29 C
Indonesia
Wednesday, December 2, 2020
Home Berita Liga Indonesia Kiper Kiper Asing Yang Mengukir Karir Emasnya Di Sepakbola Indonesia

Kiper Kiper Asing Yang Mengukir Karir Emasnya Di Sepakbola Indonesia

Merekrut pemain untuk posisi kiper merupakan suatu yang lumayan tidak cukup jarang. Persija Jakarta berupaya mendobrak ketidaklaziman tersebut dengan mendatangkan kiper asal Kamerun, Mbeng Jean pada 1997. 4 tahun berselang, penjaga gawang berkepala pelontos ini sukses mempersembahkan trofi Liga Indonesia kepada tim ibukota. 2 tahun setelah mengantar Persija merengkuh gelar Liga Indonesia, Mbeng Jean hengkang ke PSPS Pekanbaru saat sebelum memperkuat PSMS Medan. Sejak saat itu, namanya tenggelam bak lenyap ditelan bumi.

Kiper asing kedua yang menorehkan tinta emas di Liga Indonesia adalah Yoo Jae- hoon. Penjaga gawang asal Korea Selatan ini 2 kali membawa Persipura Jayapura ke tangga juara pada 2010- 2011 serta 2013. Jae- hoon pula terpilih sebagai kiper terbaik Liga Indonesia pada 2010- 2011. Kariernya di Liga Indonesia diawali saat membela Persipura pada periode 2010- 2014 saat sebelum hijrah ke Bali United pada 2015 serta kembali ke dekapan tim berjulukan Mutiara Hitam ini pada 2016- 2018.

Terakhir, Jae- hoon berkostum Barito Putera pada putaran awal Liga 1 2018 dan berstatus tanpa klub sampa saat ini. Yoo Jae- hoon saat ini masih dalam proses naturalisasi untuk jadi Warga Negara Indonesia( WNI). Yoo Jae- hoon sudah meminta restu kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Imam Nahrawi.

” Terima kasih Pak Menpora, Imam Nahrawi, Pak Hasnur, serta seluruh pihak yang ikut membantu proses naturalisasi saya,” tulis Yoo Jae- hoon.

Nyatanya di balik proses naturalisasi Yoo Jae- hoon terselip impian mulia untuk sepak bola Indonesia. Kiper berumur 35 tahun itu tidak begitu berkeinginan untuk membela timnas Indonesia.

” saya ingin menjadi WNI, alasan utamanya bukan karena ingin masuk timnas. Namun saya ingin mengutamakan pembinaan kiper- kiper di Indonesia terutama untuk kipper usia muda. Itu cita- cita saya sejak 2016,” tulis Yoo lagi.

Salah satu pintu untuk membuka pembinaan kipper dengan menjadi WNI.
” Dengan menjadi WNI, saya bisa membuka sekolah kiper di Indonesia menjadi lebih gampang,” tulis Yoo.

” Saya sepenuh hati ingin memajukan sepak bola Indonesia dengan menjadi WNI serta saya akan bekerja keras untuk mewujudkan impian saya,” tambahnya.

Yoo Jae- hoon memperoleh dukungan dari Manajer Barito Putera, Hasnuryadi, untuk melaksanakan mediasi dengan Menpora.

” Saya tidak bisa jika membangun sekolah kiper sendiri, saya memerlukan sponsor serta dukungan dari berbagai pihak termasuk pemerintah untuk mewujudkan impian ini,” tulis kiper kelahiran Korea Selatan itu.

Ada juga nama Zeng Cheng dan Sinthaweechai Hathairattanakool menjadi 2 kiper asing tanpa gelar, tetapi meninggalkan kesan bagus di Liga Indonesia. Nama pertama yang pernah singgah di Persebaya Surabaya pada 2005. Dipinjam dari klub Cina, Wuhan Guanggu, dan masih berumur 19 tahun saat itu, Zeng Cheng langsung melejit sabagai kiper utama Persebaya. Kariernya di kesebelasan dengan sebutan lain Bajul Ijo itu berakhir setelah tim ini mengundurkan diri pada babak 8 besar kompetisi disaat itu.


Nama Kosin, panggilan Sinthaweechai, begitu menempel di ingatan suporter Persib Bandung, Bobotoh. Kiper asal Thailand ini pernah 2 kali berkarier di Kota Kembang pada 2006 serta 2009. Penampilannya yang eksplosif serta keramahannya sebagai pemain asing memnuat Bobotoh gampang jatuh hati kepada Kosin. Disaat pindah ke Chonburi pada 2007, banyak pendukung tim berjuluk Pangeran Biru ini larut dalam kesedihan untuk melepas kepergiannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Update Rangkuman Berita Bola Hari Ini Maret 2020

Bola hari ini sedang banyak yang mendek, terutama karena penundaan pertandingan. Penundaan pertandingan sendiri tentu menjadikan kita kehilangan semangat, apalagi kalau Anda...

Juventus Vs Mila : Hasil Imbang Buat Juve Melenggang ke Final Copa Italia

Dalam laga semifinal Copa Italia, Juventus berhasil menahan imbang AC Milan dengan skor 0-0. Berkat skor tersebut kini anak asuh Sarri mendapatkan...

BundesLiga Kembali Digelar Pada 16 Mei dan Rampung di Akhir Juni

Kabar gembira bagi para pecinta sepakbola Liga Jerman, karena setelah ditangguhkan sejak Maret lalu kini akhirnya mereka BundesLiga resmi kembali dilanjutkan. Berdasarkan...

5 Pemain MU Yang Paling Moncer Saat Mempermalukan Aston Villa

Manchester United sedang berada di jalur positif. Setelah mereka mengalahkan Aston Villa di kandangnya Villa Park, Jumat (10/07/2020) dini hari WIB. Tim...