29 C
Indonesia
Sunday, November 29, 2020
Home Berita Liga Italia Malam Indah Atalanta Berubah Jadi Tangis buat Kota Bergamo karna Virus Covid-19

Malam Indah Atalanta Berubah Jadi Tangis buat Kota Bergamo karna Virus Covid-19

Lewat ajang Liga Champions musim ini Atalanta sudah siap untuk melepaskan warga Bergamo dari bayang-bayang dua raksasa Milan, Inter dan AC Milan. Namun Sang Dewi-Atalanta tidak pernah terpikirkan virus Corona Covid-19 berbalik mengantar dalam mitologi Yunani- ke dalam mimpi buruk.

Di San Siro Malam ajaib yang berlangsung sebulan lalu, bagi warga Bergamo kini berubah menjadi nestapa. Cengkraman harus dibayar dengan mayat-mayat bergelimpangan karna virus Covid-19.

“Ini adalah mimpi yang indah, malam yang indah” melukiskan perasaan mereka saat berhasil mengalahkan tamunya ujar kapten Atalanta, Papu Gomez kepada Sky Sports, pada leg pertama Liga Champions 2019-2020 babak 16 besar Valencia 4-1 di Giuseppe Meazza (San Siro), sebulan lalu.

Dalam laga ini suporter Atalanta hadir sebanyak 40 ribu. Gomez tidak berlebihan. Tim kesayangannya menuju babak 8 besar Liga Champions Mereka bergembira karena kemenangan itu bakal memudahkan langkah. Di ajang paling kompetitif seantero benua Biru melanjutkan mimpi indah mereka tersebut.

” Malam itu benar-benar luar biasa. Ini fantastis, unik dan akan selalu kami kenang sepanjang hidup Jujur saja berharap semua orang dari Bergamo tidak ada di sini, ,” kata Gomez kala itu.

Bukan wajah baru Atalanta sebenarnya dalam persepak bolaan Italia. Namun selama ini, di balik kebesaran dua tim tetangga tim berjuluk La Dea tersebut selalu tenggelam, yakni Inter Milan dan AC Milan.

Momen Atalanta musim ini pun menjadi membebaskan diri. Setelah tahun lalu di urutan ketiga klasemen Serie A berhasil finish, pertama kali Atalanta berhak untuk menembus di Liga Champions Eropa.

Langkah yang dilakukan Atalanta Sebagai pendatang baru, terbilang fanstastis. Karena tidak punya stadion yang memadai maka harus bertanding di San Siro, Atalanta dengan koleksi 7 poin dari 6 laga atau terpaut 7 poin melewati babak penyisihan sebagai runner up Grup C dari pemuncak klasemen Manchester City.

Ternyata salah satu pintu masuk bagi virus Covid-19 dibawa oleh Atalanta. Kegembiraan bagi Bergamo sebulan yang lalu di San Siro telah berbalik menghandirkan penderitaan. Yang dilansir dari Goal.com, tanpa sadar ikut menyebarkan virus Covid-19 pelukan dan high five ria fans Atalanta menyambut aksi Gomez,Hans Hateboer dan Josip Ilicic mengobrak-abrik jala Valencia yang telah membunuh lebih dari 5 ribu jiwa menjangkiti sekitar 59 ribu penduduk Italia saat ini.

Kini malam indah mendapat julukan menyeramkan di San Siro. Mulai dari bom biologis hingga game zero, Di rumah sakit pusat kota Bergamo seperti yang dikata Kepala Departemen Pulmonologi.

Ahli Imunologi Francesco Le Foche, juga menuding hal yang sama Kepada Corriere dello Sport, Kamis lalu,. “Mungkin saja katalis bagi penyebaran virus ini ada beberapa pemicu utama, yang berpotensi jadi salah satu di antaranya pertandingan Atalanta-Valencia,” dilansir Goal ujarnya.

” Waktunya sangat relevan sebulan telah berlalu sejak pertandingan itu,” tambahnya.
” Ribuan orang berkumpulan, dengan jarak satu sama lain satu sentimeter, semua itu bisa jadi pertukaran yang sangat besar terlibat dalam manifestasi euforia seperti berteriak dan berpelukan.”

Euforia yang terjadi saat itu bisa Le Foche membayangkan. Tidak ada yang ingin melewatkan pertandingan tersebut menurutnya, para pemilik tiket. Bahkan sekalipun saat mereka demam.
” Tapi semuanya memang belum cukup jelas saat itu. Tidak akan ada yang berpikiran seperti ini.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Tak Mahal, Inilah Skenaria Barcelona dalam Penjualan Griezmann

Barcelona sepertinya akan sibuk dalam menghadapi jendela transfer musim panas mendatang. Hal tersebut dikarenakan mereka akan melakukan perombakan besar-besaran tehadap skuadnya, mereka...

Kepergian Alfred Riedl Juga Jadi Duka Untuk Sepakbola Vietnam

Kepergian Alfred Riedl ternyata tidak hanya menjadi sebuah duka dalam bagi dunia sepakbola Indonesia, namun juga untuk mereka masyarakat sepakbola Vietnam. Mengapakah...

Hasil BundesLiga : Hoffenheim vs RB Leipzig 0-2

Lagi-lagi RB Leibzig menunjukkan keganasannya, mereka kembali melanjutkan tren postif tak terkalahkannya. Kali ini yang menjadi korban adalah Hoffenheim, meskipun tampil sebagai...

Sempat Jadi Wonderkid, Ini 10 Besar Pemain Tersebut

Wonderkid kita kenal sebagai sebutan untuk pemain muda dengan potensi besar di masa depan. Tentu saja setiap musim atau setiap tahun tetap...