29 C
Indonesia
Thursday, November 26, 2020
Home Berita Liga Inggris Manchester City Makin Tenggelam

Manchester City Makin Tenggelam

The Citizens telah terbukti melakukan pelanggaran terhadap aturan Financial Fair Play (FFP) dan UEFA telah menjatuhkan hukuman dua tahun tidak dapat mengikuti Liga Champions Eropa. Bagi manajemen City, hukuman ini terlalu berat, Liga Champions merupakan event yang menjadi dorongan bagi Pep Guardiola melatih Manchester City.

Manchester City dalam menyikapi hukuman dua musim tidak dapat berlaga di kompetisi antar klub Eropa, melakukan upaya banding yang diajukan ke Pengadilan Arbritase Olahraga (CAS). Sekretaris Jenderal CAS, Matthieu Reeb menyatakan, CAS akan tetap berupaya menggelar persidangan di tengah situasi wabah korona yang semakin tidak terkendali. �Belum ada dampak signifikan terhadap tugas yang kami lakukan. Tetapi kami akan tetap waspada. Mengenai agenda persidangan, sementara ini hanya ada tiga pihak yang meminta penundaan untuk menyampaikan keterangannya,� tutur Reeb.

CAS memutuskan persidangan dilakukan secara jarak jauh baik melalui sambungan telepon maupun video. Pihak City berharap ada keputusan sebelum memasuki musim panas ini. Namun karena wabah ini, CAS pada akhirnya membuat daftar ulang putusan 16 kasus yang akan dilaksanakan pada 18 mei mendatang. Dan dari 16 kasus tersebut, Pengajuan banding City tidak termasuk di dalamnya.

Terkait dengan langkah banding yang diajukan oleh manajemen Manchester City, klub-klub rival City di Liga Inggris mengajukan protes. Dari 10 tim yang bertengger di papan atas Liga Inggris, 8 diantaranya sepakat mendesak Pengadilan Arbitrase Olahraga agar menolak banding yang diajukan oleh Manchester City.

Delapan tim papan atas tersebut adalah Liverpool, Chelsea, Leichester City, Tottenham Hotspur, Wolverhampton Wanderes, Burnley, Arsenal, dan Manchester United yang merupakan rival satu kota City. �Selama ini pihak City berhasil menyiasati aturan FFP agar bisa berlaga di Liga Champions Eropa. Sehingga kami khawatir City akan mampu menunda hukuman tersebut atau bahkan memenangkan banding yang mereka ajukan. Jika itu terjadi, maka hal tersebut jelas keterlaluan,� Tegas perwakilan dari delapan tim tersebut.

Perlu diketahui bahwa hukuman yang dijatuhkan oleh UEFA terhadap City diawali dari laporan dari media Jerman, Der Spiegel pada bulan November 2018. Laporan tersebut menunjukkan ada dugaan City telah melakukan manipulasi laporan keuangan dengan cara meningkatka nilai dana dari sponsor. Pihak UEFA bersama dengan operator Liga Inggris langsung melakukan investigasi pada Maret 2019.


Pada 14 Februari 2020, UEFA melayangkan surat kepada Mancheter City yang isinya adalah sanksi terhadap City atas pelanggaran aturan FFP. Selain larangan tampil selama dua musim di Liga Champions, City juga dikenakan denda senilai 30 juta Euro atau setara dengan Rp 524 miliar.

Sempat ada secercah harapan bagi City untuk dapat berlaga di Liga Champions musim depan seiring keputusan UEFA untuk melonggarkan aturan FFP. Namun UEFA menegaskan bahwa memang benar ada kelonggaran seiring adanya wabah virus korona sehingga hanya berlaku pada periode 2017-2019. Sedangkan kasus yang dialami City adalah dalam kurun waktu 2012-2016. Dengan demikian kelonggaran UEFA tidak berpengaruh terhadap hukuman yang dijatuhkan kepada City.

Tidak semua pihak menyalahkan City dan mendukung keputusan UEFA sepenuhnya. Gery Nevile, mantan gelandang MU misalnya, menganggap keputusan UEFA terbilang aneh. Menurut Gary, City memiliki potensi menang di persidangan banding walaupun akan berjalan cukup rumit. Hal yang aneh bagi legenda MU ini adalah hukuman yang dijatuhkan oleh UEFA yang terkesan aneh dan tidak memiliki landasan hukum yang kuat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Prediksi Bola Chelsea FC vs Southampton, 17 Okt 2020

CHELSEA FC Faktor Positif Chelsea FC berada di peringkat ke-7 klasemen liga dengan 7 poin, tertinggal...

Thiago Alcantara Lakukan Debut Sempurna di Liverpool

Dalam pertandingan Liga Inggris di pekan ke dua, Liverpool berhasil tampil gemilang dengan menaklukan Chelsea di kandang tim lawan. Selain itu, laga...

Prediksi Bola Real Madrid vs Inter Milan, 4 Nov’20

Beberapa Faktor Analisa Real Madrid: Real Madrid sekarang ini berada pada peringkat 2 klasemen sementara Liga Spanyol dengan perolehan 16 poin. Dalam...

Absennya Toby dan Performa Menurun Spurs Kehilangan Arah

Lucas Moura menegaskan Tottenham memiliki "kapasitas" untuk mengakhiri pemerintahan Liverpool sebagai juara Liga Inggris. Moura dan rekan setimnya di Spurs saat ini...