29 C
Indonesia
Sunday, September 27, 2020
Home Berita Liga Italia Pelatih dan Pemain Juventus Rela Tidak Digaji

Pelatih dan Pemain Juventus Rela Tidak Digaji

Italia kini menjadi Negara dengan angka kematian akibat virus koronan tertinggi di dunia. Dari 92 ribuan warganya yang tertular, yang meninggal sebanyak 10.023 (data 29 Maret 2020). Oleh karena itu kebijakan lockdown yang diterapkan pemerintahan Italia kini semakin ketat. Banyak industri yang terkena imbas ekonomi atas wabah ini, salah satunya adalah industri sepakbola.

Dengan dihentikannya kompetisi, praktis pendapatan klub dari hadirnya penonton di stadion seketika lenyap. Klub-klub sepakbola mengalami kerugian yang cukup banyak, bahkan bisa mengalami kebangkrutan jika tidak ada kebijakan yang bisa menjadi solusi.

Beberapa opsi akhirnya dipilih oleh klub guna menyeimbangkan neraca keuangannya. Juventus misalnya, memilih opsi memotong gaji pelatih maupun para pemainnya selama 4 bulan, dimulai dari bulan Maret � Juni 2020. Opsi ini bukan tanpa efek samping, pelatih dan para pemain bisa kehilangan sumber pendapatan utama mereka.

Namun skuad asuhan Maurizio Sarri memiliki sikap yang patut di apresiasi masyarakat Italia khususnya dan dunia pada umumnya. Mereka dengan legowo merelakan pemotongan gaji yang dilakukan manajemen Juventus. Chiellini misalnya, ia pada tanggal 25 Maret lalu telah memperpanjang kontrak untuk satu musim kedepan, dan nilai kontraknya telah dipotong 33%. �Kawan, sekarang giliran kalian,� ujar Chiellini yang dilansir La Gazzetta dello Sport.

Chiello �sapaan Chiellini- diberitakan menandatangani kontrak satu musim. Nilai gaji yang direlakan Chiellini sebesar EUR 2,24 juta atau senilai Rp 40,4 miliar. Chiellini adalah pemain paling dihormati di ruang ganti, ketika ia meminta rekan-rekannya untuk merelakan gaji selama empat bulan, maka tidak ada satupun yang berani membantahnya.

Nominal gaji terbesar yang dipotong Juventus dimiliki oleh sang superstar, Cristiano Ronaldo. Dengan gaji EUR 57 juta per musim dan EUR 1,1 juta per pekan, maka Ronaldo menyisihkan EUR 17,6 juta (Rp 317,7 miliar) gajinya untuk membantu klub. Dengan besaran yang demikian tinggi, maka wajar Ronaldo adalah salah satu dari tiga sosok penting di Juventus yang diajak bicara Chiello terkait peniadaan gaji. Dua sosok lainnya adalag senior Gianluigi Buffon dan wakil kapten Leonardo Bonucci.


Pelatih Juventus, Maurizio Sarri juga mengalami pemotongan gaji oleh manajemen si Nyonya Tua. Gaji Sarri sendiri selama satu musim jauh dibawah bintang Juventus, CR7. Sari meneken kontrak gaji EUR 6 juta atau hanya seper-sembilan dari gaji Ronaldo.

Keputusan manajemen klub peraih scudetto delapan musim terakhir dianggap mampu menyehatkan neraca keuangan klub. �Keputusan ini mampu menyelamatkan pundi-pundi keuangan klub sebesar EUR 90 juta, setara Rp 1,62 triliun dalam neraca keuangan musim 2019-2020,� ungkap Juve di pernyataan resminya.

�Kami sangat berterimakasih kepada pelatih dan para pemain atas komitmen mereka ketika klub dalam situasi sulit, khususnya berkaitan dengan efek financial di klub. Kami akan menyelesaikan perjanjian personal dengan pemain dan pelatih dalam beberapa pekan kedepan,� jelas manajemen Juventus. Juventus pantas bersyukur memiliki pelatih dan pemain yang loyal. Karena Juventus adalah klub dengan beban pengeluaran untuk pelatih dan pemain terbesar di Serie A. Bahkan dua kali lipat dibandingkan rival kuatnya saat ini, Intermilan.

Wabah covid-19 jelas membuat semua pihak dalam masa suram. Klub terkaya di Italia-Juventus- juga tidak luput dihantam persoalan ini. Tanpa adanya pertandingan, jelas income utama klub hilang begitu saja. Sedangkan kerjasama dengan pihak sponsor juga pasti akan mengalami tinjauan ulang, mengingat pihak sponsor juga mengalami kerugian. Sementara untuk hak siar juga setali tiga uang dengan sponsorship. Pembagian profit untuk hak siar bisa hilang jika kompetisi benar-benar dihentikan secara premature.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Bayern Munich Layak Juara Liga Champions, Karena Sempurna Sepanjang Kompetisi

Pada musim ini gelar juara Liga Champions akhirnya berhasil diamankan oleh Bayern Munich, bukan hanya sekedar mengamankan gelar juara, namun mereka juga...

Ernesto Valverde : Sepakbola Tanpa Penonton Adalah Hal Buruk

Berkaitan dengan new normal sepakbola yang salah satunya adalah melakukan pertandingan tanpa penonton, Valverde memberikan komentarnya. Menurut mantan pelatih Barcelona tersebut, itu...

Inilah Aktivitas Pemain Eropa Saat Karantina COVID-19

Virus corona sebagai pandemi global sudah memberikan ancaman yang sangat serius kepada penduduk dunia. Karena semakin merebaknya virus corona, membuat beberapa kompetisi...

Ini Jawaban Tidak Terduga Suarez Saat Ditanya Tentang Pneyesalan

Luis Suarez akhirnya berpamitan pada pihak Bareclona, setelah dirinya dinyatakan resmi bergabung dengan Atletico Madrid. Dalam wawancara perpisahannya, Suarez ditanyai tentang apakah...