29 C
Indonesia
Friday, April 10, 2020
Home Indonesia Para Legenda Timnas Indonesia yang Kini Jadi Pelatih di Shopee Liga 1...

Para Legenda Timnas Indonesia yang Kini Jadi Pelatih di Shopee Liga 1 2020

Sepak bola merupakan olahraga yang memiliki pemain di lapangan sebanyak 11 orang, maka olahraga sering disebut olahraga 11 lawan 11. Tujuan dari permainan sepak bola ini adalah mencetak gol sebanyak-banyaknya ke gawang lawan. Adanya para pemain sepak bola di lapangan menjadi elemen penting berjalannya suatu pertandingan sepak bola. Namun, selain pemain, ada beberapa elemen penting dalam sebuah tim sepak bola untuk meraih kemenangan.

Pelatih merupakan bagian dari elemen atau komponen penting lainnya dalam sebuah tim sepak bola. Tanpa adanya pelatih tim tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal dalam sebuah pertandingan atau kompetisi.

Proses untuk bisa menjadi pelatih sepak bola di Indonesia terbilang sangat panjang, khususnya bagi seseorang yang bukan merupakan mantan pemain sepak bola. Maka diperlukan pengorbanan, kesabaran dan komitmen yang lebih tinggi agar bisa menjadi seorang pelatih sepak bola.

Shopee Liga 1 tahun 2020 diramaikan dengan kiprah para mantan pemain Timnas Indonesia yang saat ini menjadi pelatih. Nama-nama yang muncul merupakan sosok kawakan yang pernah sukses sebagai pemain dan pelatih.

Biasanya, akhir dari tujuan karier pesepak bola adalah dengan menjadi seorang pelatih. Hal itu juga berlaku di Shopee Liga 1 2020 di mana ada beberapa mantan pemain Timnas Indonesia yang kini mengadu nasib sebagai seorang pelatih.

Sebagai contoh kita katakan Djadjang Nurdjaman yang kini menjadi pelatih Barito Putera. Pria yang akrab disapa Djanur itu merupakan sang legenda Persib Maung Bandung dan Timnas Indonesia.

Djanur sudah aktif bermain dari tahun 1979-1995. Persib Bandung menjadi klub terlama yang dibela Djanur. Sementara itu, Djanur juga tercatat pernah bermain untuk Timnas Indonesia sekitar tahun 1987-1997.

Menekuni kariernya sebagai pelatih, Djanur pernah menjadi pelatih dari klub Persib Bandung, Pelita Jaya, PSMS Medan, hingga Persebaya Surabaya. Kariernya semakin gemilang setelah mempersembahkan gelar liga pada 2014 dan Piala Presiden 2015 untuk Persib Bandung.

Saat ini, Djanur sedang berjuang bersama Barito Putera. Klub yang memiliki julukan Laskar Antasari itu sayangnya masih terpuruk di papan bawah Shopee Liga 1 2020, Barito Putera juga belum pernah menang dalam tiga laga awal.

“Mohon bersabar karena kami dalam tahap pembentukan tim. Kami juga butuh waktu dan proses, mudahan-mudahan ke depannya akan semakin membaik,” kata Djanur.

Rahmad Darwan
Setelah Djanur, ada sosok Rahmat Darmawan. Pria berusia 53 tahun itu tercatat pernah membela Timnas Indonesia pada tahun 1988-1994.

Sepanjang kariernya di rumput hijau, pria yang akrab disapa RD itu bermain di posisi gelandang. RD juga pernah membela Persija Jakarta, Persikota Tangerang, sampai Armed Forcec Malaysia.

Setelah RD dinyatakan gantung sepatu, RD mencoba peruntungan berkarier di dunia sepak bola sebagai seorang pelatih. Pria asal Lampung itu tercatat pernah memberikan beberapa gelar liga untuk Persipura pada tahun 2005, Sriwijaya FC pada tahun 2007-2008 serta triple gelar Piala Indonesia untuk Sriwijaya pada tahun 2007-2008, 2008-2009, dan 2010.

Saat ini, Rahmad Darmawan sedang menjadi pelatih dari Madura United di Shopee Liga 1 2020. Rahmad Darmawan yang menjadi Pensiunan TNI-AL itu kini belum mampu memberikan dampak signifikan untuk Laskar Sape Kerap yang terjebak di papan tengah ini.

“Kami akan benahi yang masih menjadi kekurangan di tim ini, seperti kami akan benahi dari individual error, group error, dan team tactic error. Memang saat ini ada banyak yang perlu dibenahi,” tegas Rahmad Darmawan.

Aji Santoso
Klub Persebaya Surabaya juga ternyata menggunakan jasa pelatih yang semasa kariernya pernah membela Timnas Indonesia di Shopee Liga 1 2020 yakni Aji Santoso. Pria yang berusia 49 tahun itu tercatat pernah bermain untuk Timnas Indonesia selama 10 tahun pada era 1990-2000. Aji Santoso berhasil mencatat sebanyak 41 penampilan dan berhasil menyumbangkan enam gol. Sayangnya, kariernya di Timnas Indonesia tak cemerlang karena dinilai gagal memberikan prestasi.

Sementara berada di level klub, Aji terbilang cukup sukses karena dirinya berhasil mempersembahkan sederet prestasi. Aji pernah membantu klub Arema Malang menjuarai Galatama pada tahun 1992-1993, sedangkan Persebaya Surabaya menjuarai liga pada tahun 1996-1997 dan PSM Makassar gelar liga tahun 1999-2000.

Kegemilangan Aji di dunia sepak bola kemudian berlanjut sebagai seorang pelatih. Mengawali kariernya sebagai seorang pelatih, Aji sukses memberikan gelar liga untuk Persebaya pada tahun 2011 dan Piala Presiden pada tahun 2017 untuk klub Arema FC. Namun, kini kinerja Aji sedang dipertanyakan karena Persebaya di Shopee Liga 1 2020 sedang dalam kondisi buruk.

“Persiapan kami menghadapi kompetisi Shopee Liga 1 2020 sangat bagus. Kami mencari momentum untuk anak-anak agar cepat bangkit, kalau momentum ketemu, tim ini akan berjalan normal. Karena itu untuk pertandingan berikutnya, kami harus lebih bagus lagi, yang jelas saat inu kami memang belum bisa menemukan momentum yang tepat,” ujar Aji.

Widodo C. Putro
Ada juga sosok Widodo C. Putro yang ternyata merupakan rekan seangkatan Aji Santoso di Timnas Indonesia. Widodo tercatat sudah bermain untuk Timnas pada tahun 1991-1999 dan berhasil mencetak 14 gol dalam 55 laga.

Sepanjang kariernya sebagai pemain, Widodo adalah seorang striker yang berbahaya dan ditakuti pemain dari tim lawan. Pria yang sudah menginjak usia 49 tahun itu pernah menjadi pemain andalan klubnya, ketika ia bermain di Petrokimia Putra dan Persija Jakarta.

Sayangnya, kecemerlangan karier Widodo sebagai pemain tidak sejalan ketika dirinya menjadi pelatih. Saat dirinya menitik karier sebagai pelatih, Widodo belum sekalipun mampu memberikan prestasi untuk tim asuhannya.

Sepanjang kariernya menjadi seorang pelatih, pencapaian terbaik Widodo adalah kala dirinya mengantarkan Bali United menjadi runner-up Liga 1 tahun 2017 dan membantu Persita Tangerang promosi ke Liga 1 2020. Kini, Widodo juga memiliki banyak tugas bersama Persita yang mengawali musim ini dengan inkonsistensi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Karena Krisis Finansial Juventus Siap Melepas Pemain Bintangnya

Saat ini Juventus dihantam krisis finansial karena pandemi virus corona covid- 19. Beberapa rencana untuk mendapatkan daa juga disiapkan antara lain dengan...

Atletico Madrid juga Potong Gaji Pemain Hingga 70 Persen

Semua pemain dan juga pelatih yang tergabung dalam klub Atletico Madrid, termasuk juga untuk tim sepak bola putrid dan skuat B, telah...

Kemiripan Juergen Klopp dengan Bill Shankly

Mantan pemain Liverpool, Graeme Souness, menyebutkan jika Juergen Klopp sangat cocok dengan skuad The Reds dan dirinya dianggap memiliki beberapa kemiripan dengan...

Melihat Kontribusi Pemain Uzur di Shopee Liga 1

Shopee Liga 1 2020 baru berjalan 3 minggu. Nama- nama baru selalu siap untuk pamer kebolehan di Indonesia setiap musimnya, bersaing dengan...

Recent Comments