29 C
Indonesia
Saturday, October 23, 2021
Home Berita Liga Indonesia Kiper Kiper Asing Yang Mengukir Karir Emasnya Di Sepakbola Indonesia

Kiper Kiper Asing Yang Mengukir Karir Emasnya Di Sepakbola Indonesia

Merekrut pemain untuk posisi kiper merupakan suatu yang lumayan tidak cukup jarang. Persija Jakarta berupaya mendobrak ketidaklaziman tersebut dengan mendatangkan kiper asal Kamerun, Mbeng Jean pada 1997. 4 tahun berselang, penjaga gawang berkepala pelontos ini sukses mempersembahkan trofi Liga Indonesia kepada tim ibukota. 2 tahun setelah mengantar Persija merengkuh gelar Liga Indonesia, Mbeng Jean hengkang ke PSPS Pekanbaru saat sebelum memperkuat PSMS Medan. Sejak saat itu, namanya tenggelam bak lenyap ditelan bumi.

Kiper asing kedua yang menorehkan tinta emas di Liga Indonesia adalah Yoo Jae- hoon. Penjaga gawang asal Korea Selatan ini 2 kali membawa Persipura Jayapura ke tangga juara pada 2010- 2011 serta 2013. Jae- hoon pula terpilih sebagai kiper terbaik Liga Indonesia pada 2010- 2011. Kariernya di Liga Indonesia diawali saat membela Persipura pada periode 2010- 2014 saat sebelum hijrah ke Bali United pada 2015 serta kembali ke dekapan tim berjulukan Mutiara Hitam ini pada 2016- 2018.

Terakhir, Jae- hoon berkostum Barito Putera pada putaran awal Liga 1 2018 dan berstatus tanpa klub sampa saat ini. Yoo Jae- hoon saat ini masih dalam proses naturalisasi untuk jadi Warga Negara Indonesia( WNI). Yoo Jae- hoon sudah meminta restu kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Imam Nahrawi.

” Terima kasih Pak Menpora, Imam Nahrawi, Pak Hasnur, serta seluruh pihak yang ikut membantu proses naturalisasi saya,” tulis Yoo Jae- hoon.

Nyatanya di balik proses naturalisasi Yoo Jae- hoon terselip impian mulia untuk sepak bola Indonesia. Kiper berumur 35 tahun itu tidak begitu berkeinginan untuk membela timnas Indonesia.

” saya ingin menjadi WNI, alasan utamanya bukan karena ingin masuk timnas. Namun saya ingin mengutamakan pembinaan kiper- kiper di Indonesia terutama untuk kipper usia muda. Itu cita- cita saya sejak 2016,” tulis Yoo lagi.

Salah satu pintu untuk membuka pembinaan kipper dengan menjadi WNI.
” Dengan menjadi WNI, saya bisa membuka sekolah kiper di Indonesia menjadi lebih gampang,” tulis Yoo.

” Saya sepenuh hati ingin memajukan sepak bola Indonesia dengan menjadi WNI serta saya akan bekerja keras untuk mewujudkan impian saya,” tambahnya.

Yoo Jae- hoon memperoleh dukungan dari Manajer Barito Putera, Hasnuryadi, untuk melaksanakan mediasi dengan Menpora.

” Saya tidak bisa jika membangun sekolah kiper sendiri, saya memerlukan sponsor serta dukungan dari berbagai pihak termasuk pemerintah untuk mewujudkan impian ini,” tulis kiper kelahiran Korea Selatan itu.

Ada juga nama Zeng Cheng dan Sinthaweechai Hathairattanakool menjadi 2 kiper asing tanpa gelar, tetapi meninggalkan kesan bagus di Liga Indonesia. Nama pertama yang pernah singgah di Persebaya Surabaya pada 2005. Dipinjam dari klub Cina, Wuhan Guanggu, dan masih berumur 19 tahun saat itu, Zeng Cheng langsung melejit sabagai kiper utama Persebaya. Kariernya di kesebelasan dengan sebutan lain Bajul Ijo itu berakhir setelah tim ini mengundurkan diri pada babak 8 besar kompetisi disaat itu.


Nama Kosin, panggilan Sinthaweechai, begitu menempel di ingatan suporter Persib Bandung, Bobotoh. Kiper asal Thailand ini pernah 2 kali berkarier di Kota Kembang pada 2006 serta 2009. Penampilannya yang eksplosif serta keramahannya sebagai pemain asing memnuat Bobotoh gampang jatuh hati kepada Kosin. Disaat pindah ke Chonburi pada 2007, banyak pendukung tim berjuluk Pangeran Biru ini larut dalam kesedihan untuk melepas kepergiannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Makin Kokoh, Ini Pemain Andalan MU Di Lini Belakang

Setiap klub di liga Inggris dipenuhi banyak pemain bintang. Hal ini membuat liga primer jadi salah satu liga yang paling tunggu di...

Usai Kalah di Der Klassiker Dortmund Nyerah Kejar Poin Bayern?

Pertandingan terakhir Liga Jerman mempertemukan Bayern Munich dan Borussia Dortmund. Dalam laga tersebut Dortmund dipaksa kalah, lalu merespon kekalahan tersebut pelatih Dortmund,...

Prediksi Bola Shamrock vs AC Milan 18 September 2020

AC Milan akan segera melakoni debut laga kompetitif mereka di musim 2020/2021. Dalam laga kali ini AC Milan diharuskan melakoni laga dengan...

Jonathan Moss Akan Pimpin MU Vs Tottenham, Akankah Mourinho Beruntung?

Telah ditetapkan bahwa laga perdana antara Tottenham Hotspur vs Manchester United di Liga Inggris usai masa penangguhan akan dipimpin oleh Jonathan Moss....