29 C
Indonesia
Thursday, July 9, 2020
Home Berita Liga Inggris Memiliki Masa Suram di Musim Lalu, 3 Pemain Liga Inggris Ini Mampu...

Memiliki Masa Suram di Musim Lalu, 3 Pemain Liga Inggris Ini Mampu Bangkit

Pemain seperti Jamie Vardy, Pierre-Emerick Aubameyang dan Sergio Aguero sekali lagi masih memamerkan kegemilangan mereka di level tertinggi. Sementara Danny Ings dan Tammy Abraham telah menarik perhatian dengan performa mereka yang sempurna di Liga Inggris.

Namun, pemain bintang seperti David de Gea dan Mesut Ozil sebagian besar kurang beruntung. Tapi nama-nama terkenal lainnya seperti Kevin de Bruyne dan Sadio Mane telah mengambil alih liga dengan hebat.

WinBig Ads

Bahkan, ada pula beberapa pemain Liga Inggris yang mengalami peningkatan luar biasa dalam kinerjanya, bahkan kini telah menjadi sorotan. Berikut ini ada tiga nam pemain yang mampu tampil lebih baik di musim ini.

Jonny Evans
Jonny Evans merupakan mantan bek Manchester United, yang sekarang menjadi bek tengah Brendan Rodgers di Leicester City. Ia diberi label sebagai pencuri abad ini oleh mantan manajer Liverpool. Jonny Evans tiba di Stadion King Power dari West Bromwich Albion dengan harga 3,5 juta poundsterling. Itupun setelah The Fox memenangkan persaingan dengan Manchester City pada musim panas 2018 lalu.

Pemain asal Irlandia Utara itu harus bersaing dengan Harry Maguire dan Caglar Soyuuncu untuk mendapatkan tempat awal di pertahanan Leicester di musim debutnya. Jonny Evans ketika itu bisa tampil di 24 laga.

Namun, dengan kepindahan Maguire ke Old Trafford musim panas lalu, Jonny Evans menjadi bek tengah utama di klub dan mengembangkan kerjasama yang hebat dengan Soyuncu di belakang. Sejak itu, duo ini tampil gemilang bersama Leicester City, dan menempatkan mereka di posisi empat besar.

Sebelumnya, pemain yang sudah berusia 32 tahun itu hanya tampil di bawah 150 penampilan untuk United, dan meninggalkan klub raksasa Inggris itu setelah kurangnya kepercayaan manajerial dan waktu bermain. Padahal, bos legendaris Sir Alex Ferguson terpana dengan keputusan Louis Van Gaal untuk melepaskan Ulsterman.

Lalu, Jonny Evans kini telah menghidupkan kembali kariernya di Leicester City dan tampaknya tetap berada di klub East Midlands dan bisa menjadi fase terakhir dari kariernya. Secara statistik, permainan Evans telah meningkat tajam sejak musim lalu. Tingkat keberhasilan tekelnya melonjak hingga 73 persen di musim ini dibanding musim lalu yang hanya 54 persen.

Kemampuan Evans sudah tidak diragukan lagi dan terus berkembang di bawah manajer Brendan Rodgers dan telah beradaptasi dengan gaya permainannya dengan mudah. Evans akan berusaha mencari untuk mencapai kualifikasi Liga Champions dengan Foxes, hal ini akan dilakukan ketika musim dilanjutkan setelah istirahat.

Scott McTominay
Gelandang kelahiran Lancaster ini adalah salah satu pemain Manchester United yang paling terkenal sebelum mengalami cedera lutut pada bulan Desember lalu. Scott McTominay, memenangkan penghargaan Player of the Month United pada bulan September dan Oktober, dirinya sangat beruntung karena ketidakhadiran Paul Pogba pada musim ini, sehingga ia dijadikan pemain pengganti Ole Gunnar Solskjaer. Bahkan, pemain berusia 23 tahun itu ditakdirkan menjadi kapten masa depan klub, seperti pengaruhnya pada tim di usia muda ini.

The Scotsman telah mencetak 4 gol dan memberikan satu assist dalam 20 pertandingannya sebagai gelandang bertahan musim ini. Dia cukup solid mengalirkan serangan dari lini tengah United.
McTominay juga memiliki bakat untuk mencetak gol. Ia sering meluncurkan tembakan dari luar kotak seperti pada saat melawan Arsenal dan yang terbaru ketika melawan rivalnya Manchester City.

Penggemar Manchester United tentu akan sangat gembira dengan kemajuan McTominay di musim ini. Sejauh ini, ia telah mewakili apa yang mampu dicapai oleh pemain muda di tahun-tahun mendatang.

Adama Traore
Adama Traore telah memberikan 11 gol dalam 28 penampilan Liga Inggris musim ini. Penampilan pemain sayap Wolverhampton Wanderers ini cukup luar biasa musim ini. Pemain Spanyol itu, sebelumnya menghabiskan empat belas tahun di Barcelona hingga akhirnya menemukan tempat yang tepat di pusat perhatian di bawah manajer Nuno Espirito Santo.

Awalnya, Traore ditempatkan sebagai bek sayap kanan oleh manajer Portugal tersebut. Tetapi, sekarang Traore adalah pemain sayap pilihan pertama Wolves karena penampilannya yang konsisten dalam serangan.

Pemain yang berusia 24 tahun ini telah berkembang menjadi pemain yang jauh lebih baik dari sekadar kecepatan dan kelincahan. Mantan pemain Middlesborough dan Aston Villa itu menggunakan kecepatan eksplosifnya untuk membobol pertahanan lawan, fisik yang ia miliki juga luar biasa untuk melindungi bola dengan efektif.

Pertunjukan Traore musim ini tidak hanya menarik perhatian banyak klub di seluruh dunia. Beberapa klub elite Eropa juga siap untuk meminangnya di jendela transfer mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

WINBIG88

- Advertisment -

Most Popular

Prediksi Liverpool vs Burnley 11 Juli 2020

Laga lanjutan Premier League pekan ke 35 akan menghadirkan duel antara sang juara, Liverpool dan menantang Burnley yang saat ini ada di...

Prediksi Bola : Real Madrid vs Deportivo Alaves 11 Juli 2020

Sang peringkat pertama Real Madrid, pekan ini akan menantang Deportivo Alaves yang saat ini ada di urutan ke 15. Laga ini adalah...

Baru Main 5 Menit, Pemain Barcelona Ini Kena Kartu Merah Karena VAR

Pemain Barcelona, Ansu Fati terhitung baru bermain selama 5 menit ketika tiba-tiba wasit memutuskan untuk mengeluarkan kartu merah untuknya, usai melihat VAR....

Inilah Sederet Fakta Jelang Laga Manchester United Kontra Aston Villa

Liga Inggris akan menghadirkan duel menarik antara Aston Villa yang akan menjamu Manchester United. Jelang pertandingan tersebut ada sederet fakta menarik yang...

Recent Comments