29 C
Indonesia
Sunday, September 19, 2021
Home Berita Internasional Mayoritas Klub Mundur dari ESL, FIFA Mulai Lakukan Investigasi

Mayoritas Klub Mundur dari ESL, FIFA Mulai Lakukan Investigasi

UEFA secara resmi mulai melakukan investigasi terhadap European Super League dan mencari siapa yang menjadi inisiasi pembuatan kejuaraan yang ditentang banyak pihak ini. Investigasi pun mulai menyeret beberapa klub besar seperti Juventus, Real Madrid, dan Barcelona.

Tak kurang dari 9 dari 12 klub pendiri European Super League sudah mengambil langkah mundur serta mereka sudah mengkonfirmasi komitmen mereka buat UEFA. 3 klub yang tersisa- Real Madrid, Juventus, serta Barcelona- menolak buat diintegrasikan kembali ke UEFA serta dampaknya, mereka mengalami hukuman lebih lanjut.

 “Data lebih lanjut menimpa permasalahan ini hendak ada pada waktunya,”tambahnya.

Tadinya, Gabriele Gravina, Presiden Asosiasi Sepak Bola Italia( FIGC) berkata kalau Juventus hendak dilarang bermain di Serie A musim depan bila mereka masih memilah buat senantiasa jadi bagian dari European Super League yang memisahkan diri serta memberontak.

“Aturannya jelas. Bila Juventus masih jadi bagian dari Liga Luar biasa dikala merambah musim depan, dia tidak dapat berpartisipasi di Serie A,”kata Gabriele Gravina kepada Radio Kiss Kiss, semacam dikutip Goal. com.

“Aku hendak memohon maaf buat fans tetapi ketentuan merupakan ketentuan serta itu berlaku buat seluruh orang. Aku berharap penundaan ini lekas berakhir,”tambahnya.

Pengumuman buat membentuk European Super League yang memisahkan diri yang terbuat oleh 12 klub pendiri tercantum Manchester City, Chelsea, Arsenal, Liverpool, Manchester United, serta Tottenham Hotspur, menemukan kritik luas.

Dampaknya, keenam klub Liga Premier, yang ikut serta dalam European Super League yang diusulkan, mengundurkan diri dari kompetisi.

Presiden LaLiga, Javier Tebas, bersikeras kalau Infantino serta anggota hirarki FIFA yang lain mengadakan pertemuan dengan, serta menawarkan dorongan kepada, klub- klub yang ikut serta dalam proyek Liga Luar biasa, yang diluncurkan pada 18 April namun sudah runtuh dalam waktu 72 jam.

Infantino dengan tegas menolak gagasan tentang kompetisi apa juga yang hendak dimainkan di luar struktur sepak bola yang terdapat, namun menegaskan kedudukannya selaku presiden FIFA merupakan terbuka buat berdialog dengan seluruh orang, serta berkata kalau cuma sebab Liga Luar biasa sudah runtuh tidak berarti kalau status quo dalam game wajib diterima.

Mencermati sebagian klub serta berdialog dengan sebagian klub tidak berarti apa juga yang terdapat di balik FIFA, berkolusi, merancang,( pada) proyek Liga Luar biasa mana juga.

“Di FIFA, merupakan tanggung jawab aku buat mendengar, berjumpa, berdiskusi dengan para pemangku kepentingan sepak bola- asosiasi anggota kami, liga, klub kami, seluruh orang: besar, menengah serta kecil,”katanya.

“Mencermati sebagian klub serta berdialog dengan sebagian klub tidak berarti apa juga yang terdapat di balik FIFA, berkolusi, merancang,( pada) proyek Liga Luar biasa mana juga.

“Kita wajib memandang kenyataan serta bukan rumor ataupun gosip koridor, paling utama tidak tiba dari bagian tertentu,”kata Swiss.

“Aku sudah bekerja di posisi yang relevan sepanjang sebagian dekade saat ini serta aku ketahui banyak klub, aku berdialog dengan klub sepanjang bertahun- tahun, semenjak hari- hari aku di UEFA. Serta kala berdialog dengan klub- klub Eropa, topik Liga Luar biasa senantiasa jadi topik dialog, senantiasa. Seluruh orang di sepakbola ketahui itu.

“Sepanjang bertahun- tahun sebagian klub menekuni serta mempersiapkan proyek ini ataupun yang seragam. Dalam 16 tahun aku di UEFA, kami senantiasa sukses mengelolanya serta aku bisa berikan ketahui Kamu kalau terdapat proyek yang jauh lebih maju daripada yang kami miliki. nampak baru- baru ini.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Wasit Liga Inggris Diberikan Lebih Besar Kekuasaan Untuk ‘Handball’

Wasit Liga Premier akan diberitahu untuk menunjukkan keringanan hukuman yang lebih besar dalam keputusan handball mulai dari akhir pekan mendatang, laporan HappyLuck9,...

Statistik Ole Gunnar Solskjaer Sebagai Pelatih Manchester United Di Tahun Pertamanya

Ole Gunnar Solskjaer mulai bergabung dengan Manchester United pada 19 Desember 2018 untuk mengambil alih Jose Mourinho yang dipecat. Tetapi, Solskjaer ...

Apakah Neymar Akan Kembali Ke FC Barcelona

Rumor yang menyatakan bahwa bahwa kembalinya Neymar ke FC Barcelona sudah sangat santer di beritakan dari semenjak musim lalu. Namun hasilnya adalah...

Ini Komentar Pep Soal Kesalahan Raheem Sterling

Man City dibekuk 1-3 oleh Lyon dalam babak perempat final Liga Champions 2019/2020. Jika saja dalam laga tersebut Raheem Sterling berhasil mencetak...