29 C
Indonesia
Saturday, September 26, 2020
Home Berita Liga Italia Klub-Klub Liga Italia Bakal Rugi Besar Jika Pertandingan Dihentikan

Klub-Klub Liga Italia Bakal Rugi Besar Jika Pertandingan Dihentikan

Liga Italia ditunda untuk dua pekan ke depan membuat klub-klub yang tergabung di Liga Italia mengalami kerugian besar. Kerugian ditaksir mencapai 700 juta euro. Situasi ini berdampak pada keuangan klub, dari hak siar saja mereka sudah rugi besar. Kontrak antara klub dengan hak siar televisi baik domestik maupun asing akan sangat berpengaruh akibat penundaan pertandingan. Dari hak siar televisi mereka bisa kehilangan sampai 430 juta euro. Angka ini bisa bertambah besar jika pertandingan benar-benar dihentikan. Tidak hanya mengalami kerugian dari hak siar televisi, kerugian juga pasti terjadi disektor pendapatan pertandingan dan penjualan merchandise. Jika hal tersebut benar terjadi, pihak klub akan meminta bantuan kepada pemerintah dan Menteri Olahraga, Vicenzo Spadafora.

Juventus menjadi klub yang menderita kerugian paling besar jika dibandingkan dengan klub-klub lain. Adapun rincian kerugiannya adalah 45 juta euro atau setara dengan 750 miliar dari hak siar televise dari serie A dan Liga Champions, 40 juta euro atau setara dengan 670 miliar dari sponsor, serta 20 juta euro atau setara dengan 418 miliar dari pemasukan tiket. Karena situasi tersebut, Juventus mengalami pendapatan yang buruk dari musim sebelumnya.

Seperti kita ketahui, Liga Italia 2019-2020 dihentikan untuk sementara waktu sejak awal Maret sebagai imbasnya wabah COVID-19. Saat ini Liga Italia masih menyisakan 13 pertandingan lagi. Kemungkinan Liga Italia dilanjutkan lagi pada 2 Mei dan berakhir pada 30 Juni. Namun keputusan apakah Liga Italia akan dilanjutkan atau tidak tergantung pada hasil rapat darurat UEFA di Nyon, Swiss pada Selasa (17/3/2020). Rapat tersebut akan membahas bagaimana kelanjutan nasib dari piala Eropa 2020 serta menghasilkan mekanisme terbaik untuk menyelesaikan Liga Champions dan Liga Eropa.

Saat ini negeri spaghetti itu sudah jadi negara posisi dua penderita COVID-19. Organisasi Kesehatan Dunia mencatat sudah ada 9.000 lebih orang yang terdampak corona, bahkan korban yang meninggal dunia mencapai angka 400 lebih. Semakin mewabahnya corona di Italia, pemerintah Italia sudah mengeluarkan pernyataan resmi untuk menghentikan sementara pertandingan sepakbola sampai 3 April mendatang.

Federasi Sepakbola Italia telah mempersiapkan beberapa opsi alternatif mengenai nasib kompetisi sepak bola Serie A apabila tak bisa dilanjutkan. Pilihan pertama adalah dengan dilakukannya babak penyisihan untuk mengetahui klub Seria A yang akan menjuarai liga tersebut. Sedangkan pilihan kedua, yaitu tidak adan yang menjuarai liga ini serta tidak ada yang terdegredasi pada musim ini. Untuk pilihan ketiga adalah dengan menentukan hasil klasemen saat ini menjadi klasemen akhir. artinya, Juventus yang berada di puncak klasemen otomatis menjadi kampiun, di susul Lazio, Inter Milan serta Atalanta yang akan lolos ke Liga Champions di musim depan. Sementara untuk tiga tim yang turun kasta ke Serie B adalah Lecce, SPAL, dan Brescia.

Adapun 2 orang pemain dari serie A yang dikatakan positif corona, yakni bek Juventus Daniel Rugani dan gelandang Sampdoria Manolo Gabbiadini. Semua klub yang pemainnya terkena corona kemudian mengkarantina seluruh punggawanya demi mencegah penyebaran virus tersebut. La Liga selaku liga tertinggi Liga Spanyol menyusul untuk menghentikan sementara kompetisi setelah ada beberapa pemain beserta staf yang terkena virus tersebut. Hal ini didasari karena ada salah satu pemain basket dari Real Madrid yang terjangkis virus Corona sehingga pihak Real Madrid memutuskan untuk mengisolasi seluruh pemain basket serta pemain sepak bola klubnya karena menggunakan fasillitas kebugaran yang sama.

Semua klub yang pemainnya terjangkit virus corona menerapkan sistem karantina dan prosedur isolasi yang benar kepada seluruh pemainnya untuk mencegah meluasnya penularan virus tersebut. La Liga juga ikut menyusul untuk menghentikan pertandingan setelah virus corona ini merebak daerah di Spanyol.

Tak sampai disitu, Presiden La Liga Javier Tebas, sempat mengumumkan akan tetap menggelar pertandingan tanpa penonton. Tetapi rencana tersebut belum sempat terlaksana. Akhirnya La Liga mengambil keputusan bahwa untuk sementara pertandingan akan dihentikan. Keputusan ini diambil setelah klub Real Madrid memutuskan untuk mengisolasi pemainnya. Keputusan diambil setelah mengetahui salah satu pemain basket Real Madrid Basketball dinyatakan positif virus corona. Kemudian Real Madrid mengkarantina seluruh pemain, termasuk pemain tim sepak bola Real Madrid, karena kedua tim ini menggunakan fasilitas kebugaran yang sama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Inilah 5 Striker Berkualitas yang Pernah Membela Maung Bandung

Persib Bandung, atau tim yang memiliki julukan Maung Bandung itu adalah tim sepakbola asal kota Bandung yang sudah berkiprah sejak era perserikatan....

Akankah Luiz Enrique Kembali Melatih FC Barcelona

Luiz Enrique atau yang sering di beri julukan El Lucho oleh pada fans FC Barcelona memiliki minat kembali untuk melatih Barcelona. Setelah...

Chelsea Temukan Elemen-Elemen Terpenting Dalam Permainan

Frank Lampard merasa senang melihat permainan Chelsea kala melawan Barnsley. Hal ini bukan hanya karena skor besar yang dibuat oleh anak-anak asuhnya,...

APPI Minta Kejelasan PSSI Soal Gaji Pemain

Setelah beredar informasi tentang keputusan status force majeur yang dikeluarkan oleh PSSI beberapa aktu lalu yang diakibatkan wabah virus Corona di tengah...