29 C
Indonesia
Sunday, September 20, 2020
Home Berita Liga Indonesia Mengingat Noda Hitam Sepakbola Indonesia Akibat Dualisme Kompetisi 2010 - 2012

Mengingat Noda Hitam Sepakbola Indonesia Akibat Dualisme Kompetisi 2010 – 2012

Sepak bola Indonesia sempat berada di titik yang sangat kelam saat terjadi perebutan kekuasaan di badan PSSI selaku organisasi yang menaungi sepak bola di Tanah Air, yang berbuntut kepada dualisme kompetisi Liga Indonesia, di mana Indonesia Super League serta Indonesia Premier League, sempat bersama dikira sebagai breakaway league.

Indonesia Super League atau sering diucap Liga Super Indonesia ialah kompetisi sepak bola kasta paling tinggi di Indonesia yang telah dimulai pada 2008, sebagai wujud modernisasi kompetisi Liga Indonesia yang telah masuk ke tingkat yang lebih tinggi sejak 1994. Setelah sebelumnya Liga Indonesia memakai sistem pembagian daerah, Indonesia Super League muncul jadi suatu kompetisi yang benar benar sama seperti kompetisi sepak bola di Eropa, dengan penghitungan poin dari awal sampai akhir kompetisi.


Persipura Jayapura ialah juara pada edisi awal ISL, yakni pada tahun 2008-2009. Arema Indonesia setelah itu jadi juara di musim kedua ISL. Persipura setelah itu kembali jadi juara pada tahun 2010- 2011, di mana saat itu timbul kompetisi baru bernama Liga Primer Indonesia yang dikelola oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).

Liga Primer Indonesia saat itu dikira sebagai breakaway league karena tidak mempunyai izin dari PSSI selaku asosiasi resmi sepak bola di Indonesia. Tetapi LPIS menyatakan penyelenggaraan LPI dinilai cocok saran Kongres Sepak Bola Nasional yang dilaksanakan di Malang pada Maret 2010.

” Dalam amanat itu disebutkan meperbaiki sepak bola di Tanah Air butuh mengaitkan berbagai pihak, termasuk pengusaha yang tergabung dalam konsorsium LPI,” ucap juru bicara LPI, Abi Hasantoso kala itu.

Dalam prosesnya beberapa klub yang menjadi anggota PSSI, tetapi memilih berkompetisi di LPI juga akan memperoleh ancaman hukuman berat, termasuk status degradasi ke divisi satu serta diminta mengembalikan aset- aset PSSI. 4 klub yang memperoleh ancaman tersebut, ialah Persema Malang, PSM Makassar, Persebaya Surabaya, serta Persibo Bojonegoro.

Saat itu, PSSI di dasar kendali Nurdin Halid memang benar benar menutup diri dari upaya banyak pihak yang bernazar untuk membetulkan sepak bola Indonesia. Mengingat begitu banyak cara kotor yang terjadi dalam sepak bola Indonesia. Tidak hanya PSM, Persema, Persebaya, serta Persibo, begitu banyak klub baru yang bermunculan untuk dapat berkompetisi di Liga Primer Indonesia, di antara lain Bali Devata, Batavia Union, Jakarta FC, Medan Chiefs, Minangkabau FC, Real Mataram, Semarang United, Solo FC, sampai Tangerang Wolves.

LPI pada dasarnya berjalan di bawah pengawasan Komite Normalisasi PSSI dan harus berakhir saat putaran awal kompetisi tersebut berakhir, ataupun dapat dibilang LPI hanya berjalan separuh musim. Sementara itu, Indonesia Super League berjalan semusim penuh sejak 2010 sampai 2011 dan Persipura keluar sebagai juara.

PSSI masa Djohar Arifin Husein memutuskan untuk menunjuk Liga Prima Indonesia Sportindo, yang tadinya mengelola LPI, untuk mengelola kompetisi resmi kepunyaan federasi. PT LPIS juga membentuk Indonesia Premier League sebagai kompetisi tresmi pada musim 2011- 2012. Kisruh ini juga bersinambungan karena polemik yang besar membuat beberapa klub tidak sepakat untuk bermain di kompetisi yang disupervisi oleh PT LPIS yang musim sebelumnya gagal melaksanakan roda kompetisi LPI.

Kisruh di dalam kepengurusan PSSI menyeruak. Dimotori oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI saat itu, La Nyalla Mattalitti, terbentuklah Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang pada akhirnya mengelola Indonesia Super League.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Tak Hanya Piawai Menggiring Bola, Berikut Beberapa Pesepakbola Yang Juga Berprofesi Sebagai Dokter

Pandemic akibat virus corona yang telah ditetapkan oleh asosiasi kesehatan dunia atau WHO menarik banyak tenaga medis untuk dapat mencegah serta menangani...

Pemain Gelandang Rohit Cand Ungkap Komitmen Kuat dengan Persija

Rohit Chan atau lebih dikenal dengan sebutan Penggawa Macan Kemayoran memang dikenal sebagai pemain asing yang berkiprah di klub sepak bola Persija...

PSSI Akan Potong Gaji Shin Tae- yong Akibat Dampak Virus Corona

PSSI berencana untuk memotong gaji pelatih serta staf kepelatihan Timnas Indonesia. Dampaknya, Shin Tae- yong serta kawan- kawan terancam tidak menerima ...

Ibrahimovic Mulai Melirik Jadi Pelatih

Banyak pemain bintang yang setelah gantung sepatu memilih berkarir tidak jauh-jauh dari dunia sepakbola. Menjadi pelatih adalah salah satu pilihan karir tersebut....