29 C
Indonesia
Wednesday, July 8, 2020
Home Berita Internasional Pelatih Paling Sial Saat Final Liga Champion

Pelatih Paling Sial Saat Final Liga Champion

Pelatih Paling Sial Saat Final Liga Champion – Liga Champions merupakan kompetisi antar klub yang sangat bergengsi dalam sepakbola, karena hal tersebut, bukan masalah yang gampang untuk mendapatkan trofi si Telinga Besar.

Zinedine Zidane merupakan pelatih terakhir yang sukses memenangkan Liga Champions, Apalagi, legenda asal Prancis itu sukses meraihnya 3 kali secara beruntun bersama Real Madrid. Tetapi, terdapat pula pelatih yang dapat dibilang kurang beruntung di final Liga Champions, Mereka sanggup menembus ke partai puncak beberapa kali namun senantiasa berakhir dengan kegagalan.

Berikut ini merupakan 3 pelatih top yang sudah tampak baik di kompetisi dalam negeri namun sial serta kurang beruntung di kompetisi Liga Champions.

Jorgen Klopp
Pelatih asal Jerman tersebut menanggulangi Liverpool semenjk tahun 2015 serta hanya dalam 3 tahun, dia sukses mengganti raksasa Merseyside jadi penantang di pentas dalam negeri serta di Eropa, Tetapi, dia kurang beruntung di Liga Champions sehabis kandas di final dengan melawan Borussia Dortmund.

Final Liga Champions awal Klopp terjalin pada 2013 dengan mantan klubnya Dortmund, Mereka berjumpa dengan sebagian team terbaik di Eropa semacam Real Madrid, Ajax serta Manchester City, Tetapi, Klopp tidak beruntung di final sebab mereka dikalahkan sesama team Jerman Bayern Munchen dengan skor 2-1.

Final kedua Klopp terjadi pada tahun 2018 bersama Liverpool, The Reds mampu mengalahkan tim- tim semacam Manchester City serta AS Roma buat menggapai final, Klopp nyatanya kembali mengalami kekalahan Real Madrid di final. Sayangnya, luka yang dirasakan Mohamed Salah serta kesalahan yang dicoba oleh Loris Karius membuat Klopp wajib gigit jari lagi di final serta Liverpool dituntut menerima kekalahan dengan skor 3- 1.

Allegri
Massimiliano Allegri merupakan mantan pelatih Juventus serta semenjak dinaikan pada tahun 2014, dia sudah sukses bawa klub tampak di Liga Champions tiap masa, Allegri pula menikmati kesuksesan dalam negeri bersama klub, namun kandas menggapai status yang sama di Eropa. Allegri sukses menggapai final Liga Champions bersama Juventus dalam 2 peluang dari 4 musim penuh yang ia lakukan, Tetapi, dia cuma sukses mengakhirinya dengan medali runner- up dalam 2 final tersebut.

Final awal Allegri bersama Juventus pada 2015, cuma setahun sehabis ditunjuk bagaikan pelatih Bianconeri, Juventus sukses mengalahkan tim- tim semacam Borussia Dortmund, AS Monaco serta juara bertahan Real Madrid buat menggapai final, Tetapi, mereka pada ahirya kalah 3- 1 di final dari Barcelona.

Final kedua Allegri bersama Juventus terjalin pada tahun 2017, Raksasa Serie A itu mengalami klub- klub top semacam Porto, Barcelona serta AS Monaco dikala dalam ekspedisi ke final. Tetapi final kembali jadi hari yang kurang baik untuk Allegri sebab Juventus kalah 4- 1 dari Real Madrid.

Simeone sangat sial sebab senantiasa kalah dengan musuh yang sama
Atletico Madrid asuhan Diego Simeone sukses menantang tim- tim semacam Barcelona serta Real Madrid di La Liga semenjak dia mengambil alih, Simeone telah memenangkan trofi dalam negeri serta Liga Eropa namun tidak beruntung di Liga Champions.

Simeone telah menggapai 2 final Liga Champions bersama Atletico namun senantiasa kalah, Yang awal para masa 2013/ 14, Simeone serta Atletico sukses mengalkana tim- tim semacam AC Milan, Barcelona serta Chelsea saat sebelum ke final, Tetapi, pada puncaknya mereka kalah di partai puncak dengan skor 4- 1 dari klub rival sekota Real Madrid.


Simeone menggapai final keduanya pada tahun 2016 sehabis menang melawan Barcelona serta Bayern Munchen, Ini merupakan final ulangan 2 masa kemudian melawan Real Madrid serta ialah peluang untuk Simeone buat membalas kekalahan tadinya, Namun sekali lagi dia tidak sukses mencapai Liga Champions sebab kalah dalam adu penalti.

Masa depan Zlatan Ibrahimovic diAC Milan masih abu- abu, rumor terakhir menyebut, pemain Swedia tersebut bakal hengkang sebab pemecatan Zvonimir Boban. Ibrahimovic dikontrak sepanjang 6 bulan oleh Milan di bursa transfer Januari, Penyerang 38 tahun itu berpotensi hengkang di akhir season bila tidak diperpanjang.

Kehadiran Ibrahimovic sedianya langsung bawa suatu akibat, Pemain yang musim kemudian membela Los Angeles Galaxy itu telah membuat 4 gol serta satu assist dari 10 penampilannya bersama Rossoneri. Pernah tersebar rumor Ibrahimovic hendak diperpanjang, Tetapi, laporan terkini menyebut pemain berjuluk Ibracadabra itu bakal hengkang. Itu merupakan para pelatih yang senantiasa sial di liga champions, nomor 3 sangat sial sebab kalah dengan musih yang sama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

WINBIG88

- Advertisment -

Most Popular

Prediksi Bola : Genoa vs Napoli Kamis 7 Juli 2020

Genoa dan Napoli akan bertemu dalam laga lanjutan Serie A pekan ke 34. Pertandingan yang dilaksanakan pada Kamis 9 Juli 2020 tersebut...

Prediksi Bola Brighton vs Liverpool 9 Juli 2020

Sang juara Premier League musim ini, Liverpool akan melakoni laga tandang ke markas peringkat 15, Brighton. Pertandingan tersebut merupakan laga lanjutan pekan...

Prediksi Bola Barcelona vs Espanyol 9 Juli 2020

Barcelona akan melakukan laga kandang dengan menjamu Espanyol dalam laga lanjutan pekan ke 35 Liga Spanyol musim 2019/2020. Pertandingan yang mempertemukan peringkat...

Max Eberl : Mustahil Bagi Tim Lain Untuk Bersaing Dengan Bayern Munich

Bayern Munich adalah satu-satunya tim Jerman yang amat berjaya saat ini. Bahkan melihat berapa digdayanya klub satu ini, seolah semua klub Jerman...

Recent Comments