29 C
Indonesia
Wednesday, January 26, 2022
Home Berita Internasional Kesalahan Fatal Para Pemain Sepakbola yang membuat Timnya Gagal Juara

Kesalahan Fatal Para Pemain Sepakbola yang membuat Timnya Gagal Juara

Banyak kejadian apes yang menimpa pemain sepak bola. Tiap pesepak bola tentu berharap ingin jadi pahlawan tim yang dibelanya dalam upaya mencapai sebuah gelar. Tidak dapat yang mengira, bila pada kenyataannya pemain tersebut malah jadi biang kegagalan timnya. Tetapi, pesepak bola hanya manusia biasa yang dapat membuat kesalahan. Hal tersebut pernah menimpa pemain berlabel bintang sekalipun, sekelas Steven Gerrard.

Pemain berpaspor Inggris itu melakukan kesalahan parah pada laga Liverpool melawan Chelsea di pengujung tahun 2013- 2014 yang membuat Liverpool gagal menjadi kampiun Premier League. Masih banyak pemian yang membuat kesalahan yang membuat timnya gagal juara.

1. Antoine Griezmann
final Liga Champions 2015- 2016 antara Real Madrid vs Atletico Madrid berjalan lumayan alot. El Real sempat unggul lebih dahulu lewat Sergio Ramos pada menit ke- 15. Atletico Madrid sejatinya mempunyai kesempatan menyamakan skor lewat Antoine Griezmann. Tetapi, pemain asal Prancis itu gaagl menendang penalti yang diperoleh timnya pada menit ke- 46.

Los Rojiblancos baru dapat menyamakan skor pada menit ke- 79 melalui Yannick Carrasco. skor imbang 1- 1 tersebut bertahan sampai 120 usai.

Walhasil, laga wajib dilanjutkan lewat babak penalti. Pada babak adu penalti, 5 pemain awal Real Madrid sukses melaksanakan tugasnya dengan baik. Sedangkan, Atletico Madrid, hanya Juanfran yang gagal memasukkan bola.

2. John Terry
Final Liga Champions 2007- 2008 harus sampai adu penalti sebab sepanjang 120 menit, laga berlangsung imbang 1- 1. Pada babak adu tos- tosan, tendangan Cristiano Ronaldo berhasil ditepis kiper Chelsea, Petr Cech. Keadaan tersebut pasti memberikan harapan besar John Terry saat jadi algojo untuk membawa The Blues jadi pemenang.

3. Loris Karius
Ketika Real Madrid bersua Liverpool pada partai puncak Liga Champions 2017- 2018. Pada laga tersebut, kiper the Reds, Loris Karius dapat dikatakan jadi biang kekalahan timnya. Bukan tanpa alasan karena Karius melakukan 2 kali blunder. Karius melakukan kesalahan pada gol awal El Real saat salah melemparkan bola. Melihat peluang itu langsung saja Benzema menyambar bola tersebut. Akhirnya membuat Real Madrid kembali mencapai gelar Liga Champions setelah menekuk Liverpool dengan skor 3- 1.

4. Oliver Kahn

Oliver Kahn memang kiper yang piawai menghalau bola yang menuju ke gawangnya. Kendati demikian, bukan berarti Kahn tidak mempunyai celah. Penjaga gawang berpaspor Jerman itu tampil kurang baik di final Piala Dunia 2002 melaan Brasil. Berawal dari sepakan mendatar Rivaldo dari luar kotak penalti, Kahn gagal mengamankan bola dengan baik. Bola muntah juga langsung disambar Ronaldo Nazario sekalian membuat Brasil unggul 1- 0.

Tetapi, Terry malah terpeleset disaat menendang serta bola hasil tendangannya juga melebar. Setelah itu, penalti pemain Chelsea yang lain, Nicolas Anelka, ditepis kiper Manchester United, Edwin van der Sar. Keadaan tersebut langsung memupuskan harapan Chelsea jadi kampiun Liga Champions untuk pertama kalinya.

4. Arjen Robben
Arjen Robben memiliki kenangan pahit saat memperkuat Bayern Munchen di final Liga Champions 2011- 2012. Bermain di depan publik Allianz Arena, Robben gagal menaklukkan mantan klubnya, Chelsea. Pada laga tersebut, Robben gaagl mengeksekusi penalti yang didapat timnya pada babak perpanjangan waktu. Walaupun, Die Rotten unggul lebih dahulu lewat Thomas Muller pada menit ke- 83 saat sebelum disamakan Didier Drogba pada menit ke- 88.

Hasil itu bertahan sampai akhir perpanjangan waktu, Pada babak adu penalti, Bayern Munchen takluk 3- 4 setelah 2 penendanganya, Ivica Olic serta Bastian Schweinsteiger gagal melaksanakan tugasnya dengan baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Latihan Para Pemain Klub Liga Elite Eropa di Tengah Pandemi Covid-19

Meluasnya wabah virus corona membuat semua kompetisi domestic di Negara-negara Eropa berhenti. Bahkan UEFA sudah mengumumkan bahwa Euro 2020 diundur tahun depan,...

Sugar Babies and Sugar Daddies: How to Time Someone of the identical ethnicity Or Religion

Sugar daddy online dating, generally known as sugaring, is actually a transactional online dating method generally characterized by a woman...

Pemain Liverpool Dominasi Skuat Inggris, Ada Apa?

Euro 2021 sudah mulai bergulir. Timnas Inggris sudah mempersiapkan skuat inti yang akan membela klub dalam kejuaraan yang penting ini. Siapa saja...

Mengenai Status Juara Liverpool, Ini Kata Presiden UEFA

Rumor bahwa Liverpool akan otomatis menjadi juara Premier League musim 2019-2020 dibantah oleh presiden UEFA, Aleksander Ceferin. Dia membantah kabar yang menyebutkan...