29 C
Indonesia
Wednesday, September 23, 2020
Home Berita Liga Indonesia Kiprah Lulusan SAD Uruguay Di shopee Liga 1

Kiprah Lulusan SAD Uruguay Di shopee Liga 1

Dulu PSSI sempat meluncurkan program pelatnas jangka panjang ke Uruguay berlabel SAD Uruguay (Sociedad Anonima Deportiva) pada 2008. Program ini nyaris sama dengan Primavera serta Baretti di Italia pada pertengahan 1990- an. Pemain belia berbakat Tanah Air dikumpulkan dalam satu tim untuk menjajaki kompetisi junior di negeri yang dituju itu.

Program SAD Uruguay yang didanai pengusaha gila bola, Nirwan Dermawan Bakrie, berjalan sepanjang 5 tahun, 2008- 2013. Banyak pesepak bola berbakat mencuat dari program yang kabarnya menelan dana Rp12, 5 miliyar per tahunnya itu. Tidak banyak, tetapi tidak sedikit pula alumni SAD Uruguay yang sukses mempertahankan eksistensinya di kancah sepak bola nasional, termasuk di Shopee Liga 1 2020. Yang sangat tenar pasti Alfin Tuasalamony, penunggu 2 angkatan pada 2008 serta 2009.

Saat ini, Alfin membela Madura United setelah berbaju Arema FC sepanjang 2. Setelah lulus dari SAD, pemain berumur 27 tahun ini memperoleh peluang untuk menimba ilmu di Eropa bersama klub Belgia, CS Vise. Bertahan di CS Vise pada 2013, Alfin berturut- turut pindah ke Persebaya Surabaya pada 2014, Persija Jakarta pada 2015, Bhayangkara FC pada 2017, serta Sriwijaya FC pada 2018.

Pada awal kemunculannya, Alfin digadang- gadang sebagai bek sayap masa depan Indonesia setelah ikut dalam SAD Uruguay. Sekolah ke Belgia adalah cara untuk meningkatkan bakatnya agar tidak tenggelam. Aksi Alfin bersama CS Vise di Divisi II Belgia pernah terpantau pemandu bakat klub elite Portugal, Benfica. Tetapi, pemain asal Tulehu, Maluku itu memilih untuk kembali ke Tanah Air setelah memperkuat Timnas Indonesia U- 23 pada Seagames 2013.

Petaka meimpa Alfin, saat menganggur setelah Indonesia SuperbLeague( ISL) berakhir. Dia jadi korban musibah. Kaki kirinya patah ditabrak mobil di Kalibata, Jakarta Selatan. Setelah tertatih- tatih mengumpulkan dana untuk mengobati cederanya karena Persija lepas tangan, Bhayangkara FC menampung Alfin pada 2017. Tetapi, kemampuannya sudah terlanjur meredup setelah mengalami luka parah tersebut.


Alfin saat ini bukan lagi bek sayap papan atas di Indonesia. Bersama Madura United, ia jadi pelapis dari Marckho Meraudje. Panggilan dari Timnas Indonesia tidak sempat lagi dirasakannya sejak 2018. Tidak hanya Alfin, Novri Setiawan pula jadi satu di antara sedikit tamatan SAD Uruguay yang sukses di Liga 1. Membela Persija Jakarta sejak 2015, winger berumur 26 tahun ini sekali meraih gelar juara pada 2018. Novri merupakan langganan SAD dengan 3 kali masuk skuat pada 2008, 2009, serta 2011. Kepiawaiannya bermain dalam banyak posisi seperti gelandang sayap kanan, kiri, bek sayap kanan, serta kiri jadi nilai plus.

Satu lagi lulusan SAD yang sempat membawa timnya menjuarai Liga 1 merupakan Awan Setho Raharjo. Kiper angkatan 2012 ini mengantar Bhayangkara FC merengkuh gelar pada 2017.
Inilah pemain pemain lulusan SAD Uruguay:

– SAD 2008: Dimas Galih Pratama (Persik Kediri), Alfin Tuasalmony (Madura United), Finky Pasamba (PSIS Semarang), Novri Setiawan Persija Jakarta)

– SAD 2009: Vava Mario Yagalo (Persik Kediri), Rizky Pellu (PSM Makassar)

– SAD 2010: tidak ada

– SAD 2011: Antoni Putro Nugroho (Persik Kediri), Haris Tuharea (Madura United), Manahati Lestusen (Persikabo), Ryuji Utomo (Persija Jakarta), Teja Paku Alam (Persib Bandung), Wawan Febrianto (Persikabo)

– SAD 2012: Awan Setho Raharjo (Bhayangkara FC), Bagas Adi Nugroho (Arema FC), Hansamu Yama (Persebaya Surabaya), Terens Puhiri (Borneo FC), Zalnando (Persib Bandung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Daftar Monster Yang Hancurkan Asa Valencia Dengan 4 Rekor Gila oleh Josip Ilicic

Predikat sebagai tim yang disebut dengan kuda hitam pada ajang Liga Champions 2019-20 yakni dilanjutkan oleh klub Atalanta. Terbaru di kancah Eropa,...

Menyoal Dua Pinalti Juventus, Gasperini Nilai Italia Miliki Aturan Yang Aneh

Dalam laga kandang yang digelar oleh Juventus di Alianz Stadium, mereka ditahan imbang oleh Atalanta. Kedua gol yang dimiliki Juventus untuk mengimbangi...

Pemain Asing Paling Berpengaruh Di PSM Makassar

Semenjak penyatuan Perserikatan serta Galatama menjadi Liga Indonesia pada 1994, PSM Makassar termasuk royal dalam mengeluarkan anggaran besar untuk belanja pemain asing....

Pandemik Covid-19, Persib Bandung Kesulitan Cari Tempat Latihan

Wabah virus Corona atau CoronaVirus Disease (Covid-19) yang kian hari kian mencuat, mulai bermunculan dan mulai meresahkan semua orang. Skuad kebanggaan Kota...