29 C
Indonesia
Thursday, October 21, 2021
Home Berita Internasional Kontroversi Transfer Bintang Sepakbola Dunia

Kontroversi Transfer Bintang Sepakbola Dunia

Perpindahan pemain pada masa bursa transfer adalah hal yang normal. Apalagi, dapat dibilang perpindahan pemain antarklub telah jadi kerutinan di kancah sepak bola dunia. Selalu dinanti serta menarik dibahas. Tetapi, tidak sedikit transfer pemain dapat menuai kontroversi, diiringi polemik sampai kemarahan fans. Pasti saja ada alasan yang melatarbelakanginya.

Jika yang pindah bersatatus pemain- pemain saja pasti tidak akan memunculkan kehebohan. Tetapi, beda jadinya bila yang hengkang pemain berlabel kapten klub, legenda hidup, sampai bintang yang disayangi fans. Umumnya alasan mereka berangkat karena ingin mengejar titel yang belum sempat diraih, ataupun memburu lebih banyak gelar. Alasan semacam itu sangat manusiawi serta masuk akal.

Tetapi, beda jadinya bila pemain tersebut hengkang ke klub yang adalah rival berat tim yang ditinggalkannya. Untuk beberapa pemain, loyalitas di sepak bola tidak eksis. Tidak sedikit pemain yang rela mendapat kemarahan fans demi mengejar ambisinya ataupun impiannya.

Sol Campbell
Menjelang masa 2001, Tottenham Hotspur berencana menjadikan Sol Campbell pemain bergaji paling tinggi di White Hart Line. Saat itu, performa Campbell sangat gemilang serta membuat petinggi Spurs puas. Tetapi, alih- alih menyambar kesempatan itu, bek tengah brilian itu malah memancing kehebohan dengan hengkang ke Arsenal, yang adalah seteru berat Spurs di London Utara. Ironisnya, Campbell pindah seetelah pernah bilang tidak akan pernah ingin bermain buat The Gunners.

Ia dicap bagaikan Judas. Tetapi, Sol Campbell tidak hirau. Berselang 3 tahun setelah itu, ia jadi bagian skuat Arsenal yang meraihi gelar Premier League tanpa terkalahkan dalam semusim pada 2004.

Robin van Persie
” Anak kecil dalam diri aku meneriakkan Manchester United.” Begitulah yang diucapkan Robin van Persie tentang alasanya pindah ke Manchester United pada 2012.

Kepindahan Robin van Persie ke MU benar benar melukai hati fans Arsenal. Saat itu, Van Persie ialah kapten serta mesin gol The Gunners. Ia juga belum lama memenangi gelar PFA Player of the Year. Ia dengan cepat jadi idola di Arsenal, apalagi dalam ekspedisi meraih status legenda. Ia mempunyai segalanya, kecuali trofi Premier Leagie. Godaan pindah ke Manchester United susah diabaikan. Saat itu, Manchester United nampak gampang mencapai trofi demi trofi serta sedang mencari mesin goll.


Robin van Persie memutuskan pindah dengan pemahaman penuh akan dicap pengkhianat oleh suporter The Gunners. Ia mencetak banyak gol bersama Setan Merah serta mencapai gelar Premier League 9 bulan berselang. Misi sukses.

Luis Figo
Sebagian pemain pindah kerena dalam hati terdalam mengenali klubnya saat itu tidak dapat memenangi titel. Tetapi, Luis Figo berbeda. Ia sudah memenangi 2 gelar La Liga bersama Barcelona serta masih hijrah ke Real Madrid. Beberapa transfer bener benar tidak termaafkan, termasuk kepindahan Luis Figo. Kedua klub merupakan seteru abadi. Luis Figo seperti menyiramkan bensin ke api. Fans Barcelona betul- betul membenci Figo atas keputusannya itu.

Ejekan dari fans Barcelona nyaring terdengar ke Figo, kala Real Madrid melakukan duel el clasico. Insiden yang sangat dikenang pasti saja lemparan kepala babi kepada Figo. Namun, semuanya tidak membuat Figo patah arang. Buktinya, ia sukses merebut 2 titel La Liga bersama Real Madrid.

Robert Lewandowski
Robert Lewandowski saat itu baru saja memenangi 2 gelar Bundesliga bersama Borussia Dortmund. Menjuarai Bundesliga bersama klub yang bukan Bayern Munchen seelalu dikira istimewa. Tetapi, Lewandowaski menyadari Dortmund tidak akan dapat juara lagi. Ia memilih gabung Bayern Munchen pada 2014.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Ibrahimovic Membawa AC Milan Menang Atas Napoli

Ac Milan kembali menuai kemenangan dan kali ini atas Napoli dengan skor 3-1. Pertandingan berlangsung di kandang Napoli pada hari senin dini...

Banyak Boyong Pemain Muda, PSIS Diduga Tengah Persiapkan Generasi Masa Depan

Tim sepak bola asal Semarang PSIS atau lebih dikenal dengan sebutan Lakar Mahesa Jenar yang saat ini menjadi salah satu tim yang...

Sengaja Tak Potong Rumput, Begitulah Cara Neville Menghentikan Pergerakan CR7

Mantan pelatih Valencia, Gary Neville pernah menggunakan strategi kotor demi dapat menghentikan pergerakan megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo ketika laga antara Valencia...

Prediksi Bola West Ham vs Man City, 24 Okt’20

Beberapa Faktor Analisa Prediksi West Ham United West Ham United dengan keunggulan sebagai tuan rumah kali ini sehingga mereka...