29 C
Indonesia
Monday, July 4, 2022
Home Berita Kepolisian Inggris Mulai Investigasi Kericuhan Final Euro 2021

Kepolisian Inggris Mulai Investigasi Kericuhan Final Euro 2021

Kepolisian Inggris mulai melakukan investigasi terkait kericuhan pada final Euro 2021. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas perintah UEFA agar Inggris tidak dicekal dari Piala Dunia.

Gerombolan penggemar Inggris yang tidak mempunyai tiket, yang setelah itu ditafsirkan oleh FA sebagai “para pemabuk” menyerbu stadion sepak bola Inggris saat sebelum kekalahan adu penalti regu mereka dari Italia, dengan banyak yang ikut serta dalam kekerasan di dalam serta di luar stadion dan obat- obatan universal- pengambilan.

Terdapat juga laporan kalau para pendukung tersebut mencuri tempat duduk dari para penggemar yang sudah membayar sebagian ratus dolar buat mendatangi pertandingan tersebut.

Baik FA serta UEFA sudah mengumumkan penyelidikan atas kekerasan tersebut, dengan para pemimpin sepak bola Eropa akan membagikan sanksi kepada Inggris serta FA buat kedua kalinya dalam 2 pertandingan sehabis mereka juga didenda sebab kendala pemirsa sepanjang pertemuan semifinal dengan Denmark.

Pasukan tersebut menemukan kecaman di sebagian tempat sebab apa yang dilihat selaku pemolisian massa yang tidak efektif, dengan sebagian perbandingan anekdot menampilkan kalau pemolisian di pertandingan reguler Liga Premier kerapkali seluruhnya lebih kokoh daripada di pertandingan terbanyak yang berlangsung di Inggris. tanah dalam 55 tahun.

Tetapi, Wakil Asisten Komisaris Jane Connors, dari Kepolisian Metropolitan, membela polisi setempat– serta berkata kalau tanpa campur tangan mereka, final Euro 2021 bisa jadi akan dibatalkan.

“Ini dimaksudkan buat jadi hari kebanggaan nasional, penuh kegembiraan serta perayaan,”kata Connors dalam suatu statment.

“Sejauh hari, petugas polisi melihat sikap tercela baik di pusat kota London serta di Wembley, di mana beberapa orang menerobos barisan keamanan ataupun berkelahi dengan petugas polisi.

“Menjelang final, komandan polisi mengerahkan salah satu rencana kepolisian sangat signifikan serta komprehensif yang sempat dicoba Met buat pertandingan sepak bola skala ini. Di Wembley, lekas jadi jelas kalau beberapa besar penggemar tiba tanpa kedatangan mereka. tiket.

“Saat komandan polisi menyadari ini bisa menyebabkan penggemar tanpa tiket berupaya masuk ke stadion, mereka berikan ketahui petugas keamanan di Wembley tentang resiko ini. Buat menunjang upaya pengawasan, petugas kedisiplinan universal yang sangat terlatih dikerahkan ke Stadion Wembley selaku aksi penangkalan.

“Lekas sehabis gerbang dibuka, penjagaan serta perimeter keamanan luar jadi kewalahan serta penggemar mulai melaksanakan pengecekan keamanan. Aku mau menyanjung asumsi kilat dari komandan polisi serta petugas pemberani yang mengalami adegan kekacauan serta kekerasan selanjutnya.

“Aku tidak ragu kalau aksi kilat mereka menghindari eskalasi lebih lanjut. Dengan frustrasi, 19 petugas kami terluka sepanjang pembedahan kepolisian hari Minggu saat mengalami kerumunan yang bergejolak.

“Aku tidak menerima kalau pembedahan kepolisian kandas serta aku menunjang keputusan susah yang terbuat oleh petugas polisi serta komandan kedisiplinan universal Met.

“Tanpa intervensi langsung mereka, terdapat mungkin permainan ini dapat ditinggalkan.”

“Kamu tidak akan berangkat ke pertandingan– tidak bila, tidak terdapat tetapi’: PM Inggris Boris Johnson mengumumkan rencana buat melarang penggemar rasis berangkat ke pertandingan

Sebagian spekulasi sudah menganjurkan kalau Inggris bisa jadi terserang larangan stadion oleh UEFA sebab adegan kacau, sedangkan yang lain memprediksi kalau itu dapat jadi paku terakhir di peti mati buat tawaran bersama Inggris dengan Irlandia buat jadi tuan rumah putaran final Piala Dunia 2030.

Trio pemain Inggris, Marcus Rashford, Bukayo Saka serta Jadon Sancho, jadi target kejam para troll online sehabis kandas mengeksekusi penalti berarti dalam tendangan penalti terakhir Inggris, kalah 3- 2 menyusul hasil imbang 1- 1 sehabis perpanjangan waktu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Peluang PSM Makasar Mulai Mengecil di Piala AFC 2020

Peluang yang dimiliki oleh PSM Makasar untuk bisa melenggang ke babak seminifal Zona ASEAN tampaknya mulai sedikir menipis. Pasalnya dalam pertandingan terakhir...

Di Tengah Pandemi Corona, Messi dan Ronaldo Diajak Main di Liga Belarusia

Mewabahnya virus Corona atau COVID-19 telah mengurung Eropa dan membuat banyak aktivitas terpaksa terhenti. Namun di salah satu negara Benua Biru itu,...

Ide Menarik Claudio Tentang Naturalisasi Pemain Usia Muda Asal Brasil, Kesan Aneh Pemain yang Bergabung dengan Arema

Kabar akan adanya naturalisasi yang dilakukan oleh PSSI sudah tersebar luas, banyak pihak yang mendebatnya. Mengingat proses ini akan dijalani oleh lima...

Say Good Bye to Stanford Bridge

Setelah di cabutnya larangan transfer yang di jatuhkan kepada Chelsea, ini membawa angina segar bagi manajer the blues Frank Lampard karena ia...