29 C
Indonesia
Friday, July 3, 2020
Home Berita Liga Spanyol Mengenal Pemain yang Bersinar di Madrid Saat Lorenzo Sanz Memimpin

Mengenal Pemain yang Bersinar di Madrid Saat Lorenzo Sanz Memimpin

Kabar duka terbaru saat ini datang dari duni sepakbola eropa. Dimana telah diberitakan bahwa mantan presiden Real Madrid yaitu Lorenzo Sanz telah meninggal dunia. Penyebab dari meninggalnya Lorenzo ini sendiri karena virus corona yang menjangkitnya dalam beberapa waktu yang lalu. Memang untuk kasus mengenai corona di tempat tinggalnya yaitu spanyol termasuk yang sangat buruk.

Sanz sendiri sebelumnya sudah dirawat di rumah sakit setelah mengalami beberapa gejala awal terkenanya corona. Memang sudah lama sebelumnya banyak orang Spanyol yang sudah sangat beresiko untuk terkena corona dengan mudah. Tentu saja dengan meninggalkan Sanz ini jadi duka mendalam bagi madrid. Terlebih lagi ia pernah memimpin dari 1995-2000 dan membawa kejayaan.

Ini terbukti dari banyaknya trofi yang berhasil ia raih. Disini kita bisa melihat dari masa kepemimpinan Sanz, Madrid berhasil meraih sebanyak 7 trofi. Dimana dalam trofi tersebut bisa dibilang memang cukup major. Misalnya saja berhasil membawa Madrid menjadi kampiun di 2 edisi Liga Champions. Selain itu meraih juara piala interkontinental, La Liga dan satu piala super eropa. Ia juga membawa klub basket Real Madrid meraih juara.

Trofi dan kejayaan Madrid di masa lalu sendiri tentunya juga disebabkan karena pemain yang berkualitas. Ada banyak pemain Madrid yang berjaya di masa kepemimpinan Lorenzo Sanz. Misalnya saja yang pertama Roberto Carlos. Bisa dibilang kalau sampai saat ini ia bisa disebut sebagai bek kiri terbaik dunia. Untuk Madrid sendiri ia bermain selama 11 musim, mulai 1996-2007 dengan 13 gelar.

Kedua ada Raul Gonzales. Ia adalah pemain asal Spanyol yang pernah bermain untuk Madrid selama 16 tahun, mulai dari 1992-2010. Tentu saja banyaknya musim bermain membuatnya dijuluki sebagai pangeran Madrid. Selama bermain untuk Madrid sendiri Raul hanya berhasil meraih 5 trofi. Tapi ia sangat kontributif, dimana sudah bermain sebanyak 741 pertandingan dan mencetak 323 go.l

Selanjutnya ada pemain bek yang juga bermain sangat bagus yaitu Pregdad Mijatovic. Pemain asal Serbia ini sendiri memang hanya bermain sebanyak 3 musim, akan tetapi tetap maksimal. Selain itu beberapa hal yang terkenal dari salah satu bek tangguh Madrid ini adalah mencetak gol tunggal kemenangan champions 1997-1998 lawan Juventus. Ini jadi momen terbaik dari Mijatovic di Madrid.

Pemain lain yang berjaya saat masa kepemimpinan Lorenzo Sanz adalah Clarence Seedorf. Ia pertama kali didatangkan pada tahun 1996. Pada saat main di Madrid ia juga bermain dengan sangat baik sehingga dapat meraih 2 gelar liga champions, sebelum kemudian di lego ke inter milan. Saat main di madrid sendiri ia main sebanyak 159 laga. Dalam laga tersebut ia mencetak 20 gol dan 17 assist.

Pemain terakhir yaitu ada Fernando Redondo. Pemain satu ini selama masa jayanya pernah bermain untuk Teenrife, Real Madrid, dan AC Milan. Saat di Madrid sendiri ia bermain mulai dari tahun 1994-2000. Dalam semua musim tersebut ia telah berhasil melakukan 228 pertandingan dengan raihan 3 gol Dalam 6 musim bermain di Madrid sendiri Redondon berhasil meraih 6 trof.

Tentu saja jasa Sanz sendiri memang sangat banyak. Dan jasanya yang sangat besar inilah kemudian banyak yang menghormati jasanya sampai saat ini. Semoga meninggalnya Lorenzo Sanz ini tidak membuat kesedihan yang berlarut untuk keluarha dan orang terdekat. Selamat jalan Lorenzo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

WINBIG88

- Advertisment -

Most Popular

Hot News : Leroy Sane Resmi Taken Kontrak Dengan Bayern Munich

Resmi! Setelah penantian panjang akhirnya Bayern Munich berhasil melakukan kontrak dengan Leroy Sane. Saat ini Bayern Munchen telah selesai menuntaskan proses transfer...

Antalanta Taklukan Napoli dan Catat Kemenangan ke 7 Secara Beruntun

Atalanta melanjutkan perjalanan positif yang telah berhasil mereka lakukan selama beberapa pekan terakhir. Hari ini mereka akhirnya kembali mengakhiri laga dengan kemenangan...

Zinedine Zidane Tak Ingin Jumawa Atas Keunggulan Real Madrid Terhadap Barcelona

Usai melakoni pertandingan kontra Getafe dan mendapatkan poin penuh, kini Real Madrid kian meninggalkan Barcelona dari persaingan perburuan trofi LaLiga musim 2019/2020....

Juergen Klopp Tegaskan Liverpool Kalah Telak Bukan Karena Habis Juara

Liverpool dihajar habis-habisan oleh Manchester City. Menanggapi kekalahan tersebut Juergen Klopp menegaskan bahwa anak-anak asuhnya tidak kalah karena telah mengamankan gelar juara...

Recent Comments