29 C
Indonesia
Tuesday, October 27, 2020
Home Berita Liga Indonesia Pekerjaan Rumah Shin Tae-Yong Menjelang Duel Timnas Indonesia U-19

Pekerjaan Rumah Shin Tae-Yong Menjelang Duel Timnas Indonesia U-19

Arsitek asal Korea Selatan yang juga seorang pelatih Timnas Indonesia yaitu Shin Tae-yong selalu bereksperimen terhadap susunan para pemain Timnas Indonesia U-19 ketika beruji coba melawan Bosnia dan Herzegovina U-19 di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, Kroasia, Jumat (26/9/2020) malam WIB. Shin Tae-yong memang banyal memainkan pemain pelapis.

Untuk menghadapi Bosnia dan juga Herzegovina U-19, maka Shin Tae-yong pun memenuhi janjinya untuk merotasikan timnya tersebut. Hal ini dikarenakan  Timnas Indonesia U-19 ini tidak memiliki waktu istirahat yang panjang setelah melaksanakan lima partai tanding sebelumnya.

Sebuah keputusan yang di ambil oleh Shin Tae-yong untuk merubah komposisi terbaiknya tidaklah efektif. Maka dari itu Jack Brown dan para pemain lainnya tidak bisa berkutik di hadapan Bosnia dan juga Herzegovina U-19.

Pada menit ke 19 Timnas Indonesia U-19 pun kebobolan setelah Tri membelokkan bola tendangan bebas gelandang Bosnia dan Herzegovina U-19, Ivan Basic.

Gol yang diciptakan oleh tim lawan pun dapat bertahan hingga akhir pertandingan. Oleh karena itu Shin Tae-yong pun sempat mengganti Sembilan pemainnya tersebut pada saat turun minum. Dengan digantinya para pemain tersebut Timnas Indonesia U-19 pun sempat menguasai pertandingan ini, akan tetapi gagal untuk bisa menyamakan kedudukan.

Untuk selanjutnya, Garuda Muda pun akan melawan Dinamo Zagreb U-19. Oleh karena itu Berikut ini PR Shin Tae-yong sebelum para anak didiknya tersebut melawan tim tuan rumah.

Lini Belakang

Shin Tae-yong menggantikan Erlanggan Saputra yang merupakan Kiper inti  menggantikan Adi Satryo yang sedang diistirahatkan. Selain itu juga empat bek sejajar di depannya yaitu Bayu Fiqri, Ahmad Rusadi, Komang Tri, dan  juga Yudha Febrian.

Nama-nama diatas tersebut merupakan para pemain pelapis dari Timnas Indonesia U-19 kecuali Komang Tri. Pada saat menghadapi Bonia dan Herzegovina U-19. Mereka pun tampil dengan cukup baik, akan tetapi belum mampu untuk meredam lini depan dari tim lawan.

Maka dari itu Shin Tae-Yong pun perlu mengasah kembali kekompakan dari pelapis lini pertahanan itu. Hal ini dikarenakan sejumlah pemain yang jarang di mainkan sebagai starter.  

Lini Tengah

Sebuah gambaran yang merupakan pilihan Shin Tae-yong  pada babak pertama pertandingan  yaitu Andi Irfan dan Sandi Arta di kedua sisi sayap dan Andre Oktaviansyah serta David Maulana sebagai double pivot di lini tengah.

Selain itu Andre pun mengatakan bahwa ini merupakan penampilan pertamanya bersama dengan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia. Andre pun digantikan oleh Brylian Aldama setelah ia bermaian selama 45 menit.

Pada saat dibabak pertama lini tengah dari Timnas Indonesia U-19 ini pun kurang hidup. Ini pun menjadi sesuatu yang wajar, dikarenakan susunan pemain pun bukan merupakan susunan pemain utama. Andi Irfan adalah pelapis bagi Witan Sulaeman, begitu pula Sandi Arta, yang menjadi back up Mochammad Supriadi.

Selain itu juga Andre pun hampir saja gagal mengalirkan bola ke lini depan. Sementara itu, Andi Irfan dan Sandi Arta pun terisolasi lini belakang dari tim lawan. Setelah sejumlah pemain pilar dipasangkan pada saat babak kedua, maka permainan Timnas Indonesia U-19 pun lebih baik dari babak sebelumnya.

Oleh karena itu Timnas Indonesia U-19 ini pun harus membenahi penyelesaian dari Witan Sulaeman. Hal ini dikarenakan  peluang yang di dapatkan pun masih saja melenceng dari gawang lawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Tiga Pemain Eropa yang miliki Darah Indonesia Jadi Tawaran Menggiurkan Untuk Persija Jakarta

Tim sepak bola indonesia Persija Jakarta atau dikeal dengan sebutan Macan Kemayoran baru-baru ini sempat mengungkapkan bahwa mereka ingin merekrut playmaker dari...

Toldo Kenang Keberhasilan Inter Milan di Liga Champions 2010

Inter Milan adalah salah satu klub Italia yang sejarah kejayaanya tidak bisa disepelekan. Salah satu masa puncak kejayaan klub Serie A tersebut...

Iinter Milan Pantas Menang Atas Laga Kontra Parma

Inter Milan berjuang keras untuk bisa mendapatkan poin penuh dalam laga kontra Parma. Meski menang tipis 2-1 namun untuk dapat mendapatkan kemenangan...

Di Liburkanya Para Pemain Liga Indonesia

PSSI serta PT LIB menyimpulkan memperpanjang waktu penghentian persaingan Liga 1 dan Liga 2 sampai 29 Mei 2020. Keputusan itu dipungut sesuai...