29 C
Indonesia
Thursday, April 22, 2021
Home Berita Liga Indonesia Kisah Kelam, Sepenggal Cerita Tragedi Lenteng Agung Bagi Suporter PSIS

Kisah Kelam, Sepenggal Cerita Tragedi Lenteng Agung Bagi Suporter PSIS

Pada tanggal 1 April 1999 menjadi hari sangat kelam untuk suporter PSIS Semarang. kemudian di Ibukota Jakarta. Mahesa Jenar memang sukses melaju ke final Ligina 1999 usai mengalahkan tuan rumah Persija Jakarta di laga semifinal. Tetapi siapa sangka satu hari saat sebelum kemenangan PSIS yang dicetak oleh gol Ebanda Timoti, terjadi kejadian yang sangat memilukan. Total 11 anggota suporter PSIS meregang nyawa karena musibah tragis.

Kami menelusuri satu di antara saksi sejarah suporter PSIS yang turut dalam rombongan ke Jakarta kala itu. Pada 31 Maret 1999 sore, ribuan fans PSIS yang masih tergabung dalam Yayasan Mahesa Jenar, tiba ke ibukota, memakai armada bis ataupun kereta api. Irawan Sulistyo, seseorang suporter PSIS yang waktu itu turut dalam rombongan menggambarkan, terdapat 2 insiden musibah yang diakibatkan oleh kereta api. Diketahui pendukung PSIS menaiki kereta dari Stasiun Tawang mengarah ke Pasar Senen.

” Musibah pertama dirasakan satu rekan kami yang berada di atas gebong. Dsaat ia membawa bendera, tidak tahunya tersangkut kabel di Stasiun Jatinegara,” cerah Irawan, Kamis( 2/ 4/ 2020).

Setelah itu usai turun di Stasiun Pasar Senen, rombongan suporter PSIS mencari kendaraan umum untuk mengarah Stadion Senayan. Termasuk harus membajak beberapa bis kota DAMRI serta Kopaja. Sebagian bis juga bertolak mengarah Stadion Utama Senayan dari Stasiun Pasar Senen. Beberapa saat setelah itu, tiba rombongan aparat kepolisian terutama satuan Brimob serta Pengendali Massa (Dalmas), untuk melaksanakan evakuasi para fans PSIS.

Tidak ada yang mengenali secara seketika terdapatnya tumpangan free dari polisi ke Senayan. Tetapi siapa sangka, ekspedisi truk polisi yang mengangkut suporter PSIS, malah bergerak ke selatan menghindari Stadion Senayan, apalagi masuk ke kawasan Lenteng Agung, mengarah arah Bogor. Sebagian di antaranya merasa ada suatu yang aneh, kenapa malah kendaraan berjalan sampai ke Lenteng Agung yang terus menjadi jauh dari Senayan. Walhasil mereka berupaya menghentikan laju truk aparat, serta terjadi bentrokan. Sebagian truk sirna serta rusak akibat keributan.

” Banyak yang mulai curiga rute jalannya kok tidak ke Senayan, dan ingin dibawa ke Mako Brimob. Supporter gusar saat di Lenteng Agung, persis dekat stasiun. Suporter marah, telah letih kok malah dibawa ke Mako Brimob Kelapa 2,” terangnya.

3 buah truk aparat ringsek serta digulingkan, buntut dari kericuhan yang terjadi. Setelah terjadi keributan di badan jalan dekat Stasiun Lenteng Agung, ratusan suporter juga bergegas mengarah Senayan menyusul rekan- rekannya yang sudah ada di stadion.

Transportasi sangat cepat adalah dengan naik kereta serta kebetulan letaknya pas di sebelah Stasiun Lenteng Agung. Tetapi tidak berselang lama kejadian nahas itu juga terjadi serta merenggut nyawa 10 anggota suporter PSIS.


” Kami terburu- buru. Masuk ke gang, tidak tahunya keluar gang mendadak disambar kereta rel listrik. Total terdapat 10 orang yang umurnya masih pelajar. Korban dievakuasi pegawai Kereta Api serta dimakamkan di Semarang,” imbuh laki- laki yang akrab disapa Londo ini.

Bertepatan pada 9 April 1999 juga jadi hari bahagia untuk PSIS Semarang. Torehan tinta emas diraih anak asuh Eddy Paryono saat itu dengan menaklukkan Bajul Ijo di tempat alami. Gol tunggal kemenangan PSIS dilesakkan oleh sang Maradona dari Purwodadi, Tugiyo. Tidak ada sorak- sorai suporter PSIS yang memperingati acara juara di Manado, karena tidak ada yang muncul. Hanya sebagian pejabat pemerintahan di area PNS wilayah Semarang yang tiba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Inilah Tokoh Sepak Bola Dunia Paling Berjasa Perangi COVID-19

Penyebaran virus corona di dunia terjadi begitu cepat. Virus SARS-COV2 yang menjadi penyebab virus corona atau COVID-19. Virus corona menyebar melalui droplet...

Berita Transfer Pemain Paling Berkesan, Kasus Transfer Lionel Messi Masuk Daftar Berikutnya?

Pemindahan pemain dari satu klub ke klub lain, merupakan hal yang sangat penting. Pasalnya setiap pemain yang keluar atau bergabung dengan tim...

Gaji Pemain Liga 1 Maksimal 25% Selama Wabah

Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan telah menyatakan perpanjangan masa rehat kompetisi liga 1 dan 2 hingga 29 Mei 2020....

Review Pemain Inter Saat Kontra Fiorentina

Inter memberikan performa terbaik mereka dalam kemenangan tandang 2- 0 yang ciamik ke Fiorentina pada Jumat malam, kembali ke puncak klasemen Serie...