29 C
Indonesia
Saturday, October 23, 2021
Home Berita Liga Jerman Kalah Dari Nantes, PSG Terancam Degradasi

Kalah Dari Nantes, PSG Terancam Degradasi

Paris Saint-Germain kembali menghadapi rintangan. Kali ini mereka harus rela menyerahkan puncak klasemen sementara Ligue 1 kepada tim lain lantaran mereka telah kehilangan poin. Neymar dkk, secara mengejutkan, berhasil ditaklukkan oleh Nantes di kandang mereka sendiri. Kekalahan 1-2 ini menjadi pukulan berat bagi tim asuhan Maurico Pochettino

Tak hanya berdampak pada Ligue 1, PSG juga harus bermain dengan lebih baik jika tak ingin keluar dari Liga Champion karena kekurangan poin.

Sebenarnya, performa PSG tidaklah terlalu buruk, apalagi dengan support dari Julian Draxler. Namun sayangnya, jumlah gol yang dicapai oleh PSG tidaklah sebanyak yang semestinya, masih kalah dari Lille yang akhirnya membuat PSG berada di zona degradasi Liga Champions.

Lille sendiri masih dalam posisi unggul. Bahkan posisi Lille di klasemen Ligue 1 dan Liga Champions berhasil mengungguli PSG dengan selisih 3 gol.

“Kami tertinggal 3 gol dari Lille. Sungguh disayangkan memang tim tidak mampu mencetak lebih banyak gol. Namun ini hanyalah selisih gol bukan selisih poin. Jadi kami rasa kami akan baik-baik saja,” kata Pochettino.

Sementara itu, Nantes yang berhasil mengalahkan PSG akhirnya naik satu tingkat dan berhasil keluar dari zona degradasi Ligue 1 berkat kemenangan ini meskipun musim ini bukanlah musim yang bagus bagi Nantes mengingat performa mereka yang menurun.

Pertandingan antara PSG dan Nantes pun secara statistik penguasaan bola masih dikuasai oleh PSG. Pada menit-menit awal, Di Maria telah menembus pertahanan Nantes dan mencoba melakukan tendangan tajam. Sayangnya, tembakan dari Di Maria masih bisa dihalau oleh Alban Lafont.

Beberapa menit kemudian terjadi perebutan bola di kotak penalti yang berujung pada tendangan pojok dari Draxler. Marquinhos menyambut tendangan pojok itu dan hendak meneruskannya dengan sundulan ke gawang. Meski posisinya yang bebas tanpa penjagaan, Marquinhos gagal merobek gawang Nantes karena sundulan yang meleset.

Selama beberapa menit di babak pertama, PSG tampak begitu agresif menyerang dan berhasil mengancam pertahanan Nantes. Sayangnya, di babak kedua performa ini menurun dan PSG bermain dengan kurang agresif.

“Kami bagus di babak awal, dalam kontrol, serta kami apalagi memiliki kesempatan buat mencetak berhasil di babak kedua. Tetapi sehabis membandingkan peran, kami kesusahan,”kata bos PSG.

Keributan di luar lapangan serta keseimbangan tampaknya pengaruhi para pemain PSG. Setelah terjadi beberapa kali blunder di lapangan, Nantes berhasil memanfaatkan momen untuk menciptakan gol di menit ke-71 yang menjadikan mereka unggul atas PSG dalam laga itu.

Pelatih Nantes, Antoine Kombouare pun sampai kagum dengan penampilan tim asuhannya. Menurutnya, penampilan anak asuhnya cukup berani dan agresif sehingga menciptakan kesan yang berbahaya bagi lawan.

“Ya, mereka sudah lama tidak bermain sebagus ini dan berhasil mengalahkan klub besar sekelas PSG. Saya bahkan tidak mengira ini akan terjadi,” ujar Kombouare.

Sementara itu PSG harus belajar dari kekalahan ini dan memperbaiki beberapa hal.

“Kami akan memperbaiki beberapa hal termasuk kerjasama pemain, komunikasi, dan juga akurasi tembakan dan umpan. Selain itu stamina pemain juga akan ditingkatkan agar bisa tampil optimal di kedua babak pertandingan,” kata Pochettino saat diwawancara pasca pertandingan.

“Ini belum berakhir. Kami masih harus bertandang untuk berlaga melawan Lyon. Saya akan mengubah beberapa strategi dan penempatan pemain agar semuanya bisa tampil dengan maksimal,” tutup Pochettino di akhir wawancara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Pemain Tim Sepak Bola Persebaya Tak Pulang Kampung Karena Lockdown Hindari Covid 19

Pemain sepak bola tim Persebaya asal Australia  Aryn Williams, tak bisa pulang kampung ditengah maraknya virus Covid 19. Ditengah perpulangan para pemain...

Prediksi Bola : Juventus vs Atalanta 12 Juli 2020

Juventus sang pemimpin klasemen pada hari Minggu 12 Juli 2020 akan menantang Atalanta yang kini menyandang status peringkat 3. Laga tersebut merupakan...

Masa Libur Tim-tim Liga 1 Karena Corona

Liga 1 sedang berhenti kompetisinya. Tentu saja alasan yang paling besar membuat hal ini terjadi adalah pandemi corona semakin menjahat. Corona sendiri...

LIB Persiapkan Rencana Kompetisi Liga 1 Shopee Jika Wabah Covid Mereda

Pasca PSSI mengumumkan kputusan untuk memberhentikan kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020 kemarin. Liga Indonesia Baru sebagai operator yang terlibat dalam...