29 C
Indonesia
Thursday, July 16, 2020
Home Berita Liga Indonesia Mengingat Noda Hitam Sepakbola Indonesia Akibat Dualisme Kompetisi 2010 - 2012

Mengingat Noda Hitam Sepakbola Indonesia Akibat Dualisme Kompetisi 2010 – 2012

Sepak bola Indonesia sempat berada di titik yang sangat kelam saat terjadi perebutan kekuasaan di badan PSSI selaku organisasi yang menaungi sepak bola di Tanah Air, yang berbuntut kepada dualisme kompetisi Liga Indonesia, di mana Indonesia Super League serta Indonesia Premier League, sempat bersama dikira sebagai breakaway league.

Indonesia Super League atau sering diucap Liga Super Indonesia ialah kompetisi sepak bola kasta paling tinggi di Indonesia yang telah dimulai pada 2008, sebagai wujud modernisasi kompetisi Liga Indonesia yang telah masuk ke tingkat yang lebih tinggi sejak 1994. Setelah sebelumnya Liga Indonesia memakai sistem pembagian daerah, Indonesia Super League muncul jadi suatu kompetisi yang benar benar sama seperti kompetisi sepak bola di Eropa, dengan penghitungan poin dari awal sampai akhir kompetisi.


Persipura Jayapura ialah juara pada edisi awal ISL, yakni pada tahun 2008-2009. Arema Indonesia setelah itu jadi juara di musim kedua ISL. Persipura setelah itu kembali jadi juara pada tahun 2010- 2011, di mana saat itu timbul kompetisi baru bernama Liga Primer Indonesia yang dikelola oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).

Liga Primer Indonesia saat itu dikira sebagai breakaway league karena tidak mempunyai izin dari PSSI selaku asosiasi resmi sepak bola di Indonesia. Tetapi LPIS menyatakan penyelenggaraan LPI dinilai cocok saran Kongres Sepak Bola Nasional yang dilaksanakan di Malang pada Maret 2010.

” Dalam amanat itu disebutkan meperbaiki sepak bola di Tanah Air butuh mengaitkan berbagai pihak, termasuk pengusaha yang tergabung dalam konsorsium LPI,” ucap juru bicara LPI, Abi Hasantoso kala itu.

Dalam prosesnya beberapa klub yang menjadi anggota PSSI, tetapi memilih berkompetisi di LPI juga akan memperoleh ancaman hukuman berat, termasuk status degradasi ke divisi satu serta diminta mengembalikan aset- aset PSSI. 4 klub yang memperoleh ancaman tersebut, ialah Persema Malang, PSM Makassar, Persebaya Surabaya, serta Persibo Bojonegoro.

Saat itu, PSSI di dasar kendali Nurdin Halid memang benar benar menutup diri dari upaya banyak pihak yang bernazar untuk membetulkan sepak bola Indonesia. Mengingat begitu banyak cara kotor yang terjadi dalam sepak bola Indonesia. Tidak hanya PSM, Persema, Persebaya, serta Persibo, begitu banyak klub baru yang bermunculan untuk dapat berkompetisi di Liga Primer Indonesia, di antara lain Bali Devata, Batavia Union, Jakarta FC, Medan Chiefs, Minangkabau FC, Real Mataram, Semarang United, Solo FC, sampai Tangerang Wolves.

LPI pada dasarnya berjalan di bawah pengawasan Komite Normalisasi PSSI dan harus berakhir saat putaran awal kompetisi tersebut berakhir, ataupun dapat dibilang LPI hanya berjalan separuh musim. Sementara itu, Indonesia Super League berjalan semusim penuh sejak 2010 sampai 2011 dan Persipura keluar sebagai juara.

PSSI masa Djohar Arifin Husein memutuskan untuk menunjuk Liga Prima Indonesia Sportindo, yang tadinya mengelola LPI, untuk mengelola kompetisi resmi kepunyaan federasi. PT LPIS juga membentuk Indonesia Premier League sebagai kompetisi tresmi pada musim 2011- 2012. Kisruh ini juga bersinambungan karena polemik yang besar membuat beberapa klub tidak sepakat untuk bermain di kompetisi yang disupervisi oleh PT LPIS yang musim sebelumnya gagal melaksanakan roda kompetisi LPI.

Kisruh di dalam kepengurusan PSSI menyeruak. Dimotori oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI saat itu, La Nyalla Mattalitti, terbentuklah Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang pada akhirnya mengelola Indonesia Super League.

WinBig Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

WINBIG88

- Advertisment -

Berita Favorit

Real Madrid Gulung Eibar 3-1 Dalam Kompetisi LaLiga

Dalam laga lanjutan Liga Spanyol, Real Madrid menggelar pertandingannya di Bernabeu dengan menjamu Eibar. Dalam pertandingan tersebut mereka berhasil menorehkan kemenangan dengan...

Mark Clattenburg Sebut Gol Sergio Ramos di Final Liga Champions 2016 adalah Offside

Mark Clattenburg berlaku sebagai wasit dalam pertandingan final Liga Champions 2016, dikesempatan wawancara yang dilakukannya beberapa waktu lalu sang wasit membuat sebuah...

Lawan Granada, Real Madrid Akan Lakoni ‘Final’ Pertama Menuju Gelar Juara

Dalam laga lanjutan pekan ke 36 Real Madrid akan melakukan laga lawatan ke markas Granada. Laga ini juga akan menjadi momentum perdana...

Pemain Liga Inggris Berdarah Indonesia Untuk Piala Dunia 2021

Akhir-akhir ini di dunia sepak bola lahir nama Elkan Baggott, yang merupakan pemain salah satu liga ternama di Inggris Ipswich Town U-18....