29 C
Indonesia
Sunday, July 3, 2022
Home Berita Liga Inggris Manchester City Makin Tenggelam

Manchester City Makin Tenggelam

The Citizens telah terbukti melakukan pelanggaran terhadap aturan Financial Fair Play (FFP) dan UEFA telah menjatuhkan hukuman dua tahun tidak dapat mengikuti Liga Champions Eropa. Bagi manajemen City, hukuman ini terlalu berat, Liga Champions merupakan event yang menjadi dorongan bagi Pep Guardiola melatih Manchester City.

Manchester City dalam menyikapi hukuman dua musim tidak dapat berlaga di kompetisi antar klub Eropa, melakukan upaya banding yang diajukan ke Pengadilan Arbritase Olahraga (CAS). Sekretaris Jenderal CAS, Matthieu Reeb menyatakan, CAS akan tetap berupaya menggelar persidangan di tengah situasi wabah korona yang semakin tidak terkendali. �Belum ada dampak signifikan terhadap tugas yang kami lakukan. Tetapi kami akan tetap waspada. Mengenai agenda persidangan, sementara ini hanya ada tiga pihak yang meminta penundaan untuk menyampaikan keterangannya,� tutur Reeb.

CAS memutuskan persidangan dilakukan secara jarak jauh baik melalui sambungan telepon maupun video. Pihak City berharap ada keputusan sebelum memasuki musim panas ini. Namun karena wabah ini, CAS pada akhirnya membuat daftar ulang putusan 16 kasus yang akan dilaksanakan pada 18 mei mendatang. Dan dari 16 kasus tersebut, Pengajuan banding City tidak termasuk di dalamnya.

Terkait dengan langkah banding yang diajukan oleh manajemen Manchester City, klub-klub rival City di Liga Inggris mengajukan protes. Dari 10 tim yang bertengger di papan atas Liga Inggris, 8 diantaranya sepakat mendesak Pengadilan Arbitrase Olahraga agar menolak banding yang diajukan oleh Manchester City.

Delapan tim papan atas tersebut adalah Liverpool, Chelsea, Leichester City, Tottenham Hotspur, Wolverhampton Wanderes, Burnley, Arsenal, dan Manchester United yang merupakan rival satu kota City. �Selama ini pihak City berhasil menyiasati aturan FFP agar bisa berlaga di Liga Champions Eropa. Sehingga kami khawatir City akan mampu menunda hukuman tersebut atau bahkan memenangkan banding yang mereka ajukan. Jika itu terjadi, maka hal tersebut jelas keterlaluan,� Tegas perwakilan dari delapan tim tersebut.

Perlu diketahui bahwa hukuman yang dijatuhkan oleh UEFA terhadap City diawali dari laporan dari media Jerman, Der Spiegel pada bulan November 2018. Laporan tersebut menunjukkan ada dugaan City telah melakukan manipulasi laporan keuangan dengan cara meningkatka nilai dana dari sponsor. Pihak UEFA bersama dengan operator Liga Inggris langsung melakukan investigasi pada Maret 2019.


Pada 14 Februari 2020, UEFA melayangkan surat kepada Mancheter City yang isinya adalah sanksi terhadap City atas pelanggaran aturan FFP. Selain larangan tampil selama dua musim di Liga Champions, City juga dikenakan denda senilai 30 juta Euro atau setara dengan Rp 524 miliar.

Sempat ada secercah harapan bagi City untuk dapat berlaga di Liga Champions musim depan seiring keputusan UEFA untuk melonggarkan aturan FFP. Namun UEFA menegaskan bahwa memang benar ada kelonggaran seiring adanya wabah virus korona sehingga hanya berlaku pada periode 2017-2019. Sedangkan kasus yang dialami City adalah dalam kurun waktu 2012-2016. Dengan demikian kelonggaran UEFA tidak berpengaruh terhadap hukuman yang dijatuhkan kepada City.

Tidak semua pihak menyalahkan City dan mendukung keputusan UEFA sepenuhnya. Gery Nevile, mantan gelandang MU misalnya, menganggap keputusan UEFA terbilang aneh. Menurut Gary, City memiliki potensi menang di persidangan banding walaupun akan berjalan cukup rumit. Hal yang aneh bagi legenda MU ini adalah hukuman yang dijatuhkan oleh UEFA yang terkesan aneh dan tidak memiliki landasan hukum yang kuat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Gara-Gara Diburu Tim Elite, Nilai Pasar Jadon Sancho Jadi yang Tertinggi di Bundesliga

Pemain yang memilliki nama lengkap Jadon Sancho, saat ini menjadi pemain yang selalu dikait-kaitkan dengan beberapa klub Eropa. Sancho dikabarkan akan meninggalkan...

PSG Tidak Akan Tahan Neymar-Mbappe

Leonardo- direktur berolahraga Paris Saint- Germain- telah mengakui kalau raksasa Prancis tidak berniat meminta orang- orang semacam Kylian Mbappe serta Neymar untuk...

Bertahan atau Tinggalkan Emirates Stadium, Membuat Pierre Emerick Aubameyang Dilema

Banyak sekali informasi yang beredar bahwa masa depan striker arsenal, Pierre Emerick Aubameyang di klub asal London utara Arsenal ini belum jelas...

Seeing Tips For Men – Here Are 3 Internet dating Tips That Guarantee That You Will Never Lose Out On Anyone!

Here are the 21 finest dating suggestions for men coming from some of the most powerful professionals during a call: ...