bogor itu.

Bojan Hodak mengawali musim perdananya
Sementara itu, Bojan Hodak yang kini menjadi pelatih PSM Makassar untuk pertama kalinya memulai kariernya di Indonesia setelah beberapa tahun terakhir meniti karier di negara tetangga, Malaysia.

Dari Kelantan FA, Johor Darul Ta’zim, Penang FA, hingga menjadi pelatih Timnas Malaysia U-19, adalah bagian dari karier yang telah dilewati oleh Bojan Hodak sebelum ia memutuskan untuk bergabung bersama PSM Makassar dan mencoba mengadu nasib di Indonesia.

Bojan Hodak mengawali Shopee Liga 1 2020 dengan cukup baik. Dalam tiga laga yang sudah dimainkan oleh PSM Makassar, tidak satupun berakhir dengan menelan kekalahan. PSM Makassar berhasil meraih satu kemenangan dan dua hasil imbang dalam tiga laga pertamanya.

Sebelumnya, Bojan Hodak pernah berjuang bersama PSM Makassar saat mengikuti Piala AFC 2020. Sejak memulai kiprah di fase play-off, PSM Makassar tampil cukup bagus. PSM berhasil memenangi dua leg pertandingan play-off Piala AFC 2020 menghadapi Lalenok United dan lolos ke fase grup dengan agregat 7-2.

Namun, PSM Makassar juga sempat mengalami kekalahan 1-2 dari Tampines Rovers, PSM Makassar mampu menang kembali 3-1 atas Shan United, dan bermain imbang 1-1 dengan Kaya FC-Iloilo.
Akankah Bertahan Hingga Akhir Musim?

Pertanyaan ini tentunya menjadi sebuah pertanyaan yang sulit dijawab, terlebih lagi Indonesia terkenal memiliki flow pergantian pelatih yang sangat tinggi pada setiap musim, atau bahkan di tengah-tengah musim.

Dejan Antonic dan Dragan Djukanovic menjadi pelatih yang sudah pernah mengalaminya, ketika harus meninggalkan klub di tengah-tengah musim. Dejan Antonic meninggalkan Madura United di tengah musim 2019, sementara Dragan Djukanovic meninggalkan Borneo FC pada pertengahan musim 2017.

Bukan hanya Dejan Antonic dan Dragan yang memiliki pengalaman tidak menyelesaikan musim bersama timnya di Liga Indonesia. Bahkan ada sejumlah pelatih asal Eropa Timur yang juga hanya bertahan sesaat di kursi kepelatihan tim Liga 1 ini.

Ivan Kolev menjadi salah satu pemain yang ikut merasakan pengalaman tidak menyelesaikan musim bersama timnya Persija Jakarta pada musim 2019. Kemudian ada Wolfgang Pikal yang bersama Persebaya Surabaya pada musim yang sama seperti Ivan Kolev. Dua pelatih asal Austria dan Bulgaria itu pernah mengalami hal yang sama.

Miljan Radovic bahkan menjadi pelatih yang paling menyedihkan, ia dipecat Persib Bandung sesaat sebelum Liga 1 2019 dimulai. Persib akhirnya memilih untuk mendatangkan Robert Alberts sebagai pengganti Miljan Radovic, yang musim sebelumnya menangani PSM Makassar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Butuh Penguatan, Ini Pemain Bundesliga yang Bisa Gabung MU

Manchester United adalah klub yang sedang bangkit saat ini. Tapi sayangnya kebangkitan ini belum cukup untuk membuat mereka bisa bersaing dalam gelar...

Inilah 5 Striker Berkualitas yang Pernah Membela Maung Bandung

Persib Bandung, atau tim yang memiliki julukan Maung Bandung itu adalah tim sepakbola asal kota Bandung yang sudah berkiprah sejak era perserikatan....

Dokter Klub Liverpool Tinggalkan Pesan Emosional Untuk Kloop dan Fans Saat Akan Pindah ke FIFA

Berita bola terkini yang sedang hangat diperbincangkan adalah pesan emosional yang tulis oleh dokter klub Liverpool, Andy Massey. Untuk fans Liverpool tentunya...

Inilah Data Fakta Penting Jelang Laga MU Kontra Southampton

Manchester United akan melakukan laga kandang dengan menjamu Southampton. Laga tersebut merupakan laga lanjutan pekan ke 35 Premier League. Dan berikut adalah...