29 C
Indonesia
Wednesday, September 23, 2020
Home Berita Liga Indonesia Keputusan Pelatih Timnas U-19 Hapus Dua Orang Pemain Beberapa Saat Sebelum TC...

Keputusan Pelatih Timnas U-19 Hapus Dua Orang Pemain Beberapa Saat Sebelum TC Di Kroasia, Ini Tanggapan Iwan Bule

Kebijakan sang pelatih, Shin Tae-yong cukup mengejutkan beberapa pihak. Pasalnya pencoretan dua pemain dari daftar Timnas, dilakukannya beberapa jam sebelum keberangkatan tim ke Kroasia. Keputusan ini juga cukup mengejutkan bagi Mochamad Iriawan, ketua PSSI.

Pria yang akrab dipanggil Iwan Bule itu mengaku cukup terkejut, namun Iwan tidak ingin menintervensi kebijakan tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa Timnas Indonesia U-19 sudah diberangkatkan ke Kroasia pada malam minggu. Mereka akan berlatih disana setidaknya satu bulan.

Pada kesempatan wawancara Iwan Bule juga menegaskan, bahwa yang akan diberangkat ke Kroasia ada 45 orang termasuk dengan 15 pelatihnya. Tetapi, pada hari Sabtu pagi, ada dua orang pemain yang dicoret namanya oleh Shin Tae-yong karena alasan kedisiplinan yang kurang.

Memang benar setiap pemain diajarkan untuk selalu menanamkan sikap disiplin dan memiliki mental yang kuat. Diketahui dua pemain yang dihapus adalah Ahmad Afhridzal dan Serdy Ephy. Kedua pemain tersebut diketahui terlambat saat melakukan latihan terakhir bersama timnya di Jakarta.

Iwan Bule mengaku cukup memaklumi sikap pelatih Timnas U-19 itu yang tegas. Karena Iwan sangat yakin bahwa hukuman yang diberikan akan memberikan pelajaran sangat berharga bagi Afhridzal maupun bagi Serdy.

Ia juga menambahkan bahwa hal ini juga merupakan risiko yang akan didapat dan Shin Tae-yong sendiri sudah menyampaikannya di awal. Hal yang paling utama adalah mental, Iwan juga mengaku tidak ingin ikut mencampuri masalah tersebut.

Sedangkan perihal adanya kekosongan pemain setelah pemulangan, Iwan masih belum angkat bicara. Ia mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan lanjutan. Sang ketua PSSI itu pun menyerahkan semua kepada pelatihnya demi kemajuan dan kebaikan Timnas Indonesia sendiri.

Cerita Penghapusan Nama Serdy Ephy Dalam Daftar Timnas Indonesia U-19 Oleh Shin Tae-yong

Pemain muda Serdy Ephy Fano mungkin saja sulit mempercayai bahwa kesalahan yang terhitung kecil bisa membuat dampak yang besar bagi dirinya. Pemain posisi penyerang itu tidak diajak untuk mengikuti training center bersama pemain Timnas U-19 lainnya ke Kroasia.

Alasannya, Serdy Ephy terlambat mengikuti pelatihan terakhir saat di Jakarta tepat sebelum keberangkatannya ke Kroasia. Hal tersebut diakuinya sang pemain muda karena ia telat bangun. Sehingga, Ia bersama teman sekamarnya Ahmad Afhridzal gagal mengikuti pelatihan di Kroasia.

Kecerobohannya itu membuatnya sangat menyesal dan memang diakuinya merupakan kesalahan dirinya sendiri. Ketika itu, ia mengaku bahwa saat ia dan temannya menyusul untuk melakukan latihan terakhir di Jakarta latihannya sudah dimulai.

Meski begitu pemain muda berusia 17 itu mengakui kesalahannya dengan baik serta menerima konsekuensi yang diberikan. Padahal mereka terlambat hanya beberapa menit sebelum pelatihan dimulai. Namun sang pelatih yang dikenal sangat tegas tidak dapat mentoleransinya.

Serdy sendiri tidak ingin banyak beralasan karena kelalainnya itu. Penyerang asal Jailolo itu dengan besar hati menerimanya. Ia mengaku akan tetap semangat dan tidak akan mengulangi kesalahannya lagi. Ia juga bercerita bahwa pelatih Shin Tae-yong sangat mengutamakan perilaku dan disiplin.

30 pemain yang diberangkat ke Kroasia, merupakan pemain pilihan Shin Tae-yong sendiri. Ia juga memasukan nama Elkan Baggott didalamnya. Meski belum kunjung mendapat balasan dari klub Elkan sang pelatih tetap memasukannya sebagai pemain di Timnas U-19.

Mengenal cerita Serdy dan Afhridza, memang sangat penting apalagi bagi para pemain mengutamakan kedisiplinan. Kesalahannya itu memang seringkali disepelekan namun berdampak sangat besar bagi kehidupannya. Tetapi kejadian ini juga memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi para pemain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Mengungkap Sosok Pahlawan Liverpool Dalam Juarai Liga Inggris

Dalam keberhasilan Liverpool meraih trofi Liga Inggris musim ini, ternyata ada satu sosok yang hampir tidak pernah dibicarakan oleh orang-orang, padahal dirinya...

Jerman Selalu Melahirkan Kiper Kelas Dunia

Tidak di ragukan lagi bawah tim nasional berjuluk Die Mianscahf merupakan penghasil kipper terbaik di dunia sejak dulu sampai saat ini. Bahkan...

Juventus Dikabarkan Akan Amankan Ronaldo Hingga Tahun 2024

Salah satu pemain sepak bola terbaik dunia saat ini dimiliki oleh Si Nyonya Tua, juventus. Ya sosok tersebut tidak lain dan tidak...

Berikut 5 Pemain Ini Diprediksi Hendak Bersaing Mencapai MVP Serie A Pada Musim 2019/ 2020

Liga Serie A Italia hingga dikala ini masih dalam musim penangguhan akibat pandemi COVID- 19. Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, menghentikan kompetisi...