29 C
Indonesia
Thursday, October 1, 2020
Home Berita Liga Inggris Manchester United dan Arsenal Siap Berebut Gelandang Bayern Munchen

Manchester United dan Arsenal Siap Berebut Gelandang Bayern Munchen

Manchester United dan Arsenal akan terlibat persaingan sengit dalam bursa transfer musim panas tahun ini. Manchester United dan Arsenal sama-sama berusaha mendatangkan gelandang baru pada musim depan. Dilansir BolaSport.com dari Mirror, kedua klub kini mengincar gelandang Bayern Munchen, Corentin Tolisso.

Tolisso gagal bersinar pada saat Bayern Munchen dilatih oleh Hansi Flick. Keputusan Bayern Munchen untuk memperpanjang kontrak Flick membuat Tolisso semakin berada di posisi yang sulit. Untuk itu, Tolisso berusaha mencari klub lain pada musim depan. Manchester United dan Arsenal bisa menebus Tolisso dengan harga 25,5 juta euro atau sekitar 440 miliar rupiah. Tolisso masih berusia 25 tahun, usianya tersebut bisa dibilang usia keemasan seorang pesepak bola.

Harga tersebut jelas pantas disematkan kepadanya. Sebelumnya, Inter Milan juga dikabarkan berminat untuk memakai jasa Tolisso. Sang gelandang kini memiliki banyak pilihan jika ia harus meninggalkan Bayern Munchen. Bayern Munchen berhasil mengikat Tolisso dengan kontrak berdurasi lima tahun. Die Roten mendapatkan tanda tangan pemain Perancis berdarah Togo itu setelah bersaing dengan Juventus, Chelsea, Tottenham Hotspur, dan Manchester City.

Nama Tolisso memang belum dikenal luas. Prestasi, reputasi, dan mental juaranya pun belum teruji setelah hanya mampu mengantarkan Lyon finis sebagai runner-up Ligue 1 dua kali pada 2014-2015 dan 2015-2016. Namun, pihak Bayern Munchen memiliki alasan untuk berani menghargai Tolisso dengan nilai tinggi.

Kala itu, CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge, percaya bahwa pemain barunya itu bisa meningkatkan kualitas permainan FC Hollywood. Menurut Karl-Heinz, pihaknya sudah mengamati Tolisso dengan saksama. Tolisso adalah pemain yang sangat menarik perhatian tim Bayern Munchen dan juga pelatih. Karl-Heinz mengaku sangat senang bisa mengamankan Tolisso.

Karl-Heinz menambahkan bahwa Tolisso adalah pemain yang cukup cepat dan secara teknis sangat bagus. Ia juga bisa menjadi ancaman di depan gawang lawan. Ia adalah pemain yang bisa diharapkan oleh fans Bayern Munchen. Tolisso sendiri bergabung bersama akademi Lyon di usianya yang masih13 tahun. Perkembangannya cukup pesat, dengan melewati setiap tahapan usia di akademi dengan baik. Kisah debutnya seperti Hector Bellerin di Arsenal. Tolisso mendapat kepercayaan ketika beberapa pemain utama harus absen karena cedera.

Hubert Fournier, di musim 2014-2015, terpaksa mencari solusi ke akademi ketika Clement Grenier dan Gueida Fofana harus absen dalam waktu lama karena cedera. Menggantikan pemain andalan tentu tidak mudah. Namun, Tolisso mampu bertahan di balik tekanan. Ia membuktikannya dengan kedewasaan di atas lapangan.

Tolisso tak mengecewakan. Kepercayaan Fournier dibayar dengan tuntas. Musim itu, ia bermain di semua laga Ligue 1, dengan catatan 31 laga. Musim perdana bersama Lyon, Tolisso banyak bermain sebagai gelandang kiri dalam bentuk diamond yang rapat.

Tugasnya adalah menyediakan keseimbangan di lini tengah, sekaligus masuk ke kotak penalti di saat yang tepat. Tiga dari tujuh gol yang ia lesakkan ke gawang lawan berbuah menjadi gol kemenangan. Sebuah gambaran kejelian Tolisso untuk naik dan menyambut peluang.

Bagi pemain muda, bermain baik di musim perdana sudah lebih dari cukup untuk membayar kepercayaan pelatih. Namun, Tolisso tak hanya ingin berhenti di level bermain baik saja. Ia menunjukkan kepantasan untuk menjadi pemain penting Lyon di masa depan. Dengan itu semua, ia dipercayai menjadi kapten, di usia 22 tahun, ban kapten sempat melingkar di lengannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Rumor Kepulangan Ronaldo ke MU Mencuat Usai Pemotongan Gaji Pemain Juventus

Pemotongan gaji harus dilakukan oleh berbagai klub sepakbola akibat tidak ada pemasukan karena penghentian kompetisi. Salah satu klub yang juga menerapkan pemotongan...

Prediksi Bola : Juventus vs Atalanta 12 Juli 2020

Juventus sang pemimpin klasemen pada hari Minggu 12 Juli 2020 akan menantang Atalanta yang kini menyandang status peringkat 3. Laga tersebut merupakan...

Tidak Hanya Sekali, Persib Lakukan Test Covid-19 Lagi

Dunia kini telah kewalahan hadapi wabah N-CoV yang saat ini sedang meningkat. Virus ini merupakan virus yang berasal dari kota Wuhan China,...

Mark Clattenburg Sebut Gol Sergio Ramos di Final Liga Champions 2016 adalah Offside

Mark Clattenburg berlaku sebagai wasit dalam pertandingan final Liga Champions 2016, dikesempatan wawancara yang dilakukannya beberapa waktu lalu sang wasit membuat sebuah...