29 C
Indonesia
Wednesday, September 23, 2020
Home Berita Internasional Mengenal Sosok Jan Koller Yang Memiliki Tubuh Raksasa

Mengenal Sosok Jan Koller Yang Memiliki Tubuh Raksasa

Jan Koller yang merupakan penggemar game sepak bola dalam dua decade terakhir tentu saja sudah tidak asing jika berharap memiliki penyerang yang jago dalam urusan menyundul si kulit bundar.

Jan Koller adalah salah satu pemain ikonik pada era tahun 2000 an. Dan jika menyebutkan label sebagai pemain tertinggi di olahraga sepak bola maka hal tersebut akan langsung tertuju kepada sosok Jan Koller.

Tinggi badan pemain yang menjadi icon era 2000 an tersebut yang hampir sampai 202 cm ini memang membuat dirinya menjadi sangat menonjol di lapangan hijau. Berat badannya juga hampir mendekati 100 kg di masa aktif bermain yang membuat pemain yang kini sudah memasuki usia 46 tahun ini semakin identic dengan julukan sebagai pemain raksasa.

Nama pemain yang berasal dari Cekoslowakia ini telah muncul sejak dirinya tampil bersama Anderlecht. Bersama klub ngetop asal Belgia ini, ia menjelma menjadi mesin gol bagi Anderlecht. Dalam dua musim memperkuat klub asal Belgia tersebut, ia berhasil mencetak 64 gol yang akhirnya membuat dirinya berhasil dilirik oleh Borrusia Dortmund.

Dirinya lalu semakin dikenal ketika berlaga di Bundes Liga untuk memperkuat Borrusia Dortmund. Kolaborasi apik antara Tomas Rosicky dan Jan Koller yang juga sama-sama berasal dari Republic Ceko ini berhasil mengantarkan klub raksasa Jerman ini memenangkan Bundesliga pada musim 2001-2002.

Dengan tinggi badannya yang semampai tersebut, ia memang sangat piawai dalam mencetak gol melalui sundulan kepala. Data yang disebutkan dari transfermarket, setidaknya sudah ada 55 gol yang berhasil dicetak dari kepalanya. Tetapi tendangan dari pemain bertinggi 2 meter ini juga tidak kalah membahayakan gawang lawan, sebab ia berhasil menciptakan setidaknya 58 gol melalui tendangan kaki kanannya.

Dari seluruh gol yang ia ciptakan, bisa dibilang bahwa Jan Kooller adalah sosok striker yang mengerikan di kotak penalty. Kehadiran mantan pemain Timnas Republik Ceko ini di kotak penalty lawan memang sangat menonjol karena ia bisa dengan sangat mudah untuk ditemukan oleh teman setimnya yang berniat untuk memberikan assist kepadanya dan difinishing dengan sebuah gol. Sosok Jan Koller yang tinggi besar ini juga membuat barisan pertahanan tidak akan mudah berduel dan bertarung untuk memperebutkan bola dengan dirinya.

Tidak hanya menonjol di klub saja, ia juga menjadi penyerang andalan di Timnas Republik Ceko yang kala itu di isi oleh banyak pemain yang berkualitas seperti Pavel Nedved, Milan Baros hingga Petr Cech.

Dengan memiliki tubuh yang menjulang tinggi dan kokoh, ia sebelumnya sempat di plot untuk menjadi seorang penjaga gawang. Awal karier juniornya ia ditempatkan sebagai kipper, namun kemudian seiring berjalannya waktu untuk memasuki masa yang serius di sepakbola ia memutuskan untuk pindah menjadi striker.

Namun ketajaman yang dimilikinya tidak langsung teruji ketika ia memperkuat Sparta Praha sehingga ia kemudian hijrah ke Lokeren di Liga Belgia. Memperuat tim inilah baru naluri gol Jan Koller mulai terasah dan terlihat dengan jelas sehingga membuat ia berhasil menjadi salah satu pemain yang cukup diperhitungkan di Benua Biru.

Pengalamannya sebagai penjaga gawang di karier juniornya akhirnya memberikan sebuah benefit bagi ia ketika memperkuat Dortmund dan tengah berada pada posisi yang mendesak. Sebab dalam duel ketika Dortmund melawan Munchen, penjaga gawangnya kala itu Jens Lehmann mendapatkan kartu merah dan harus terusir dari lapangan. Akhirnya pada kejadian tersebut, Koller terpaksa menjadi kipper pada sisa waktu pertandingan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Liverpool Nomor Satu! Ini Daftar Klub Sepakbola Paling Berharga

Klub sepakbola saat ini telah menjadi aset bisnis besar. Bisnis dalam dunia sepakbola memang salah satu alasan kenapa permainan olahraga bola besar...

Hary Kane Jadi Sponsor Utama Untuk Mantan Klubnya Leyton Orient

Dalam masa pandemi seperti saat ini ternyata ada banyak hal positif yang dapat dilakukan oleh para pemain sepakbola. Sebagian pemain memilih untuk...

Resmi, Aritz Aduriz Gantung Sepatu Di Usia 39 Tahun

Resmi sudah slah satu pesepakbola  milik Timnas Spanyol dan Athletic Bilbao pensiun dari dunia sepakbola, pemain tersebut adalah Aritz Aduriz. Kini di...

Apa yang Salah dengan Jose Mourinho di Tottenham Hostpurs?

Jose Mourinho seperti yang kita ketahui adalah seorang pelatih dengan segudang prestasi. Mulai dari masa jayanya di FC Porto sampai Inter Milan,...